Optimalisasi Pemanfaatan BMD Sebagai Instrumen Penting Peningkatan PAD Kabupaten Blitar

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025 - 02:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar|Tribuneindonesia.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar terus memperkuat fondasi keuangan daerah dengan memaksimalkan potensi aset yang dimilikinya. Melalui strategi komprehensif, Pemkab Blitar berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan, tidak lagi hanya mengandalkan pendekatan konvensional.

Dengan target penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Blitar secara keseluruhan untuk tahun 2025 ditargetkan sebesar Rp 558,18 miliar. Atau naik 20% dari tahun sebelumnya. Optimalisasi Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kabupaten Blitar sebagai salah satu instrumen penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bidang Aset Daerah BPKAD Kabupaten Blitar, Ahmad Saik SE, MM menjelaskan bahwa, ada tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak strategi ini, antara lain digitalisasi, promosi agresif, dan restrukturisasi organisasi.

“Digitalisasi lebih dari sekadar tren, ini adalah alat strategis untuk mencapai efisiensi dan transparansi. Dengan tata usaha yang rapi dan terpusat, pemanfaatan aset secara ekonomis akan jauh lebih optimal dan akuntabel,” ungkap Ahmad Saik, Selasa (16/12/2025).

Ahmad Saik menegaskan bahwa, aset yang tidak dimanfaatkan atau ‘idle’ adalah kerugian besar. Oleh karena itu, BPKAD kini mengambil peran yang lebih proaktif, layaknya tim pemasaran profesional. Kami tidak lagi menunggu pengusaha datang, tetapi secara aktif mempromosikan aset-aset kosong yang memiliki potensi tinggi.

“Kami telah banyak mengidentifikasi aset yang paling berpotensi di lokasi strategis. Aset-aset ini menjadi prioritas utama untuk ditawarkan kepada para investor, dan detail teknis aset yang tersedia untuk disewa, serta menggandeng Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Malang serta Kantor Pelayanan Kekayaan Negara (KPKNL) Malang untuk appraisal harga dan proses lelang aset yang kita miliki,” tegas Ahmad Saik.

Meskipun terdapat tantangan, seperti persepsi publik tentang harga sewa yang dianggap terlalu mahal, Ahmad Saik meyakinkan bahwa, penilaian aset dilakukan secara independen oleh tim profesional (KJPP) berdasarkan nilai pasar. Hal ini menjamin bahwa harga yang ditetapkan bersifat wajar dan akuntabel.

Bidang Aset juga bekerjasama dengan PT. Sucofindo dalam penyusunan Data Standar Harga Satuan (SSH) sebagai acuan harga tertinggi untuk barang dan jasa, menjadi dasar penyusunan anggaran pemerintah daerah (APBD) untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas belanja, yang disusun berdasarkan survei harga pasar dan berlaku selama satu tahun. Serta digunakan dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Baca Juga:  Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi Resmikan Program Bedah Rumah Perdana Kodaeral VIII

“Dengan kombinasi strategi, digitalisasi, promosi proaktif, dan perbaikan struktur organisasi, kami Bidang Aset Daerah optimis dapat memaksimalkan nilai ekonomis asetnya. Ini merupakan langkah strategis untuk menjadikan kabupaten Blitar lebih mandiri secara finansial dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur Ahmad Saik.

Pemkab Blitar telah menetapkan target spesifik untuk kontribusi pendapatan dari pengelolaan aset daerah pada tahun 2025. Pemkab Blitar membukukan pendapatan sebesar Rp. 4.483.597.800,- Miliar yang berasal dari optimalisasi aset. Angka tersebut menunjukkan masih besarnya potensi pendapatan dari aset yang bisa dimaksimalkan.

Dalam struktur pendapatan dalam APBD Kabupaten Blitar, selain Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat juga terdapat komponen Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan sebagai upaya meningkatkan PAD Kabupaten Blitar.

BPKAD berupaya melakukan optimalisasi PAD salah satunya melalui pemanfaatan BMD diantaranya sewa tanah dan bangunan, penjualan kendaraan bermotor perorangan yang rusak dan tidak dipakai operasional OPD, penjualan peralatan kantor yang sudah rusak dan tidak dipakai oleh OPD serta penjualan bangunan yang dihapus/dibongkar yang mempunyai nilai ekonomis.

“Melalui mekanisme lelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, tahun depan kami akan tetap melakukan lelang lebih banyak aset yang yang telah melewati masa pakai, dijadwalkan pada semester pertama 2026,” urai Ahmad Saik.

Sampai dengan bulan November 2025 realisasi Pemanfaatan BMD telah memberikan kontribusi PAD sebesar Rp. 4.483.597.800,-
Untuk penjualan kendaraan bermotor perorangan yang rusak dan tidak dipakai operasional OPD, penjualan peralatan kantor yang sudah rusak dan tidak dipakai oleh OPD serta penjualan bangunan yang dihapus/dibongkar yang mempunyai nilai ekonomis selain merupakan langkah BPKAD untuk melaksanakan tata laksana Pengelolaan BMD yang akuntabel.

“Pelaksanaan lelang juga sekaligus dapat menambah secara signifikan terhadap terhadap PAD pada tahun depan. BPKAD akan terus meningkatkan langkah strategis dalam rangka peningkatan PAD dari komponen Pemanfaatan BMD sebagai wujud ikhtiar Pemerintah Kabupaten Blitar menuju visi misi Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya,” pungkas Ahmad Saik.(nasywa .hutama).

Berita Terkait

​AKBP Albert Zai Turun Lapangan, Semarak Kapolres Cup Bitung Makin Sengit
Kilas Balik Sejarah: Mengapa 1 Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Islam?
Tampil Produktif, Penyerang RR FC Daniel Hendatu Raih Top Scorer Youth Kampis Cup 2026
Relawan Listrik untuk Negeri Kritik Kinerja Dirut PLN Usai Pemadaman Massal di Sumatera
​Lewat Ucapan Selamat 1 Muharram, Pemkot Bitung Gaungkan Jargon “Hijrah untuk Berbenah”
​Hujan Lebat Picu Bencana di Sejumlah Kelurahan, Plt Kalakas BPBD Bitung Turun Lapangan
​Borong Penghargaan di HKG ke-54 Sulut, TP-PKK Kota Bitung Ukir Prestasi Gemilang
Khidmat dan Syahdu, Ratusan Jemaah Masjid Al Muttaqien Bitung Sambut Tahun Baru 1 Muharram 1448 H
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:39

​AKBP Albert Zai Turun Lapangan, Semarak Kapolres Cup Bitung Makin Sengit

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:41

Kilas Balik Sejarah: Mengapa 1 Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Islam?

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:55

Relawan Listrik untuk Negeri Kritik Kinerja Dirut PLN Usai Pemadaman Massal di Sumatera

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:39

​Lewat Ucapan Selamat 1 Muharram, Pemkot Bitung Gaungkan Jargon “Hijrah untuk Berbenah”

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:23

​Hujan Lebat Picu Bencana di Sejumlah Kelurahan, Plt Kalakas BPBD Bitung Turun Lapangan

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:54

​Borong Penghargaan di HKG ke-54 Sulut, TP-PKK Kota Bitung Ukir Prestasi Gemilang

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:29

Khidmat dan Syahdu, Ratusan Jemaah Masjid Al Muttaqien Bitung Sambut Tahun Baru 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 13:17

Peringati 1 Muharram 1448 H,Wabup Bireuen Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Muhasabah Diri

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Lapas Labuhan Ruku Gelar Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 - 04:36

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Sukses Dukung Pembukaan MTQ Sumut 2026 di Astaka Pancing

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:28