ADD Tidak Cair Ketua Apdepsi Gandapura Gadai Mobil Pribadi ke wartawan Demi Meringankan Anak Yatim dan Fakir Miskin.

- Editor

Sabtu, 29 Maret 2025 - 17:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BIREUEN |Tribuneimdonesia.com.

40 Gampong di Kecamatan Gandapura Bireuen tidak ada satu pun Anggaran Dana desa yang cair, Ketua APDESI Gandapura sekaligus Keuchik Gampong Tanjong Raya mau tak mau demi membantu anak yatim dan kebutuhan fakir miskin untuk menyambut Hari Meugang  (Potong Lembu) dihari raya Idul Fitri 1446 H, tinggal menghitung hari salah seorang Keuchik di Gandapura terpaksa gadai mobil pribadi nya kepada salah seorang media Bireuen. Sabtu 29 maret 2025.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Gandapura sekaligus Keuchik Gampong Tanjong Raya Mauliadi kepada media ini mengatakan.

Di karenakan Dana Desa belum cair Keuchik Mauliadi nekat gadaikan mobil pribadinya demi masyarakat dan perangkat desanya, hari ini keuchik Mauliadi telah membayar BLT dan honor perangkat desa sehingga hatinya sudah lega

Keuchik Mauliadi juga menyampaikan bahwa ini bukan kesalahan mutlak pemerintah kabupaten karena dana desa sudah puluhan tahun di kucurkan namun pihak pemerintah gampong tidak menggunakan anggaran tersebut untuk pemberdayaan ekonomi BUMG atau BUMDES sehingga sampai saat ini kami belum bisa mengelola BUMDES yang maksimal dan berkembang yang dapat menghasilkan PAG (Pendapatan Asli Gampong) agar gampong bisa mandiri dan merasakan nikmat merdeka.

karena setiap tahun ada pogram Program yang harus kami jalankan seperti pembangunan rumah layak huni dan stanting serta pogram program perioritas lainnya sehingga untuk BUMDES tidak lagi mencukupi anggaran,Ujar Ujar Tgk Mauliadi selaku anak Alm.panglima GAM tersebut.

Kami selama ini hanya bisa menghasilkan PAG hanya 30 juta namun anggaran tersebut sudah menjadi kegiatan prioritas gampong seperti pembagian sembako ,daging dan untuk membantu mahar warganya yang menikah . Ujar mauliadi.

Baca Juga:  Polda Aceh Gelar Bakti Religi di Masjid Subulussalam PLTD Apung

Di karenakan untuk memenuhi kebutuhan anak yatim,fakir miskin dan warga pemerintahan Gampong Tanjong Raya.
Dia sebagai Keuchik setempat mengambil inisiatif membagi daging, di hari meugang agar setidak nya meringankan kan warga nya,pungkas Mauliadi

Sementara Nadar salah seorang wartawan liputan Bireuen Katanya saya di datangi oleh salah seorang Keuchik di Gandapura yang bernama Mauliadi menggadaikan mobil nya sebagai jaminan nya karena yang bersangkutan meminjam uang kepada diri nya sebesar Rp. 30 Juta dengan tujuan untuk membantu anak yatim dan Fakir miskin serta warga nya .

Karena tujuan Keuchik Mauliadi sangat mulia, maka tergerak lah hati nya untuk memberikan pinjaman , Apa bila anggaran dana desa sudah cair kata nya langsung di kembalikan, ucap Nadar

Ketua APDESI ( Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia ) Kabupaten Bireuen , Bahrul Fazal Puteh mengatakan, mengenai belum cair nya dana desa di kabupaten Bireuen kami tidak menyalahkan siapapun tapi alangkah baik nya pemerintahan pusat mengenai anggaran dana desa jangan terlalu banyak postnya.

Kami sangat mengharapkan kedepan nya anggaran dana desa langsung di cairkan ke rekening Gampong masing masing agar lebih memudahkan dan kami meminta agar anggota DPR RI Dapil 2 Aceh untuk memperjuangkan di Senayan agar dana desa kedepan nya langsung di kucurkan ke rekening masing masing Gampong,ucap Bahrul Fazal Puteh. (Adi S)

Berita Terkait

HRD Kembali Serahkan Usulan Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Umuslim Kepada Menteri PU
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta melakukan safety campaign
Jum’at Berkah Berbagi Bersama BRI Pondok Gede
Kemeriahan Ganda di Polres Bitung: Sambut Hari Bhayangkara ke-80 dan Rayakan Ultah Ketua Bhayangkari
​Presiden Buka PENAS XVII di Gorontalo, Hengky Honandar Boyong Kontingen Bitung Demi Sinergi Pangan Nasional
​Hari Bhayangkara ke-80: Polres Bitung Teguhkan Semangat Presisi Lewat Ziarah Pahlawan
Jembatan Enang-Enang: Ketangguhan Masyarakat dan Pelajaran dari Sebuah Struktur
Suku Mayoritas Alas Kecewa pada Peringatan HUT ke-52 Aceh Tenggara, Budaya Lokal Dinilai Hanya Jadi Penonton di Rumah Sendiri
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:03

Kecewa Dengan Putusan Praperadilan Nomor 53/Pid.Pra/2026/PN MDN, Penasehat Hukum Pemohon Tempuh Laporan Ke KY, Bawas MA, KPT Medan, dan Komisi III DPR

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:06

PW Law Firm Medan Perkuat Layanan Hukum bagi Klien Internasional di Indonesia

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:07

PW Law Firm Medan Perkuat Layanan Hukum Internasional bagi Klien Global

Senin, 15 Juni 2026 - 12:42

Dugaan Penipuan Investasi Villa di Kuta Utara, Investor Australia Laporkan WNA Brazil ke Polres Badung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:58

Kasat Reskrim menegaskan akan segera menetapkan para tersangka kasus dugaan pengeroyokan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:33

Operasi Penuh Risiko, Tim URC Berhasil Ungkap Kasus Pengancaman Bersenjata di Sultan Daulat

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:44

Judi Togel Aseng Kayu Menggurita di 11 Desa, Polisi Didesak Bertindak Tegas

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x