Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 di Pidie Jaya Resmi di Tutup oleh Wakil Gubernur Aceh

- Editor

Jumat, 7 November 2025 - 11:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie Jaya|Tribuneindonesia.com

Meureudu-Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 yang berlangsung di Pidie Jaya resmi dilakukan oleh Wakil Gubernur Aceh, H. Fathlullah SE,. Acara yang dipusatkan di kompleks Kantor Bupati Pidie Jaya, Cot Trieng, dihadiri oleh masyarakat yang tumpah ruah, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyaksikan acara penutupan.

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi MA, S.Sos, SE, dalam sambutannya mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Aceh kepada Pidie Jaya sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-37 tahun 2025. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua peserta MTQ yang telah berpartisipasi, serta mohon maaf atas segala kekurangan selama acara berlangsung. “Kami berharap para tamu yang berkunjung dapat menikmati keindahan alam dan tempat rekreasi di Pidie Jaya,” imbuhnya.

Event MTQ ini telah berlangsung selama satu minggu. Bupati juga mengucapkan selamat kepada para juara dan mengingatkan bahwa para pemenang akan diberangkatkan ke MTQ tingkat nasional.

Baca Juga:  Empat Kali Digedor Massa, Komisi IV DPRD Medan Dinilai Mandul Tangani Dugaan Pencemaran Kecap Angsa

Wakil Gubernur Aceh, H. Fatllullah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-37. “Semoga semua yang kita lakukan selama acara ini bisa menjadi amal ibadah dan mengingatkan kita akan kecintaan kepada Al-Qur’an,” ujarnya. Dia berharap generasi Aceh akan menjadi pecinta Al-Qur’an dan senantiasa mengikutinya dalam kehidupan sehari-hari.

Acara penutupan diwarnai dengan ucapan terima kasih, dan harapan untuk bertemu kembali di MTQ selanjutnya. “Kalau ada sumur di ladang, boleh kita menumpang mandi. Kalau ada kata yang salah, jangan simpan di dalam hati,” tutup Wagub sembari mengumumkan secara resmi bahwa MTQ ke-37 di Pidie Jaya telah ditutup.

Dengan berakhirnya MTQ ke-37, Pemkab Pidie Jaya berharap bisa terus menjadi tuan rumah dengan berkualitas dalam acara keagamaan di masa mendatang

Berita Terkait

​Kinerja Buruk, Pemkot Bitung Siap Copot Kepala Lingkungan Sewaktu-waktu
GELAR BIMTEK ANTI MALADMINISTRASI, PEMKAB SIMEULUE SIAP HADAPI PENILAIAN OMBUDSMAN RI 31 AGUSTUS – 4 SEPTEMBER 2026*
Aktivis Simeulue Minta Gubernur Aceh Rekomendasikan Panglima Age Pimpin PT PEMA
Soal 10 Tiang Listrik di Gresik Tumbang Hingga Lukai Warga dan Rusak Mobil, GM PLN UID Jatim Bungkam
Jejak Dugaan Makanan Busuk di Dapur MBG Sena, Surat GRPK Mengarah ke Badan Gizi Nasional
SIMEULUE BERSINAR “DIMULAI DARI SINI, GUNTING PITA TANDA POSKO ULT P4GN RESMI DIBUKA BUPATI MONAS
​Resmikan Hajatan FIFGROUP Bitung, Brastha Setya Riyantanto Serahkan Bantuan untuk Panti Asuhan
RSUD SIMEULUE MILIKI 8 DOKTER MAGANG DAN BAKTI UNTUK DUKUNG PELAYANAN KESEHATAN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:56

Gencarkan Budaya Antikorupsi, Kejari Bitung Sambangi Kampus STBM Dua Sudara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:59

​Bentuk Agen Perubahan, Kejari Bitung Isi Pembekalan Revolusi Mental bagi Capaska

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:15

​Sidang Praperadilan Lodewyk Pusung Ungkap Pengelolaan Dapur MBG di Manado, OC Kaligis: Dapurnya Ada dan Memenuhi Syarat

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:45

​Kajari Bitung Hadiri FGD Evaluasi Restorative Justice di Kejati Sulawesi Utara

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:44

Pengawasan Ketat Korps Adhyaksa: Kejari Bitung dan Tiga Kejari Daerah Jalani Evaluasi Kinerja Serentak

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:16

Kasus Dugaan JADUP Siperkas Kian Memanas! Warga Tuntut Transparansi, Ketua BPG Sampaikan Keterangan Soal Penyaluran Bantuan

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:19

Sidang Kasus Dugaan Perambahan Hutan Lindung di Karo Berlanjut, Jaksa Tegaskan Tak Ada Kriminalisasi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:26

BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?

Berita Terbaru