Warisan Melayu Deli Serdang Diperkuat, Telangkai Jadi Penjaga Identitas Buday

- Editor

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Upaya memperkokoh akar budaya Melayu di tengah perubahan zaman terus didorong melalui penguatan nilai sastra, adat, dan kearifan lokal yang menjadi bagian dari karakter masyarakat Deli Serdang. Pelestarian warisan budaya tersebut dinilai memiliki peran strategis untuk membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman kuat terhadap jati diri daerah.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat menghadiri pembukaan Seminar Seloka Telangkai Pelestarian Seni Pantun di Aula Kantor Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin, Sabtu (27/6/2026).

menurut Lom Lom Suwondo, upaya menjaga peninggalan budaya Melayu memiliki keterkaitan erat dengan visi Deli Serdang dalam membangun masyarakat yang sehat, religius, dan berbudaya. Nilai-nilai budaya, katanya, menjadi fondasi penting bagi generasi muda agar tetap memiliki identitas di tengah derasnya perkembangan modernisasi.

visi Deli Serdang adalah mewujudkan masyarakat yang sehat, religius, dan berbudaya. Karena itu, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat jati diri budaya masyarakat,” ujar Lom Lom Suwondo.

Ia mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan warisan budaya daerah agar tetap tumbuh dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

Seminar tersebut digelar atas inisiasi Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara bekerja sama dengan Himpunan Pelangkai Pelestari Adat Melayu (HIPAM) Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan dibuka Kepala Subbagian Umum Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Utara, Salya Rusdi, serta dihadiri Staf Ahli I TP PKK Deli Serdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo.

Salya Rusdi menjelaskan, telangkai memiliki posisi penting sebagai bagian dari prosesi adat Melayu, khususnya sebagai penghubung komunikasi dalam rangkaian pernikahan adat. Namun, keberadaan pelaku telangkai kini semakin jarang ditemukan sehingga membutuhkan perhatian dari berbagai pihak agar tetap bertahan.

Baca Juga:  Pemkab Deli Serdang Rangkul Akademisi USU untuk Keseimbangan Alam dan Pembangunan

telangkai memiliki nilai budaya dan nilai sakral yang tinggi. Namun, tradisi ini mulai jarang dijumpai. Kegiatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali warisan budaya Melayu serta melahirkan generasi muda yang mampu meneruskannya,” katanya.

Ia menyebut Deli Serdang memiliki latar budaya Melayu yang kuat, terutama di kawasan pesisir timur Sumatera Utara, sehingga menjadi wilayah yang tepat untuk mengembangkan kegiatan pelestarian budaya tersebut.

Ketua Panitia Seminar Seloka Telangkai, Bahriun Syam, mengatakan kegiatan itu diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, dan pegiat budaya dari sejumlah kecamatan, seperti Pantai Labu, Beringin, Lubuk Pakam, dan Galang.

Ia menjelaskan, seminar tersebut bertujuan memperkenalkan serta memperdalam pemahaman masyarakat terhadap pantun sebagai warisan sastra Melayu, sekaligus mengembangkan kemampuan generasi muda agar mampu melanjutkan peran telangkai di masa mendatang.

kegiatan itu menghadirkan sejumlah budayawan, akademisi, dan pemerhati bahasa yang membahas berbagai aspek, mulai dari sejarah pantun, teknik penyampaian pantun, hingga peran telangkai dalam kehidupan adat Melayu.

Keikutsertaan Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo SS bersama Staf Ahli I TP PKK Deli Serdang Ny Asniar Lom Lom Suwondo menjadi bagian dari perhatian terhadap upaya menjaga warisan budaya Melayu agar tetap memiliki ruang di tengah perkembangan zaman (Ilham Gondrong)

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Beras Bantuan dan Data Penerima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:20

Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Upacara Bendera Mingguan

Senin, 7 September 2026 - 22:15

HRD Desak Pemerintah Pusat Pastikan Dana Otsus Aceh Berlanjut dalam APBN 2027

Senin, 7 September 2026 - 22:14

Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 18:24

​Atasi Warga Undocumented Person, Wali Kota Hengky Honandar Resmi Teken Kerja Sama Lintas Instansi

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 September 2026 - 06:03

Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

Senin, 7 September 2026 - 05:16

Bedah Rumah dan Saringan Zakat

Senin, 7 September 2026 - 04:14

SKPA di Aceh Diminta Publikasikan Setiap Kegiatan dan Proyek kepada Publik

Berita Terbaru