Manado | Tribuneindonesia.com – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII terus mematangkan langkah strategis demi mendongkrak kinerja dan kesiapsiagaan operasional satuan, Kamis (04/06/26).
Upaya ini ditegaskan langsung dalam Rapat Staf Kodaeral VIII yang dipimpin Panglima Kodaeral (Dankodaeral) VIII, Laksamana Muda (Laksda) TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla.
Pertemuan penting tersebut digelar di Ruang Rapat Markas Komando (Mako) Kodaeral VIII, Manado.
Forum ini menjadi wadah krusial untuk menyamakan persepsi sekaligus mengevaluasi berbagai program kerja yang tengah dan akan berjalan.
Dalam arahannya, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat perencanaan kerja.
Ia menggarisbawahi bahwa keberhasilan pencapaian target organisasi sangat bergantung pada matangnya persiapan di lini awal.
“Perencanaan yang matang, koordinasi yang efektif, serta sinergi antar satuan kerja adalah kunci utama guna memastikan setiap program dapat terlaksana secara optimal,”
ujar Dankodaeral VIII di hadapan jajarannya.
Selain mengevaluasi agenda rutin, rapat pleno ini juga merumuskan sejumlah agenda strategis yang akan segera dieksekusi dalam waktu dekat.
Langkah cepat ini diambil sebagai respons penyesuaian terhadap dinamika tugas yang semakin kompleks.
Salah satu poin utama yang menjadi sorotan dalam diskusi tersebut adalah rencana besar pembangunan Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Kodaeral VIII.
Fasilitas baru ini diproyeksikan menjadi “otak” modernisasi sistem komando, pengawasan, serta pengendalian operasi yang terpadu dan berbasis real-time.
Melalui sokongan infrastruktur yang modern dan terintegrasi, kehadiran Puskodal diharapkan mampu mentransformasi Kodaeral VIII menjadi organisasi militer yang semakin profesional, responsif, dan adaptif.
Agenda ini sekaligus menjadi pilar penting dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang kian dinamis.
Rapat koordinasi tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh para Pejabat Utama (PJU) Kodaeral VIII, serta jajaran Komandan, Kepala Dinas, dan Kepala Satuan Kerja (Dan/Kadis/Kasatker) di lingkungan Kodaeral VIII. (talia)














