Reje Gegarang Jelaskan Pemotongan Rp1 Juta Bantuan Kemensos untuk Korban Bencana

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemotongan bantuan kementrian sosial oleh kepala desa
Ilustrasi pemotongan bantuan kementrian sosial oleh kepala desa

Takengon — Reje (Kepala Desa) Kampung Gegarang, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Muhksin, memberikan penjelasan terkait adanya pemotongan bantuan sebesar Rp1 juta dari dana bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) yang diperuntukkan bagi korban bencana hidrometeorologi.

Muhksin mengatakan pemotongan tersebut bukan merupakan kebijakan sepihak pemerintah kampung, melainkan bentuk iuran empati dari masyarakat penerima bantuan kepada warga lain yang tidak mendapatkan bantuan.

“Benar ada pemotongan sebesar Rp1 juta, tetapi itu tidak kami paksakan. Itu berasal dari warga yang rumahnya mengalami rusak ringan, bukan yang rusak berat maupun sedang, dan hanya bagi yang bersedia,” kata Muhksin di Takengon, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, dana yang terkumpul dari iuran sukarela tersebut mencapai Rp10 juta dan telah disalurkan kepada warga yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari Kemensos.

Baca Juga:  Title: BKM Al-Azhar Kutacane Lama open donasi

Ia menjelaskan, sebagian dana digunakan untuk membantu satu warga yang rumahnya dinyatakan mengalami kerusakan berat namun tidak memperoleh bantuan dari pemerintah pusat.

“Ada satu warga yang rumahnya rusak berat tetapi tidak mendapat bantuan Kemensos. Dari dana yang terkumpul itu kami berikan Rp8 juta agar nilainya mendekati bantuan yang diterima korban dengan kategori kerusakan berat,” ujarnya.

Sementara itu, sisa dana sebesar Rp2 juta disebut telah diserahkan kepada pemerintah kampung setelah masyarakat menyatakan keikhlasan mereka.

Muhksin menegaskan bahwa seluruh proses pengumpulan dana dilakukan atas dasar kesepakatan dan kerelaan masyarakat penerima bantuan.

“Kami hanya memfasilitasi, masyarakat yang sepakat untuk berbagi dengan warga lain yang tidak menerima bantuan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Oknum Reje di Aceh Tengah Diduga Potong Bantuan Kemensos Satu Juta Rupiah dari Penerima
Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit
Ketua PJS Aceh Tengah Kecewa Sikap Pemkab Bener Meriah Soal Tudingan Rp15 Juta terhadap Wartawan
Alat Negara di duga dirampok! nama mantan Kabid Ketahanan Pangan Sumut ikut terseret
Lembu Liar Kuasai Kebun Negara, Warga Pagar Merbau Resah
BGN Hentikan Sementara Operasional 28 SPPG di Aceh, Termasuk di Bener Meriah
Penghormatan Terakhir untuk Paian Tumanggor
Sppg Aceh Libatkan UMKM Lokal, Program MBG Dorong Kebangkitan Ekonomi Masyarakat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39

Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp68, 48 Milyar untuk 609 Gampong di Bireuen

Senin, 9 Maret 2026 - 15:14

BKM Al-Azhar dan Perangkat Desa Kutacane Lama menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 12:43

Kajari Bitung Hadiri Penutupan Pemeriksaan BPK RI di Kejati Sulut

Senin, 9 Maret 2026 - 12:02

​Pemkot Manado dan PN Manado Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

Senin, 9 Maret 2026 - 11:29

Bitung Siaga Tawuran! Kapolres Ringkus 20 Pelaku demi Keamanan Wilayah

Senin, 9 Maret 2026 - 09:27

Alumni Jayabaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 08:14

Jasa Raharja DKI Jakarta Perkuat Sinergi Keselamatan Road Safety di Titik Rawan Jakarta Pusat

Senin, 9 Maret 2026 - 03:35

Manfaatkan Celah Pergantian Sif Polisi, Belasan Remaja di Bitung Gelar Tawuran Berdarah di Pertigaan Epang

Berita Terbaru