Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1, Serentak oleh Presiden Republik Indonesia

- Editor

Senin, 12 Januari 2026 - 08:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T. menghadiri Launching dan meletakkan batu pertama Sekolah Rakyat Tahap II Paket Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh 1., melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dan secara simbolis, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto hadir langsung di Sekolah Rakyat Terintegerasi (SRT) Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin. Senin 12 Januari 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksanaan Negeri Bireuen, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Kontraktor PP-WIKA KSO, Konsultan MK – PT Elsadai Servo Cons – PT Mikro Cordaniel, PT Visiplan Konsultan KSO, Para Unsur Muspika Kecamatan Juli, serta Tokoh Masyarakat.

Acara diawali sambutan oleh PPK Pelaksanaan Prasarana Strategis, Reno Bayu Aji Kusprayogo, S.T., M.T. dalam sambutannya beliau menerangkan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dan komitmen Pemerintah Pusat dalam memeratakan akses pendidikan berkualitas hingga ke pelosok negeri. Infrastruktur memiliki nilai yang sangat sakral khususnya dalam pendidikan. “Pendidikan adalah fondasi peradaban dan investasi jangka panjang yang akan menentukan posisi Aceh dalam peta persaingan global di masa depan.” Tambahnya.

Adapun pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Aceh pada Tahap I ini mencakup tiga wilayah strategis, yaitu Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Bireuen dan Kota Lhokseumawe. Pemilihan lokasi ini bukanlah tanpa alasan. Proses verifikasi telah dilakukan secara ketat melalui pertimbangan teknis, kesiapan lahan, maupun urgensi administratif. Tujuan dibangunnya Sekolah Rakyat ini yaitu untuk memperkecil kesenjangan fasilitas pendidikan dan memastikan bahwa anak-anak kita di wilayah penyangga mendapatkan standar fasilitas yang sama baiknya dengan wilayah perkotaan serta mencetak agen perubahan pada setiap keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas guna memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga:  Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti Hadiri Pelantikan dan Rakernas PB IPSI 2026–2031, Dorong Persatuan Perguruan Dan Pencak Silat Mendunia

Acara dilanjutkan dengan sambutan Bupati Bireuen, Mukhlis, S.T. dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa di Kabupaten Bireuen, Program Sekolah Rakyat ini telah beroperasi. Fasilitas fisik gedung sekolah sudah siap dan sudah dipergunakan sepenuhnya sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar. Para siswa dari kelompok masyarakat sasaran, sudah terdaftar dan mengisi ruang-ruang kelas tersebut serta Kegiatan belajar-mengajar telah berjalan secara rutin. “Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para siswa dan guru-guru pendamping di lapangan.” Ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati memohon dukungan berkelanjutan dari Bapak Presiden, baik dalam bentuk pendampingan program, penguatan kapasitas tenaga pengajar, maupun bantuan sarana penunjang lainnya secara berkala. Sinergi yang erat antara Pemerintah Pusat dan Daerah sangat dibutuhkan agar keberlangsungan Sekolah Rakyat di Bireuen tetap terjaga kualitasnya dan mampu melahirkan generasi yang mandiri dan berdaya saing.

Acara ditutup oleh santunan kepada anak yatim dilanjutkan dengan Peletakan Batu Pertama Sekolah Rakyat Tahap II Paket Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bireuen.

Berita Terkait

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum
Dukung Program Ketahanan Pangan, Rutan Cipinang Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Tempe
KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang
Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi
Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:22

Kapolres Bitung Imbau Warga Terdampak Tol Tak Blokir Jalan: Silakan Aspirasi, Tetap Taat Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 11:22

KRI SRIWIJAYA RESMI PERKUAT ARMADA TNI AL, PANGKORMAR HADIRI PERESMIAN KAPAL INDUK PERTAMA INDONESIA

Jumat, 25 September 2026 - 11:17

Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede

Jumat, 25 September 2026 - 11:06

Kasus Dugaan Pencabulan Dinilai Jalan di Tempat, Keluarga Korban Minta Atensi Kapolresta Deli Serdang

Jumat, 25 September 2026 - 07:44

Menjaga Marwah Jurnalisme: Mengembalikan Fakta di Atas Dominasi Narasi

Jumat, 25 September 2026 - 07:29

Pemda Raja Ampat Bayar Tiga Asrama Mahasiswa di Manado, Jogja dan Manokwari

Jumat, 25 September 2026 - 06:22

21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima

Jumat, 25 September 2026 - 02:30

Kapolsubsektor Simpang Mamplam Ngopi Bersama Muspika dan Tokoh Masyarakat, Pererat Silaturahmi dan Komunikasi

Berita Terbaru

Petugas BPS saat melakukan Kunjungan Kerumah Warga di wilayah Girian Permai.  (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jamin Pendataan Menyeluruh, BPS Bitung Sisir Ulang Sensus Ekonomi 2026 di Girian Permai

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:04

‎Walikota Hengky Honandar, S.E, Sast membagikan Sertifikat kepada warga.  (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Perjelas Status Hukum Warga dan Aset Daerah, Bitung Bagikan Sertifikat PTSL

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:58

Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E, saat memimpin Rapat Forkopimda dan  Forum Lintas Sektoral. (ft. talia)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rapat Forkopimda Bitung Gelar Forum Lintas Sektoral Bahas Hak Warga Terdampak Tol

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:26