Binjai | TribuneIndonesia.com — Suasana malam yang semula tenang di Jalan Ikan Arwana, Lingkungan III, Kelurahan Dataran Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, mendadak berubah mencekam. Perselisihan antar tetangga berujung aksi penikaman berdarah yang membuat seorang pria terkapar dengan luka tusuk di bagian rusuk kiri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat dini hari, 6 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Pelaku berinisial SSM (49) nekat menikam tetangganya sendiri RD (49) setelah sebelumnya keduanya terlibat cekcok mulut.
Menurut keterangan saksi J (51), pertengkaran antara korban dan pelaku sebenarnya sudah terjadi sejak Kamis malam, 5 Maret 2026 sekitar pukul 24.00 WIB. Melihat situasi yang memanas, saksi berinisiatif meminta bantuan kepala lingkungan setempat agar persoalan tersebut tidak berujung konflik lebih besar.
Saksi kemudian mendatangi rumah Sukartimah (62) selaku Kepala Lingkungan III yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Mengetahui ada perselisihan antar warganya, Sukartimah langsung turun tangan untuk menengahi. Saat itu pelaku SSM diketahui sedang berada di sebuah warung, sementara korban RD sedang menjalankan tugas ronda malam di ujung Jalan Ikan Arwana, Lingkungan III.
Ketika Sukartimah sedang berbicara dengan korban dan menanyakan akar permasalahan dengan pelaku, situasi tiba-tiba berubah drastis.
Tanpa diduga, SSM datang mengendarai sepeda motor dan langsung menghampiri korban. Dalam hitungan detik, pelaku mengeluarkan sebilah pisau yang dibawanya dan menusukkannya ke bagian rusuk kiri RD.
Serangan mendadak itu membuat korban langsung tersungkur bersimbah darah di lokasi ronda.
Melihat kejadian tersebut, Sukartimah spontan menjerit histeris meminta pertolongan. Teriakan itu mengundang warga sekitar yang kemudian berdatangan ke tempat kejadian perkara.
Warga yang terkejut dengan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan kepada korban. Sementara itu, keluarga korban bergerak cepat membawa RD ke RS Latersia Binjai untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka tusuk yang dideritanya.
Tidak lama setelah kejadian, aparat dari Polsek Binjai Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Gusli Effendi tiba di lokasi setelah menerima laporan warga.
Namun saat polisi datang, pelaku SSM ternyata sudah lebih dulu diamankan oleh warga Lingkungan III yang geram atas aksi brutal tersebut.
Kapolsek Binjai Timur bersama anggotanya kemudian langsung membawa pelaku ke kantor polisi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H. melalui Kasi Humas AKP Junaidi membenarkan penangkapan pelaku.
“Pelaku SSM (49) saat ini sudah diamankan di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polsek Binjai Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar AKP Junaidi.
Pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait motif utama penikaman tersebut. Dugaan sementara, aksi kekerasan itu dipicu oleh pertengkaran pribadi yang memanas hingga berujung tindakan nekat.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bahwa konflik kecil antar tetangga bisa berubah menjadi tragedi jika emosi tidak terkendali.
Kini, kasus penikaman tersebut masih dalam penanganan Polsek Binjai Timur, sementara korban RD masih menjalani perawatan medis akibat luka tusuk yang dialaminya.
Ilham Gondrong



















