Sanggahan Balik: Jangan Berlindung di Balik Regulasi untuk Menutupi Kecurigaan Publik

- Editor

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNEINDONESIA | ACEH TENGGARA — Pernyataan Pengulu Kuning I yang sibuk mengutip aturan, pasal, hingga ancaman pencemaran nama baik justru memunculkan pertanyaan baru di tengah masyarakat: jika memang semua bersih, mengapa kritik publik langsung dianggap fitnah?

Masyarakat tidak bodoh. Publik tahu membedakan antara pengawasan dan pencemaran nama baik. Jangan setiap muncul pertanyaan soal penggunaan uang rakyat lalu buru-buru memainkan narasi “serangan politik”, “fitnah”, atau “buzzer”. Itu pola lama yang terus dipakai oknum pejabat ketika mulai terdesak oleh sorotan publik.

Mengutip Permendes, PMK, dan sederet regulasi panjang bukan otomatis membuktikan pengelolaan dana desa sudah benar. Aturan itu memang ada, tetapi yang dipersoalkan masyarakat adalah pelaksanaannya di lapangan. Jangan berlindung di balik tumpukan pasal sambil berharap publik diam dan takut bertanya.

Kalau benar dana Rp185 juta dikelola transparan, tunjukkan secara terbuka rincian penerima manfaat, kegiatan fisik, bukti realisasi, hingga hasil program ketahanan pangan tersebut. Jangan hanya pandai bicara “siap diaudit” di depan media, tetapi masyarakat desa sendiri kesulitan mendapatkan informasi yang jelas.

Klaim transparansi juga terasa janggal jika kritik langsung disambut ancaman pasal pencemaran nama baik. Ini yang membuat masyarakat curiga. Pejabat publik seharusnya menjawab dengan data dan fakta, bukan sibuk mengintimidasi kritik menggunakan ancaman hukum.

Baca Juga:  Ungkap Kasus Curanmor, Polres Bireuen Tangkap 4 Pelaku

Perlu dipahami, Dana Desa adalah uang rakyat, bukan uang pribadi pemerintah desa. Maka masyarakat punya hak penuh mempertanyakan penggunaannya. Tidak ada aturan di republik ini yang melarang warga curiga terhadap pengelolaan anggaran publik, apalagi jika muncul dugaan ketidaksesuaian di lapangan.

Jangan membalikkan keadaan seolah pemerintah desa menjadi korban, sementara pertanyaan masyarakat belum dijawab secara rinci. Sikap defensif berlebihan justru memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang sedang ditutupi.

Jika memang yakin bersih, buka seluruh dokumen penggunaan anggaran ke publik secara transparan. Gelar forum terbuka di hadapan masyarakat, libatkan pendamping desa, Inspektorat, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum bila perlu. Itu jauh lebih terhormat daripada sibuk membangun opini bahwa semua kritik adalah fitnah.

Masyarakat Aceh Tenggara hari ini semakin kritis. Mereka tidak lagi mudah dibungkam dengan bahasa hukum atau gertakan pasal. Publik hanya ingin satu hal: kejelasan dan keterbukaan terhadap uang negara yang digunakan atas nama rakyat.

Karena dalam demokrasi, pejabat publik bukan untuk disucikan, melainkan untuk diawasi.

Berita Terkait

Sambut Idul Adha, HRD Bagi-Bagi Sembako untuk Masyarakat Aceh 
Bupati Bireuen Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H 
Warga Dusun Cureh BTN Kupula Indah Sembelih 20 Ekor Hewan Qurban
​Soroti Kepedulian Sosial, Satrol Kodaeral VIII Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H
​Pelindo Group Bitung Salurkan 6 Ekor Hewan Kurban untuk Warga Sekitar Pelabuhan
​Polres Bitung Sembelih Hewan Qurban, Momentum Berbagi di Hari Raya 1447 H
Ironi Aktivisme Kemanusiaan di Gaza: Menguji Logika dan Efektivitas Gerakan Jurnalis-Relawan Indonesia
​Semangat Idul Adha 1447 H: Wali Kota Bitung Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Gotong Royong
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:37

Sanggahan Balik: Jangan Berlindung di Balik Regulasi untuk Menutupi Kecurigaan Publik

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:17

Sambut Idul Adha, HRD Bagi-Bagi Sembako untuk Masyarakat Aceh 

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:46

Bupati Bireuen Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H 

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:25

​Soroti Kepedulian Sosial, Satrol Kodaeral VIII Gelar Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:50

​Pelindo Group Bitung Salurkan 6 Ekor Hewan Kurban untuk Warga Sekitar Pelabuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:30

​Polres Bitung Sembelih Hewan Qurban, Momentum Berbagi di Hari Raya 1447 H

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:39

Ironi Aktivisme Kemanusiaan di Gaza: Menguji Logika dan Efektivitas Gerakan Jurnalis-Relawan Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 - 03:13

​Semangat Idul Adha 1447 H: Wali Kota Bitung Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Gotong Royong

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Asri Ludin Resmikan RPH Saat Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:36