Sertifikasi Tenaga Konstruksi Dorong Deli Serdang Cetak Pekerja Profesional

- Editor

Selasa, 18 November 2025 - 14:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PERCUT SEI TUAN I TribuneIndonesia. Com-Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi terus digenjot. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan anggota Komisi V DPR RI menggelar Pembekalan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Program Padat Karya di Kopi Kereta Api, Pasar VII Tembung, Percut Sei Tuan, Selasa (18/11/2025).

Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, saat membuka kegiatan mengatakan bahwa empat dekade lalu banyak proyek besar di Sumatera Utara—termasuk pembangkit listrik—lebih banyak menggunakan tenaga kerja asing. Situasi itu, kata Wabup, menjadi dorongan kuat untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga lokal.

“Sekarang tugas kita adalah memastikan anak bangsa mendapat pembekalan dan sertifikasi. Ini sejalan dengan visi mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Setelah mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi ini, para pekerja bisa semakin ‘sehat dompetnya’,” ujarnya.

Sebanyak 120 peserta mengikuti pembekalan dan uji sertifikasi tersebut. Wabup menegaskan kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan, mengingat rekrutmen pekerja untuk proyek besar kini mensyaratkan sertifikat kompetensi.

Pemkab Deli Serdang juga mengimbau seluruh pekerja konstruksi memiliki sertifikat keterampilan serta terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh, Ir Indra Suhada ST MT, menyampaikan bahwa sertifikasi merupakan bukti kompetensi dan menjadi syarat layak kerja di sektor konstruksi. Hal ini juga menjadi kewajiban sesuai UU No. 2 Tahun 2027 tentang Jasa Konstruksi.

Baca Juga:  Darurat Bom Ikan di Raja Ampat, Tozie Saleo Tantang BLUD Libatkan 117 Kampung Jadi Mata dan Telinga Laut

“Sertifikat ini ibarat SIM. Tanpa SIM, orang tetap bisa mengemudi tapi berisiko kena tilang. Begitu juga dengan pekerja konstruksi, tanpa sertifikasi bisa saja bekerja, tapi risikonya besar—bahkan bisa diberhentikan,” jelasnya.

Menurutnya, kompetensi menjadi kebutuhan mendesak karena seluruh negara kini tengah menghadapi pasar bebas. Pekerja harus mampu bersaing, baik dengan tenaga lokal maupun asing.

“Untuk itu diperlukan uji kompetensi agar kualitas, profesionalisme, dan perlindungan hukum semakin kuat,” tambahnya.

Staf ahli anggota Komisi V DPR RI H Muhammad Lokot Nasution ST, T Andri Muslim, menyebut sertifikasi merupakan standar profesionalisme yang tak bisa dihindari. “Pembangunan tidak hanya soal anggaran dan gedung besar, tetapi memastikan tenaga yang mengerjakannya profesional. Ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Sumatera Utara Bidang Ekonomi, Pembangunan Aset dan SDA, Dra Manna Wasalwa Lubis MAP, menegaskan bahwa pembekalan dan uji sertifikasi adalah langkah penting memperkuat SDM di Sumut.

“Harapannya, pembangunan di Sumatera Utara dikerjakan oleh tenaga konstruksi profesional sesuai amanat UU No. 2 Tahun 2027,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen berbagai pihak dalam mencetak tenaga konstruksi yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu menghadapi tantangan pasar global.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengabdian Kemanusiaan
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat
Dalam Gelaran Pertandingan Badminton HUT KORPRI ke-55 
Ketua MUI Deli Serdang. Pesantren Benteng Moral Bangsa, Deli Serdang Mengaji Harus Sukses
Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Kualitas Udara Membaik Sekolah Kembali Tatap Muka
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh: Hujan Lebat dan Angin Kencang Meluas hingga Pukul 20:05 WIB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30

Pajak MBLB Proyek P3-TGAI Nihil, Pemkab Aceh Tenggara Gigit Jari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:26

Polsek Samalanga Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Bireuen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:24

Perkuat Resiliensi Warga, BRIN dan Bappeda Bireuen Gagas Perlindungan Sosial Adaptif Pascabencana

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:57

Camat Muliyadi Resmi Tutup MTQ ke-38 Jangka, Ajak Keuchik Hidupkan Balai Pengajian Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:18

Anggaran Ada Tapi Gaji Ditahan? Misteri 6 Bulan Hak Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara yang Menguap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14

Sarat Nilai Sosial, UNIKI Bireuen Peringati Maulid Nabi 1448 H dan Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:03

NSS Grong Grong: Pameran Pro Vaganza di Sigli, Banjir Hadiah untuk Pembeli Honda

Berita Terbaru