​Bukan Sekadar Tilang, Polres Bitung Tunjukkan Wajah Empati di Operasi Zebra Perdana

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 08:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung,Sulut|Tribuneindonesia.com

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bitung menunjukkan wajah humanis, membuktikan bahwa penegakan aturan lalu lintas tidak harus selalu berjalan kaku, melainkan dapat diiringi dengan empati dan kepedulian, Selasa (18/11/25).

​Operasi yang digelar pada Senin (17/11) berpusat di ruas Jalan Wolter Monginsidi, kawasan Girian, tersebut mulanya berjalan seperti kegiatan penertiban biasa.

Namun, sorotan publik tertuju pada momen ketika Kasat Lantas Polres Bitung, AKP Dwi Dea Angraini, S.I.K., M.H., berinteraksi langsung dengan seorang pelanggar.

​Situasi sempat menegang saat petugas menghentikan seorang ibu pengendara motor. Ibu tersebut kedapatan melakukan pelanggaran serius karena tidak menggunakan helm, ditambah lagi ia membonceng dua anak balita sekaligus.

​Setelah didalami, terungkap alasan di balik pelanggaran tersebut. Ibu itu mengaku sedang dalam kondisi terburu-buru untuk membawa salah satu anaknya yang sakit berobat ke dokter, membuat suasana tegang segera berubah menjadi haru.

Baca Juga:  Strategi Humanis Patroli Pantera Bitung Ciptakan Kondisi Aman dari Pagi hingga Malam

Sementara itu, menanggapi kondisi darurat tersebut, AKP Dwi Dea Angraini mengambil tindakan tak terduga dan sangat simpatik.

Alih-alih memberikan sanksi tilang, ia justru mengambil helm dan langsung mengenakannya ke kepala ibu tersebut. Tindakan ini menjadi simbol bahwa perlindungan dan keselamatan lebih diutamakan daripada sekadar penindakan.

​”Kami ingin masyarakat sadar bahwa keselamatan adalah yang utama. Tapi dalam kondisi tertentu, kami juga harus mengedepankan empati,”

Terang AKP Dwi Dea Angraini dalam keterangan terpisah, menegaskan bahwa pendekatan ini diharapkan memberikan dampak edukasi yang lebih mendalam.

​Aksi simpatik di hari pertama Operasi Zebra, diharapkan menjadi momentum edukatif, mengubah pandangan masyarakat bahwa kepatuhan berlalu lintas lahir dari kesadaran untuk melindungi diri dan keluarga, bukan semata karena rasa takut akan sanksi tilang. (Kiti)

Berita Terkait

Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026
Enam Bulan Pasca Banjir, SD Negeri 5 Tanah Jambo Aye Masih Belum Pulih Sepenuhnya
​Apresiasi Dedikasi, Pelindo Bitung Ganjar 10 Karyawan Predikat Pegawai Terbaik 2025
​Polres Bitung Kawal Aksi Damai Buruh KSBSI Secara Humanis
BALIK “AMAN-AMAN SAJA”: Dugaan Pelanggaran Sertifikasi dan Status Honorer di SMPN 4 Kutacane Kian Menguat
SKANDAL SERTIFIKASI MENGUAT: Pernyataan “Aman-Aman Saja” di SMP Negeri 4 Kutacane Diduga Abaikan Aturan Negara
​Sasar Warga Kasawari, Pegadaian Edukasi Strategi Investasi Emas dan Optimalisasi ‘Aset Tidur’
GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM, ACEH TENGGARA: TIGA NAMA MASUK RADAR PENYELIDIKAN, KEPSEK DAN DINAS DIDUGA TUTUP RAPAT INFORMASI
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11

Wali Kota Bitung Beri Apresiasi Tinggi, STIE Petra Jadi Motor Penggerak Ekonomi Digital Lewat Petra Expo 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:09

Enam Bulan Pasca Banjir, SD Negeri 5 Tanah Jambo Aye Masih Belum Pulih Sepenuhnya

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:06

​Apresiasi Dedikasi, Pelindo Bitung Ganjar 10 Karyawan Predikat Pegawai Terbaik 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:39

​Polres Bitung Kawal Aksi Damai Buruh KSBSI Secara Humanis

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:23

SKANDAL SERTIFIKASI MENGUAT: Pernyataan “Aman-Aman Saja” di SMP Negeri 4 Kutacane Diduga Abaikan Aturan Negara

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:57

​Sasar Warga Kasawari, Pegadaian Edukasi Strategi Investasi Emas dan Optimalisasi ‘Aset Tidur’

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:32

GURU “SILUMAN” DI SD NEGERI 1 SEMADAM, ACEH TENGGARA: TIGA NAMA MASUK RADAR PENYELIDIKAN, KEPSEK DAN DINAS DIDUGA TUTUP RAPAT INFORMASI

Selasa, 5 Mei 2026 - 02:23

Diduga Menggunakan Material Ilegal Humas DPC GBNN Agara Minta PT. Hutama Karya Jangan Bayarkan Proyek Bronjong

Berita Terbaru