Wapres Gibran Sinergi Umat Kunci Jaga Persatuan Bangsa

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com-
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan bahwa persatuan bangsa hanya bisa terjaga bila seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas keagamaan, bersatu padu dalam mendukung program pembangunan nasional.

Pesan ini disampaikan Wapres saat menghadiri Musyawarah Pelayanan (Mupel) Mamre Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Retreat Centre GBKP Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (28/08/2025). Dalam kesempatan itu, Wapres hadir bersama Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka dan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan.

Dorong Gagasan Strategis

Di hadapan ribuan peserta, Wapres mengajak seluruh jemaat untuk melahirkan gagasan dan terobosan yang sejalan dengan visi-misi Presiden RI H. Prabowo Subianto.

“Saya berharap musyawarah ini bisa melahirkan gagasan yang memperkuat komitmen dan konsistensi GBKP dalam menjaga persatuan demi melindungi keutuhan Indonesia sebagai bangsa majemuk,” ujar Wapres.

Ia menambahkan, hasil musyawarah hendaknya disinergikan dengan program nasional, mulai dari pendidikan, pangan, hingga lingkungan hidup.

“Saya mohon hasil musyawarah ini selaras dengan visi-misi Presiden. Dari persoalan pendidikan, pangan, hingga lingkungan, semua bisa kita jalankan bersama,” tegasnya.

Peran Komunitas Agama

Menurut Gibran, keterlibatan komunitas agama sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Ia mengingatkan bahwa program pemerintah tidak akan berarti bila tidak menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

“Program dari Bapak Presiden tidak ada artinya kalau tidak bisa dinikmati masyarakat. Tidak ada artinya kalau tidak tepat sasaran. Ini yang paling penting,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kartu Pidie Sehat Diluncurkan, dr. Dwi Wijaya Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah Tingkatkan Layanan Kesehatan

Mamre sebagai Pendidik Sukacita

Sementara itu, Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt Krismas Imanta Barus, menjelaskan tema musyawarah tahun ini: “Mamre Sang Pendidik Sukacita”. Tema tersebut, kata dia, mencerminkan tekad kaum Bapa GBKP untuk menghadirkan sukacita dalam mendidik keluarga dan lingkungan.

“Mupel Mamre dilakukan lima tahun sekali. Tema ini menjadi refleksi agar kaum Bapa mampu menjadi pendidik yang penuh sukacita dalam keluarga maupun masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Mamre tidak hanya berperan dalam lingkup pribadi, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi keluarga, jemaat, dan komunitas luas.

“Mamre berfokus sebagai imam di tengah keluarga, membimbing, mengayomi, dan menjaga agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang baik,” tambahnya.

Forum Besar Kaum Bapa GBKP

Mamre sendiri merupakan lembaga persekutuan Kaum Bapa di lingkungan GBKP, dengan anggota yang tersebar di 856 Runggun (Majelis Gereja), mencakup lebih dari satu juta jemaat di 30 provinsi.

Musyawarah Pelayanan Mamre dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Agenda utamanya adalah mengevaluasi program sebelumnya, merumuskan rencana lima tahun ke depan, sekaligus melakukan periodisasi kepengurusan.

Tahun ini, kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar lima ribu peserta yang terdiri atas pengurus Mamre se-Indonesia, jemaat, serta masyarakat sekitar.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

20 Kursi Roda, 20 Harapan anak Deli Serdang
ASTA DS Sauce Didorong Jadi Inovasi Pertanian Deli Serdang
MBG di Aceh Tenggara Serap 3.000 Tenaga Kerja, Khairul Abdi: Bukan Sekadar Gizi, Tapi Penggerak Ekonomi Rakyat
Waspada Modus “Pinjam Bentar” Gawai, Akun dan Saldo Bisa Raib dalam Hitungan Detik
Lapak Disapu, Ruko Disegel
Di Milad ke-79 HMI, Rico Waas Serukan Kader Kritis yang Menyala untuk Indonesia
Pemkab Deli Serdang Gandeng UNPAB, Kutalimbaru Disiapkan Jadi Pusat Inovasi Teknologi
Daffasya Sinik Nahkodai KORMI Sumut 2025–2030
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 04:34

AICEco di Tengah Defisit 2026: Antara Algoritma dan Kedaulatan Fiskal Oleh Dr. Joko Ismuhadi AICEco Inventor Dr. Joko lsmuhadi, S.E., M.M.

Selasa, 17 Februari 2026 - 14:27

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:20

Kemeriahan Imlek di Kediaman Hengky Honandar, Semangat Kebersamaan Mewarnai Kota Bitung

Selasa, 17 Februari 2026 - 02:30

​Narasi “Kedaerahan” Jabatan Sekprov Sulut Menuai Kritik Akademisi

Selasa, 17 Februari 2026 - 01:21

Sambut Ramadhan 1447 H, Satpol PP WH Aceh Tenggara Amankan Empat Perempuan dari Warung Tuak dan Kafe Remang

Senin, 16 Februari 2026 - 13:16

Dari Trauma ke Tawa: STIK dan Polres Aceh Tenggara Hadirkan Harapan Baru bagi Anak-Anak Darul Hasanah

Senin, 16 Februari 2026 - 11:59

Lokasi Balai Bibit Ikan Dinas Perikanan Agara di Jadikan Lahan Rumput Ternak

Senin, 16 Februari 2026 - 10:41

ASN Kemenag Bireuen Bergerak Bersama, Bersihkan 18 Masjid dari 17 Kecamatan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

20 Kursi Roda, 20 Harapan anak Deli Serdang

Rabu, 18 Feb 2026 - 08:02

Pemerintahan dan Berita Daerah

ASTA DS Sauce Didorong Jadi Inovasi Pertanian Deli Serdang

Rabu, 18 Feb 2026 - 06:06

Organisasi

Bondan Kembali Nahkodai PP Patumbak

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:11

Sosial

Pantauan ​Hilal Masih di Bawah Ufuk

Selasa, 17 Feb 2026 - 14:27

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x