Patut Diselidiki! Pengelolaan Dana BOS SDN 3 Lebak Jadi Sorotan

- Editor

Rabu, 10 September 2025 - 09:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|Tribuneindonesia.com

Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN 3 Lebak, Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, patut dipertanyakan. Pasalnya, meski setiap tahun sekolah ini menerima anggaran BOS sekitar Rp 80 juta lebih dengan jumlah siswa 102 orang, kondisi fisik sekolah masih jauh dari kata layak.

Pantauan di lapangan, terlihat pintu sekolah banyak yang rusak, perlengkapan alat tulis kantor (ATK) pun banyak yang tidak layak pakai, serta plafon ruang kelas bolong-bolong yang mengkhawatirkan keselamatan siswa. Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya kurangnya perhatian dan perawatan dari pihak pengelola sekolah terhadap sarana prasarana.

Baca Juga:  Kepsek SMKN 1 Pante Bidari Diterpa Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS, Pungutan OSIS, dan Blokir Nomor Wartawan

Kepala SDN 3 Lebak, Ahmad Sahroni, S.Pd., saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa penggunaan dana BOS sudah sesuai dengan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

“Kaitan dengan dana BOS kami sesuai RKAS. Kalau jumlah siswa ada 102, anggaran dana BOS pertahun sebesar Rp 80 juta sekian. Untuk perawatan pintu sudah diganti juga, termasuk ATK,” pungkasnya.

Meski demikian, kondisi nyata di sekolah menimbulkan tanda tanya besar. Publik pun menilai perlu adanya transparansi dan pengawasan lebih ketat terhadap pengelolaan dana BOS, agar benar-benar digunakan sesuai kebutuhan dan berdampak nyata bagi mutu pendidikan serta kenyamanan belajar siswa.”(Tim/red)

Berita Terkait

GRPK Apresiasi Gerak Cepat Ditreskrimsus Polda Sumut, Tangani Dugaan Pelanggaran UU Perlindungan Konsumen di PT Sari Inco Food Corporation
SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri
​Kadis Kominfo Bitung Gembleng Siswa SMK Polaris Pentingnya Etika Bermedia Sosial
Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak
Kedepankan Syariat Islam di Aceh, APH dan Pejabat Diimbau Prioritaskan Restorative Justice bagi Kasus Antar-Siswa di Sekolah
SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 04:55

Di Tengah Musibah Kebakaran Aceh Tenggara, Kapolres dan Bupati Hadir Kuatkan 13 KK Korban Terdampak

Jumat, 18 September 2026 - 04:28

SKANDAL PROYEK IRIGASI KAMPUNG NANGKA: Bau Busuk Korupsi Menyengat, CV Putra Jaya Tantang Hukum dan Keselamatan Rakyat!

Jumat, 18 September 2026 - 04:00

IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta

Kamis, 17 September 2026 - 16:46

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:48

Diseminasi Hasil Penelitian, Bupati Bireuen Tekankan Pentingnya Riset dalam Kebijakan Pembangunan

Kamis, 17 September 2026 - 15:35

Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat

Kamis, 17 September 2026 - 15:27

Pemusnahan 104 & 54 Hasil Razia BB Knalpot Raccing (blong) Secara Simbolis Oleh Kapolres didampingi Bupati Aceh Tenggara

Kamis, 17 September 2026 - 15:01

Pertandingan Open Tournament Bola Basket Piala Panglima TNI 2026 di Hari Ke-5 

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x