Lindungi Generasi Muda dari Memetic Radicalization, Kepala BNPT Dorong FKPT Hadir sebagai Benteng

- Editor

Rabu, 24 Desember 2025 - 05:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta/Tribuneindonesia.com

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Eddy Hartono, S.I.K., M.H., menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Sebagai upaya perlindungan, dibutuhkan peran pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di seluruh daerah untuk menjadi benteng pertahanan sejak dini.

“FKPT harus hadir di sini menjadi benteng pertahanan karena ada tahapan radikalisasi yang sangat terstruktur di dunia digital. Jaringan teror menggunakan media sosial sebagai wadah memetic radicalization,” jelas Kepala BNPT saat membuka Rakornas FKPT ke-VIII Tahun Anggaran 2025 di Jakarta pada Selasa (23/12/2025).

Dalam arahannya, Kepala BNPT menjelaskan tahapan radikalisasi digital pada generasi muda serta fenomena radikalisasi yang semula membutuhkan waktu 3 hingga 5 tahun secara manual, kini mengalami akselerasi menjadi hanya 3 hingga 5 bulan saja.

“Dimulai dari digital grooming, dimana pelaku membentuk komunitas untuk membangun rasa simpati, kebersamaan, dan rasa nyaman. Begitu perasaan itu terbentuk, pelaku akan menarik korban ke platform yang lebih tertutup untuk dieksploitasi. Tadinya mereka membutuhkan 3 atau 5 tahun untuk meradikalisasi individu kini hanya 3 sampai 5 bulan saja,” tambahnya.

Baca Juga:  HRD Tinjau Renovasi Empat Madrasah di Bireuen

Sementara itu, Direktur Pencegahan Brigjen TNI Dr. Sigit Karyadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakornas ini bertujuan untuk memberikan acuan yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan serta evaluasi program – program pemberdayaan masyarakat yang telah dijalankan.

“Hasil yang ingin dicapai melalui pertemuan ini adalah meningkatkan intensitas kolaborasi BNPT dengan mitra strategis serta pengurus FKPT dari 36 provinsi dan 3 kabupaten. Fokus utama kami adalah melakukan evaluasi dan monitoring terhadap akuntabilitas pelaksanaan kegiatan, sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan program FKPT di masa mendatang,” ujar Sigit Karyadi.

Rakornas FKPT ke-VIII merupakan akhir dari rangkaian program kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT tahun anggaran 2025.

Berita Terkait

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara
​Hakim Perintahkan Ketua DPRD Bitung Bersaksi di Persidangan Korupsi
Targetkan 1 Juta Ton Cadangan Jagung, Polri dan Lintas Sektor Perkokoh Swasembada Pangan
Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.
Dankodaeral VIII Gerakkan Personel dan Warga dalam Aksi Peduli Lingkungan di Bitung
PT Juang Jaya Abdi Alam dan FKH UGM Jalin Kerja Sama
Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns
Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:50

Targetkan 1 Juta Ton Cadangan Jagung, Polri dan Lintas Sektor Perkokoh Swasembada Pangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:15

Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:24

Dankodaeral VIII Gerakkan Personel dan Warga dalam Aksi Peduli Lingkungan di Bitung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:15

PT Juang Jaya Abdi Alam dan FKH UGM Jalin Kerja Sama

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:10

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:18

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:13

Tasyakuran HUT Ke 18 DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Ingin Kompak Bergerak Dan Berdampak Bagi Rakyat

Berita Terbaru