Sambut HUT TNI Ke-80, Kodim 0111/Bireuen Gelar Gerakan Pangan Murah Beras SPHP

- Editor

Selasa, 16 September 2025 - 04:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80, Kodim 0111/Bireuen melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras SPHP sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Selasa (16/09/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga wilayah jajaran Koramil, yaitu di wilayah Koramil 01/Kota Juang : 700 sak, wilayah Koramil 05/Juli : 700 sak dan wilayah Koramil 03/Jeunib : 600 sak. Dengan total 2.000 sak beras SPHP yang masing-masing berisi 5 Kg dan dijual seharga Rp63.000 per sak, masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan pasaran.

Antusiasme warga sangat tinggi. Ratusan masyarakat datang sejak pagi untuk mendapatkan beras murah ini. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah rakyat, membantu mengurangi beban ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Laksanakan Komsos, Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Ketertiban Desa

Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi S.E., Sos., M.Han., M.Sc. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar distribusi pangan, tetapi juga bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan untuk rakyat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya.

Distribusi beras SPHP di tiga wilayah Koramil selesai pada pukul 16.30 WIB dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat” kembali diwujudkan dalam aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Bireuen.

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 12:44

Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:15

Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:59

Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:51

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:43

Polemik Penugasan dr. Laura Christanty: Antara Dasar Hukum dan Keberlanjutan Layanan RSUD Waisai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:13

GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x