Putra Bireuen Zikri Daulay, Artis Pemeran Utama Sinetron Cinta di Ujung Sajadah

- Editor

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Tribuneindonesia.com

Cinta di Ujung Sajadah adalah serial televisi Indonesia produksi SinemArt dan Ess Jay Studios yang ditayangkan perdana 26 Februari 2025 pukul 20.05 WIB di SCTV.

Sinetron tersebut berdasarkan novel berjudul sama karya Asma Nadia. Serial ini disutradarai oleh Anurag Vaishnav dan dibintangi oleh Zikri Daulay, putra Bireuen, Aceh, anak dari Drs. M. Hasan mantan Camat Peudada Bireuen.

Selain itu, serial tersebut juga diperankan oleh Cut Syifa dan Achmad Megantara.

“Alhamdulillah Zikri terus meniti karirnya di dunia hiburan, kini ia kembali tampil sebagai pemeran utama dalam serial drama Cinta di Ujung Sajadah yang tayang perdana malam ini,” ujar M. Hasan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (26/2/2025) malam.

Zikri yang lahir di Bireuen,
3 Mei 1995 ini sudah memulai karirnya sebagai pemeran sejak tahun 2017.

Baca Juga:  HRD dan Tim PKB Akan Fasilitasi Keluarga PMI Korban Penembakan Terbang ke Malaysia

Zikri merupakan anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Drs. M. Hasan mantan Camat Peudada dan ibunya Nazariah pensiunan guru di Bireuen.

Zikri memiliki satu kakak kandung perempuan bernama Hamimi Daulay, serta dua adik kandung laki-laki bernama Syakir Daulay, yang juga terjun ke dunia hiburan seperti dirinya sebagai seorang pemeran, dan Fauzan Daulay.

Zikri memulai debutnya di dunia akting dengan memainkan dua peran, yakni sebagai Nathan dan Daniel dalam serial Dear Nathan the Series pada tahun 2017.

Pada tahun 2018, ia mendapat peran sebagai Abian dalam film perdananya yang berjudul Lima Penjuru Masjid.

“Semoga karir putra kami ini terus berjalan dengan baik,” ujar Pak Hasan. (Ferizal Hasan)

Berita Terkait

Gelar Doktor Tri Firdaus Akbarsyah.S.H., M.K : Kontribusi untuk Bangsa dan Negara
Perkuat Kesadaran Hukum Generasi Muda, Kejari Bitung Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SMK N 1
Semua Sekolah Harus Punya Produk Unggulan Sesuai Dengan Potensi Lingkungan Sekolahnya
Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat
Pemohon Berharap Kadiskes Aceh Tenggara Hadiri Sidang Sengketa Agar Memahami UU Nomor 14 Tahun 2008.
​Sinergi Polri dan Pers: Irjen Johnny Isir Tekankan Kebebasan yang Bertanggung Jawab
Yasinan dan Khanduri Warnai Peringatan Malam Nisfu Sya’ban di Gampong Abeuk Jaloh
Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:30

Seruan Aksi Menguat, Mahasiswa Kepung DLH Deli Serdang, Gaungkan #ReformasiPolri

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:14

Menjaga Marwah Profesi: Jurnalis Harus Tepat Memahami Istilah dan Fungsi Kerja

Kamis, 29 Januari 2026 - 04:41

Memahami Intrakurikuler, Kokurikuler, dan Ekstrakurikuler: Pilar Penting Pendidikan di Sekolah

Rabu, 28 Januari 2026 - 07:49

Polri di bawah Presiden menguatkan hati, pikiran, dan kerja

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:22

Pengaruh Inflasi dan Biaya Logistik Pada Kenaikan Tarif TOL

Senin, 19 Januari 2026 - 00:00

Hati-Hati pada Senyum yang Terlalu Manis

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:20

Pengawasan yang Disalahpahami: Antara Gudang BNPB dan Marwah Wakil Rakyat di Bireuen

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:45

SOMASI: Gerakan yang Terlupakan dalam Riwayat Politik Lokal

Berita Terbaru

Oplus_131072

Pemerintahan dan Berita Daerah

Dana Fantastis Diduga Mengalir ke Rekening Pribadi, PPK RSUD Djoelham Binjai Disorot

Rabu, 4 Feb 2026 - 09:58

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x