“Tes TBC Negatif: Polisi dan Tim Kesehatan Pastikan Penjamah Pangan di Rawa Selapan Bebas Tuberkulosis”

- Editor

Senin, 6 Oktober 2025 - 23:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA.COM, Lampung Selatan — Polres Lampung Selatan bersama UPT Puskesmas Candipuro menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi penjamah pangan di Desa Rawa Selapan, Kecamatan Candipuro, senin (6/10/2025). Langkah serius ini diambil dengan perhatian khusus terhadap potensi penyebaran TBC (Tuberkulosis) di sektor pengolahan makanan publik.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Lampung Selatan, Kompol Agus Priyono, melibatkan unsur Siwas, Dokkes, Satlantas, Intelkam, dan Binmas, serta tim medis dari Puskesmas Candipuro. Salah satu agenda utama adalah pemeriksaan kesehatan terhadap orang pekerja penjamah pangan dan pengawasan sanitasi dapur MBG di desa tersebut.

Kepala UPT Puskesmas Candipuro, Yeni Marina, menyampaikan hasil tes:

“Kami mengambil delapan sampel pekerja penjamah pangan dan melakukan tes Hepatitis, HIV, Sifilis, serta TBC. Syukurlah semua hasilnya negatif.”

Baca Juga:  Kapolsek Sunggal Ajak Siswa SMKN 9 Medan Jauhi Hal Negatif dan Bangun Motivasi Positif

Menurut Yeni, hasil negatif terhadap TBC menjadi indikator bahwa praktek kebersihan dan standar keamanan pangan di dapur MBG telah dijalankan dengan baik selama ini.

Selain pemeriksaan medis, tim gabungan memantau secara ketat proses pengolahan pangan — dari cuci bahan, memasak, pengemasan, hingga distribusi dan melakukan Edukasi kepada para penjamah pangan tentang pentingnya kebersihan diri.

Kompol Agus Priyono menyatakan bahwa pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk “pembinaan serius dan tanggung jawab sosial Polri”. Ia menekankan bahwa Polri hadir sebagai aparat penegak hukum, melainkan juga pelindung kesehatan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap penjamah dan pengantar makanan dapat bekerja tanpa membahayakan orang lain. Dengan menjaga standar dan disiplin, kita bisa cegah risiko penyakit, terutama TBC,” ujar Agus. (Nzr/hms)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x