Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp68, 48 Milyar untuk 609 Gampong di Bireuen

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen|Tribuneindonesia.com

Kabupaten Bireuen mulai menyalurkan Dana Desa Tahap I Tahun Anggaran 2026 pada Senin (9/3/2026). Total anggaran sebesar Rp68.480.123.200 resmi ditransfer langsung ke kas 609 desa yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bireuen.

Pencairan dana tahap awal ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pembangunan desa sekaligus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat di tingkat gampong, terutama menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri.

Bupati Bireuen dalam keterangannya menegaskan bahwa pemerintah desa perlu merespons cepat penyaluran dana tersebut, khususnya untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang menjadi salah satu program prioritas.

Menurutnya, percepatan penyaluran BLT sangat penting karena waktunya berdekatan dengan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.“Diharapka Pemerintah Gampong dapat memanfaatkan Dana Desa ini secara tepat sasaran dan transparan. Terlebih menjelang Idul Fitri, penyaluran BLT Desa kepada keluarga penerima manfaat agar dapat segera direalisasikan sehingga dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat,” ujar Bupati.

Selain untuk BLT, Dana Desa Tahap I juga diarahkan untuk program pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, serta pembangunan infrastruktur prioritas yang telah disepakati melalui musyawarah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Baca Juga:  Muspika Batang Kuis Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di Rumah Sehat Desa Baru 

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen, Musni Syahputra, menyampaikan bahwa seluruh proses penyaluran dana telah dilakukan secara sistematis sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia menegaskan, meskipun dana telah ditransfer ke kas desa, pemerintah kabupaten tetap mengingatkan seluruh aparatur desa agar mengelola anggaran secara transparan, akuntabel, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

“Dana Desa merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus benar-benar dilakukan secara tertib administrasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Musni.

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga menekankan pentingnya pengawasan dan partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan desa. Dengan pengelolaan yang baik, dana tersebut diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta percepatan pembangunan di tingkat desa.

 

Berita Terkait

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri
Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran
Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025
Eks Kombatan GAM Pidie Tegaskan Perdamaian Harus Dijaga, Masyarakat Diminta Waspadai Provokasi
HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat
HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat
21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh
Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:02

Program Banyak, Guru Tertunda — Keadilan Harus Sampai ke Ujung Negeri

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:57

Komisi V DPRA Serahkan Bantuan, Dorong Solusi Hunian bagi Korban Kebakaran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:41

Polres Aceh Tenggara Diminta Panggil dan Periksa Kades Kampung Baru, Terkait Dugaan Korupsi DD Tahun 2025

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:55

HRD Dukung Terobosan Presiden Prabowo Hadirkan Infrastruktur Dasar bagi Masyarakat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:02

HUT ke-81 RI, TKN Kompas Nusantara dan KAMADA LMP Sumut Gelar Hiburan Rakyat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:56

21 Tahun MoU Helsinki, Ketua PC IPNU Bireuen Kritik Pemerintah Pusat: Jangan Abaikan Kesepakatan Damai Aceh

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:16

Peringati 21 Tahun MoU Helsinki, Kecamatan Jangka Gelar Zikir dan Doa Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:13

Arief Martha Rahadyan dan Harapan Generasi Muda: Dukungan Ujang Supriatin untuk Indonesia yang Lebih Produktif

Berita Terbaru