Kepsek SMKN 1 Pante Bidari Diterpa Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS, Pungutan OSIS, dan Blokir Nomor Wartawan

- Editor

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 17:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | TribuneIndonesia.com

Dugaan penyalahgunaan Dana BOS hingga pungutan OSIS di SMKN 1 Pante Bidari, Aceh Timur, memicu sorotan tajam publik. Kepala sekolah yang seharusnya menjadi teladan justru dinilai berperilaku kebal hukum, bahkan diduga kerap memblokir nomor wartawan yang kritis terhadap kebijakannya.

Isu ini mencuat setelah beredar informasi adanya indikasi korupsi Dana BOS di sekolah tersebut. Meski pemberitaan sudah berulang kali disiarkan, aparat penegak hukum belum memeriksa kepala sekolah berinisial Izhar, S.Pd.I, sehingga memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Selain itu, sekolah juga disebut melakukan pungutan iuran OSIS sebesar Rp60.000 per siswa setiap triwulan. Iuran ini diklaim untuk membantu keluarga siswa yang tertimpa musibah. Namun, fakta di lapangan justru berbeda. Dana tersebut digunakan membeli karangan bunga dan hadiah untuk guru saat peringatan Hari Guru, sementara keluarga siswa yang berduka tetap harus mengumpulkan sumbangan terpisah.

Baca Juga:  Revitalisasi SD Negeri Muara Situlen Rp913 Juta: Proyek Pemulihan atau Sekadar Tambal Sulam

Padahal, Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 secara tegas melarang pungutan di satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah, kecuali yang dikelola masyarakat. Pungutan wajib yang mengikat jelas melanggar aturan jika dilakukan di sekolah negeri.

Tak hanya soal dana, kepala sekolah juga diduga memblokir nomor kontak wartawan. Tindakan ini dinilai mencurigakan mengingat kepala sekolah adalah pengguna anggaran negara yang wajib terbuka terhadap fungsi kontrol sosial pers, sebagaimana diamanatkan undang-undang.

Hingga berita ini diturunkan, Izhar, S.Pd.I tidak dapat dikonfirmasi lantaran nomor kontak wartawan juga diblokir olehnya. Publik kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan wewenang ini.

Reporter: Saipul Ismail SF

Berita Terkait

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran
Heboh Penertiban Aset! Bentak Warga, Bupati Diminta Evaluasi
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
SMP Negeri 13 Langsa Perkuat Karakter dan Disiplin Siswa, Gandeng TNI-Polri
​Kadis Kominfo Bitung Gembleng Siswa SMK Polaris Pentingnya Etika Bermedia Sosial
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:48

Kepala Distrik Waigeo Barat Kepulauan Salurkan Bantuan Presiden 3T, Warga Kampung Jadi Sasaran

Sabtu, 19 September 2026 - 02:58

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, Polres Bireuen Ajak Santri Berani Bicara Dan Melapor

Sabtu, 19 September 2026 - 02:38

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Bireuen Salurkan Bantuan Sosial kepada Pengemudi Becak, Tukang Parkir Dan Ojek

Jumat, 18 September 2026 - 07:16

Memperingati HKGB Ke-74, Bhayangkari Cabang Bireuen gelar kegiatan olahraga bersama dan donor darah di Mapolres Bireuen

Jumat, 18 September 2026 - 04:00

IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta

Jumat, 18 September 2026 - 03:38

KBO Satlantas Polres Aceh Timur Diserang Saat Gagalkan Pencurian Kabel Tower, Pelaku Berhasil Ditangkap

Kamis, 17 September 2026 - 16:46

Tahura Raja Ampat di Pusat Waisai Disorot, Warga Minta Pemda Serius Benahi Kebersihan

Kamis, 17 September 2026 - 15:35

Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat

Berita Terbaru

Sosial

Ratusan siswa madrasah di Bireuen mengikuti Aksioma

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:02

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x