Pungutan Liar Biaya Ambulans di Puskesmas Pante Bidari Oknum Supir Seakan Kebal Hukum Mengakui Kesalahan Pakek Sikap Arongan

- Editor

Sabtu, 4 April 2026 - 04:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | TribuneIndonesia.com

Oknum supir ambulans di Puskesmas Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur itu benar-benar tidak profesional dan tidak tahu malu, (Sabtu 4 April 2026)

Diduga Sebuah kasus pungutan liar (pungli) terjadi di Puskesmas Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, yang terjadi pada hari lebaran pertama, Sabtu, 21 Januari 2026. Keluarga pasien kelas 3 yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Nasional Banda Aceh-Medan diminta membayar 300 ribu rupiah untuk layanan ambulans yang seharusnya gratis.

Selain itu, pihak Puskesmas juga meminta biaya pengobatan tambahan sebesar 150 ribu rupiah. Total, keluarga pasien harus membayar 450 ribu rupiah untuk layanan kesehatan yang seharusnya gratis.

Oknum supir ambulans Puskesmas Kecamatan Pantai Bidari merujuk pasien ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan alasan bahwa biaya ambulans tidak bisa diklaim oleh BPJS dan Jasa Raharja. Kepala Puskesmas Pantai Bidari, Hamdani Skep, mengatakan bahwa biaya ambulans tidak ditanggung oleh pemerintah dan BPJS.

Baca Juga:  Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat

Saat dikonfirmasi, oknum supir ambulans rujukan di Puskesmas Kecamatan Pante Bidari mengatakan dengan nada kasar dan arongan, “Naik aja beritanya”.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa oknum supir ambulans tersebut tidak ada niat untuk bertanggung jawab atas kesalahannya dan seakan-akan kebal hukum.

Masyarakat diminta untuk melaporkan kasus ini ke Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Berita Terkait

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
PENCURIAN TOWER XL DI TUALANG BARO TERULANG! WARGA RESAH, DIDUGA KOMPlotan PENCURI BERKELIARAN DI TENGAH MALAM
Cak Imin Sentil Kader PKB: Jangan Terlena Kekuasaan, Kuasai Media Sosial dan Hadir untuk Rakyat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 03:21

Respons Cepat Kecelakaan di Bekasi, Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Terjamin Santunan

Rabu, 4 November 2026 - 02:35

Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot

Rabu, 4 November 2026 - 00:31

Berpolitik Serius, Ikutan atau Sekadar Latah?

Selasa, 3 November 2026 - 23:38

Kajari Simeulue Terima Tahap II, 5 Tersangka Korupsi Jalan Simpang Air Dingin-Labuhan Bajau Rp7,6 Miliar Resmi Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 19:10

Dinas Sosial Langsa Turun Langsung, Berikan Perhatian dan Bantuan kepada Ibu Nur Asiah

Berita Terbaru