Mayat Misterius di Pantai Pulau Sebesi Akhirnya Teridentifikasi, Polisi Serahkan ke Keluarga

- Editor

Rabu, 17 September 2025 - 06:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA.COM, Lampung Selatan – Warga Dusun Regahan Lada, Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki di tepi pantai, Selasa (16/9/2025) pagi.
Sosok tersebut pertama kali ditemukan Saryamah (50), warga sekitar, yang sedang mencari kayu bakar. Dari kejauhan, ia melihat tubuh tergeletak terlentang di bibir pantai. Kaget dengan temuannya, ia lalu memanggil perangkat desa dan melaporkan ke pihak kepolisian.
Tak lama, tim gabungan dari Polsek Kalianda, Polairud, Inafis Polres Lampung Selatan, dan BPBD mendatangi lokasi.

Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Bob Bazar Kalianda untuk pemeriksaan medis.
Awalnya, korban ditemukan tidak disertai identitas sama sekali. Kondisi tubuh pun sudah rusak, dengan kepala yang tinggal tengkorak dan sebagian kulit mengelupas. Namun, polisi berupaya melakukan identifikasi lewat pakaian, ciri fisik, serta keterangan masyarakat sekitar.
Penyelidikan mengerucut setelah keluarga nelayan asal Banten mendatangi rumah sakit. Dari hasil kecocokan pakaian dan kondisi gigi yang ompong di bagian depan, terungkap bahwa korban adalah Casmito (50), nelayan asal Desa Teluk, Kecamatan Labuhan, Pandeglang, Banten.
Casmito diketahui sebagai salah satu korban kecelakaan laut di perairan Pasauran pada Jumat (12/9/2025). Kapal kayu KM Nanggul Sari yang ditumpanginya bersama empat nelayan lain ditabrak tongkang batu bara hingga tenggelam. Empat awak kapal berhasil selamat, sementara Casmito sempat dinyatakan hilang.

Baca Juga:  Malam Maut di Perkebunan Rispa! Mayat Pria dengan Leher Tergorok ditemukan di Tanjung Morawa

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, mengatakan identifikasi dilakukan melalui koordinasi dengan keluarga korban dan hasil pemeriksaan medis luar.
“Alhamdulillah, identitas korban berhasil dipastikan setelah keluarga datang dan mengenali ciri-cirinya. Jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan dengan layak,” ujar Indik.

“Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Basarnas, Polairud, dan BPBD, agar proses evakuasi berjalan cepat. Kami imbau masyarakat pesisir untuk segera melapor bila menemukan kejadian serupa, agar bisa segera kami tangani sesuai prosedur,” tutup Indik. (Nzr/hms)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
21,6 Ton Beras Digelontorkan ke Waisai, 720 Warga Masuk Daftar Penerima
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Pengawasan Kawasan Konservasi Raja Ampat Disorot, Tokoh Pemuda Dorong Masyarakat Adat Dilibatkan
Masyarakat Raja Ampat Kecam Dugaan Penangkapan Penyu oleh WNA Menggunakan Senapan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:12

Aiyub NSS Grong-Grong Apresiasi Wasit Perempuan Siti Syawaliah di Grand Final PSG Cup ke-30

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x