Antar Surat Pengaduan, Warga Sebut Pegawai Puskesmas Batang Kuis Kurang Etika

- Editor

Senin, 15 Desember 2025 - 15:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Batang Kuis | TribuneIndonesia.com—
Pelayanan publik di Puskesmas Batang Kuis kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, bukan soal fasilitas atau kinerja medis, melainkan sikap aparatur saat menerima surat pengaduan masyarakat (dumas) yang dinilai jauh dari prinsip pelayanan yang humanis dan profesional.

Peristiwa tersebut dialami seorang warga Batang kuis HZ 50 yang mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan ketika mengantarkan surat dumas ke Puskesmas Batang Kuis, Senin, 15 Desember 2025. Kejadian berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB di ruang Kepala Tata Usaha (KTU) puskesmas.

Mz menuturkan bahwa dirinya diterima oleh seorang pegawai bernama Arlanda Rangga Perdana. Namun, alih-alih mendapat sambutan sebagaimana mestinya, ia justru dihadapkan pada pertanyaan bernada interogatif sejak awal pertemuan.

Pegawai tersebut mempertanyakan identitas pengirim surat pengaduan. Ketika dijelaskan bahwa surat berasal dari masyarakat, pegawai kembali menyoroti adanya nama pengirim yang tercoret dalam dokumen. Warga itu menegaskan bahwa dirinya hanya bertugas mengantarkan surat dan tidak mengetahui teknis penulisan maupun isi pengaduan.

Situasi kian memanas saat pegawai tersebut mulai menanyakan identitas pribadi pengantar surat, mulai dari asal daerah hingga meminta kartu identitas diri. Saat warga tersebut membutuhkan waktu untuk mencari KTP, pegawai puskesmas disebut menaikkan nada bicara dan membentak.

Baca Juga:  Wartawan Penjaga Nurani Bangsa: HIPSI, IMO, dan FJP Sumut Serukan Kembali ke Marwah Profesi

Bahkan, menurut pengakuan MZ, pegawai tersebut sempat melontarkan ucapan, “SIM bisa nggak, bisa…,” dengan nada tinggi yang dinilai tidak pantas dalam konteks pelayanan publik.

Setelah KTP diserahkan, pegawai puskesmas kemudian mencatat nama lengkap, alamat, serta Nomor Induk Kependudukan (NIK) pengantar surat. Pegawai tersebut berdalih bahwa pencatatan data pribadi merupakan prosedur dan peraturan jika seseorang mengantarkan surat ke kepala puskesmas.

Namun, perlakuan tersebut justru meninggalkan kekecewaan mendalam. Warga menilai sikap pegawai puskesmas tidak mencerminkan pelayanan yang ramah, santun, dan beretika sebagaimana semestinya diterapkan di fasilitas kesehatan milik pemerintah.

“Sebagai masyarakat kecil, kami hanya menjalankan tugas mengantarkan surat pengaduan. Seharusnya dilayani dengan baik, bukan dengan nada keras yang terkesan mengintimidasi,” ujar MZ tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar keluhan masyarakat terhadap pelayanan di Puskesmas Batang Kuis. MZ berharap pihak pimpinan puskesmas serta instansi terkait di Kabupaten Deli Serdang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sikap dan pola pelayanan pegawai.

Pelayanan publik, khususnya di sektor kesehatan, semestinya mengedepankan etika, empati, dan profesionalisme, bukan menciptakan rasa takut bagi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi maupun pengaduan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar
Laporan Hotline Kapolda Sumut Berujung Penangkapan, Enam Paket Diduga Sabu Diamankan di Sidodadi
Ruko Toko Roti Rida di Batu Bara Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
KAL Patola VIII-27 Dikerahkan dalam Operasi SAR Kapal MT Mika Zain Terbakar di Perairan Bitung
Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:06

25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Senin, 2 November 2026 - 15:18

Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 06:54

Gotong Royong Rampung, Jalan Darurat Natam-Darul Hasanah Kembali Bisa Dilalui Kendaraan

Senin, 2 November 2026 - 03:20

Bukan Sekadar Tilang, Polres Bireuen Ajak Warga Jadi Pelopor Keselamatan Lewat Operasi Patuh Seulawah 2026

Senin, 2 November 2026 - 02:07

Kapolres Bireuen Ajak Siswa SMAN 1 Bireuen Jadi Pelopor Kamtibmas dan Keselamatan Berlalu Lintas

Senin, 2 November 2026 - 00:50

Kawal Hak Sipil Warga Keturunan Filipina, Korlap Sartika Manuel Apresiasi Langkah Kemenkumham dan Pemkot Bitung

Berita Terbaru