Tantangan Dunia Pertanian dalam ekonomi Kerakyatan di Tangan Generasi Muda Indonesia. 

- Editor

Senin, 10 Maret 2025 - 13:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali|Tribuneindonesia.com

Oleh : *R. Arief Martha Rahadyan*

Sebagai Negara agraris yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian di sektor pertanian. Indonesia memiliki lahan pertanian yang luas dan subur, memiliki persediaan air bersih yang banyak, memiliki ketahanan pangan, menghasilkan berbagai hasil pertanian dalam jumlah besar. Indonesia memiliki kekayaan sumber daya laut dan keberagaman hasil pertanian.

Keuntungan menjadi negara agraris,yakni tidak perlu mengimpor hasil pertanian dari luar negeri, produk pertanian yang dihasilkan oleh petani dapat dan benar-benar dinikmati bangsa sendiri serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap mencintai produk lokal.

Sebagai lumbung padi Indonesia musti lebih mengatasi lambannya regenerasi petani di Indonesia, ini adalah persoalan yang serius, oleh karena itu pemerintah seharusnya lebih menekankan pentingnya percepatan regenerasi petani untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

Persoalan regenerasi petani, inilah masalah yang dihadapi dan mungkin juga semua lini sektor yang ada. Dengan dampak kurang nya minat dilini sektor ini, mengakibatkan lambannya regenerasi petani yang kemudian menyebabkan terus terjadi penurunan jumlah petani muda, oleh karena itu peran pemerintah pusat lebih serius dalam mengeksekusi persoalan ini. Akibat dampak berkurangnya jumlah petani muda sangat berpengaruh terhadap produktivitas sektor pertanian, justru pada akhirnya berdampak pada turunnya stok persediaan pagan nasional.

Baca Juga:  Tak Hadiri Diskusi, PW HIMMAH Sumut Soroti Komitmen Kapolres Langkat Dalam Penanganan Narkoba

Kondisi ini harus benar-benar dapat dan menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah di daerah. Bahkan tidak hanya mencari solusi untuk swasembada, tapi juga mengambil peluang momentum yang baik untuk menjaga kedaulatan pangan Indonesia serta bangsa Indonesia memiliki potensi yang besar guna menjadi lumbung pangan dunia. Mengingat krisis pangan diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar yang mungkin akan dihadapi masyarakat dunia mendatang.

Oleh karena itu pentingnya percepatan regenerasi petani, sebab di tangan petani muda pertanian akan kembali pada kejayaan nya sebab ditangan anak muda pertanian akan sangat menjanjikan karena pola pikir maju dari mereka yang mampu memanfaatkan teknologi yang ada.

“Akhir kata, ekonomi kerakyatan jangan sebatas dimaknai sebagai usaha mikro dan pedagang kaki lima, karena hakikat dari ekonomi kerakyatan adalah bagaimana memastikan anak muda dalam hal ini rakyat Indonesia terbawa serta dalam proses ekonomi di dunia pertanian, usaha dan dunia industri di Indonesia. Sehingga rakyat ikut menikmati kue ekonomi.

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Bobby Absen di Musda Golkar Sumut
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Tokoh Pemuda Gayo Ucapkan Selamat atas Penunjukan Rian Firmansyah sebagai Plt Ketua Demokrat Aceh
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:51

Arief Martha Rahadyan Dorong Proyek Swasta NBIA, Bandara Terintegrasi Masa Depan di Bali Utara

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:02

PT.Nusantara Surya Sakti: Hadir dan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir Pidie dan Pidie Jaya

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:50

PT Djarum Cabang Medan Salurkan 467 Paket Bantuan untuk Korban Banjir di Batang Kuis

Minggu, 30 November 2025 - 23:04

Evergreen International Paper Salurkan Sembako bagi Warga Terdampak Banjir Tanjung Morawa

Minggu, 30 November 2025 - 07:27

Pelindo Regional 1 Salurkan Mesin Penepung Untuk Sukseskan “Program Desa Bebas Karbon” di Desa Huta Tinggi Samosir

Selasa, 25 November 2025 - 15:32

Pemerita kecamatan Batang kuis dan Satpol PP Sapu Bersih Bangunan Liar di Batang Kuis, Kemacetan Mulai Diatasi

Selasa, 25 November 2025 - 03:47

DINAS PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN BELUM MENYELESAIKAN TEMUAN BPK-RI PERWAKILAN ACEH TAHUN 2023.

Sabtu, 22 November 2025 - 08:37

*Pelindo Berbagi: Pelindo Regional 1 dan Polres Belawan Bersinergi Bantu Warga Terdampak Banjir Rob di Belawan*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x