Dewan Nasional KEK Dorong Percepatan Pembangunan Kura Kura Bali Berkelanjutan

- Editor

Senin, 10 Maret 2025 - 01:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar | Tribuneindonesia.com

Perintah bergerak cepat! Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Denas KEK) dan Dewan Kawasan KEK Provinsi Bali menginstruksikan PT Bali Turtle Island Development (BTID) agar lebih mendorong percepatan pembangunan KEK Kura Kura Bali.

BTID pun bergerak untuk merealisasikan komitmen para investor dalam mempercepat pembangunan proyek-proyek yang sudah direncanakan dan tetap menerapkan prinsip keberlanjutan serta keterlibatan masyarakat setempat dengan penuh tanggung jawab dan transparan.

Demi kelancaran dan keselamatan semua pihak, akan dibuat pengaturan tertentu untuk akses ke kawasan KEK Kura Kura Bali, seperti penambahan jumlah hoarding pengaman proyek di hampir seluruh kawasan yang terdampak oleh upaya percepatan ini.

Namun, masyarakat tak perlu khawatir! Karena akses menuju ke delapan pura di dalam kawasan akan tetap dibuka untuk ibadah, para nelayan kecil Serangan bisa beraktivitas secara normal, kampus UID tetap beroperasi, dan kedai kopi Starbucks dapat melayani pelanggan seperti biasa.

“Ini (rencana percepatan investasi KEK Kura Kura Bali) adalah berita yang menggembirakan buat pemerintah dan kami berharap dapat segera direalisasikan sesuai target dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rizal Edwin Manansang, Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK.

Edwin menegaskan bahwa kegiatan pembangunan harus dipercepat dan segera direalisasikan, agar KEK Kura Kura Bali dapat langsung memberikan dampak nyata bagi ekonomi dan masyarakat sekitar.

KEK Kura Kura Bali kini tengah bertransformasi menjadi salah satu pusat ekonomi baru berkelas dunia. Proyek-proyek prestisius seperti Marina International, The Grand Outlet Bali (GOB), ACS Bali, UID Lodge, International Mangrove Research Center (IMRC), serta hotel dan vila sedang dalam tahap pembangunan.

Langkah ini bukan sekedar upaya percepatan pengembangan proyek, tetapi merupakan strategi untuk mendongkrak investasi, membuka ribuan lapangan kerja, dan memperkuat sektor ekonomi prioritas.Akhir tahun lalu, BTID meresmikan kemitraan strategis dengan beberapainvestor global seperti Mitsubishi Estate Co. Ltd. (Jepang), TPC Group (Singapura), dan Pegasus Capital (AS) melalui penandatanganan beberapa Nota Kesepahaman guna mendukung pengembangan distrik marina dan integrasi konsep mindfulness untuk ekosistem kehidupan wellbeing.

Baca Juga:  “Abdul Azis Masuk KPU Raja Ampat, Resmi Gantikan Anggota PAW Periode 2023–2028”.

Selain itu, terdapat rencana pembangunan hotel bintang lima yang memadukan kemewahan dengan keseimbangan alam.BTID bersama sejumlah investor lain juga sedang mendiskusikan berbagai upaya pengembangan yang mengedepankan praktik berkelanjutan, seperti desain bangunan hemat energi dan ramah lingkungan.

Hal ini bertujuan untuk mendukung implementasi Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali dalam rangka mewujudkan pariwisata berkualitas, ekonomi kreatif, dan infrastruktur modern yang siap menghadapi persaingan global.

Percepatan pembangunan ini adalah bagian dari transformasi ekonomi baruBali, yang menargetkan kenaikan sepuluh kali lipat pendapatan per kapita penduduk Bali menjadi US$ 41.400 per tahun, atau setara dengan Rp 51,75 juta per bulan di 2045.

Investasi yang berkualitas dan mengedepankan nilainilai budaya, mampu menyediakan lapangan kerja baru serta infrastruktur canggih akan mengukuhkan posisi Bali sebagai episentrum ekonomi yang kompetitif dan berkelanjutan, baik di tingkat regional maupun globalBTID juga berkomitmen untuk mengoptimalkan pembangunan yang bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Oleh karenanya, dukungan dari semua pihak akan sangat dibutuhkan dan diapresiasi.KEK Kura Kura Bali terus berupaya untuk berperan aktif bagi masa depan Bali dengan menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat melalui penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dan Sad Kerthi.(tik/rls)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Dr. Padriadi Wiharjokusumo, Advokat Medan yang Dicari Investor Asing dari Asia, Amerika hingga Eropa
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Setahun Kasus Kecelakaan Laut Tewaskan Dua Orang di Muna Tak Jelas, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Penyidik Polres
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:21

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x