Calo kuasai Pelayanan Samsat Medan, Warga Resah dan Minta Kapolda Sumut Turun Tangan

- Editor

Jumat, 7 November 2025 - 04:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

 

MEDAN | TribuneIndonesia.com–
Gelombang keresahan masyarakat kian membesar di Kota Medan. Warga mengeluhkan maraknya praktik percaloan dan pungutan liar dalam pelayanan pembayaran pajak serta penggantian plat kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, di Kantor Samsat Kota Medan.

Sejumlah warga menyebut, pelayanan di Samsat kini bak “lahan basah” bagi calo yang bebas berkeliaran. Begitu tiba di area Samsat, pengunjung langsung disambut oleh sekelompok orang yang diduga kuat sebagai calo. Mereka berdiri di depan pintu masuk, bahkan dengan sikap memaksa mengarahkan kendaraan menuju area pendaftaran.

Ironisnya, beberapa di antaranya tanpa segan meminta kunci sepeda motor warga untuk mengurus gesek nomor rangka, tanpa identitas resmi, tanpa izin tertulis, dan tanpa tanggung jawab jelas.

“Baru datang saja sudah didatangi banyak orang. Mereka langsung tawarkan jasa urus cepat, padahal kita mau urus sendiri. Kalau nolak, mereka tetap ngikutin, seolah-olah kita butuh bantuan mereka,” ujar seorang warga Medan dengan nada kesal, Kamis (6/11/2025).

Warga menilai situasi di Samsat Medan sudah di luar batas wajar. Selain percaloan, berbagai pungutan liar juga terus terjadi dengan dalih biaya tambahan pelayanan. Untuk fotokopi dokumen seperti KTP, STNK, dan BPKB beserta map, warga dikenakan biaya Rp30.000. Biaya gesek nomor rangka dipatok Rp15.000, ditambah biaya parkir Rp3.000.
Jika ditotal, warga bisa mengeluarkan biaya tambahan hingga Rp50.000 lebih, belum termasuk “uang minum” yang kerap diminta secara halus oleh oknum tertentu.

“Ini sudah keterlaluan. Kami datang mau bayar pajak, bukan mau ditarik sana-sini. Rasanya seperti bukan di tempat pelayanan resmi,” kata seorang warga lainnya yang meminta identitasnya disembunyikan.

Baca Juga:  Bupati Aceh Tamiang resmi buka pelatihan Skill Development Center.

Fenomena ini menimbulkan rasa kecewa dan ketidakpercayaan publik terhadap sistem pelayanan di Samsat. Masyarakat merasa negara justru kalah oleh praktik liar yang tumbuh subur di area pelayanan publik.

Warga juga mendesak agar Kapolda Sumatera Utara segera turun tangan memeriksa langsung kondisi lapangan, menertibkan para calo, dan menindak oknum yang membiarkan praktik pungli berlangsung di depan mata.

Kami mohon Bapak Kapolda Sumut turun langsung. Tolong tertibkan. Kami mau bayar pajak dengan tenang, tanpa dipalak di tempat resmi milik pemerintah,” pinta salah seorang warga dengan suara bergetar antara marah dan kecewa.

Menurut sejumlah pengamat pelayanan publik, situasi ini menunjukkan lemahnya pengawasan di lingkungan Samsat. Masyarakat yang ingin taat pajak justru menjadi korban praktik kotor yang menggerus kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum benar-benar menindak tegas pihak-pihak yang bermain di balik praktik percaloan tersebut.

Bayar pajak itu kewajiban kami sebagai warga negara. Tapi kalau setiap tahun harus bayar ‘uang tambahan’ di luar aturan, lama-lama orang bisa malas datang ke Samsat,” tambah seorang warga yang sudah lima tahun berturut-turut mengalami hal serupa.

Keresahan masyarakat ini menjadi sinyal serius bagi aparat penegak hukum. Jika dibiarkan, praktik calo dan pungli di Samsat tidak hanya mencoreng nama institusi, tapi juga meruntuhkan kepercayaan rakyat terhadap pelayanan publik.

Kini, masyarakat hanya menunggu langkah nyata dari Kapolda Sumatera Utara. Mereka berharap, Samsat Medan kembali bersih, tertib, dan bebas dari calo—agar warga bisa menunaikan kewajiban pajaknya tanpa rasa takut dan tanpa pungutan liar.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Dokter Spesialis Anak Bukan Menolak Tugas, Persoalkan Kesesuaian Penempatan dan Kompetensi
Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan
Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus
Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:17

Polemik Penugasan Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat, Regulasi dan Kebutuhan Pelayanan RSUD Waisai Jadi Sorotan

Sabtu, 7 November 2026 - 17:00

Delapan Tahun Mengabdi di Raja Ampat, Perjalanan dr. Laura Christanty Tak Selalu Berjalan Mulus

Sabtu, 7 November 2026 - 13:02

Danrem Bhaskara Jaya Ajak Prajurit Teladani Semangat Pahlawan melalui Doa Syukur Hari Pahlawan 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 12:47

Antisipasi Bencana, Polres Bireuen Gelar Latihan Penyelamatan Korban Tenggelam di Laut Jangka

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44

Sinergi Cegah Narkoba, Razia Gabungan di Lapas Bireuen Pastikan Kamar Hunian Steril

Sabtu, 7 November 2026 - 11:39

FPI Bireuen Salurkan Santunan untuk Anak Yatim Korban Banjir Bandang di Samalanga

Jumat, 6 November 2026 - 15:15

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 15:14

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung Altin Abraham Tumengkol SIP, M.Si  saat memberikan Materi Pinter Bermedsos kepada Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Bitung. (ft. Dinas Kominfo Bitung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:57