PERMAK Desak Kejati Sumut Tangkap Eks Pj Bupati Langkat

- Editor

Senin, 29 September 2025 - 15:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN | TribuneIndonesia.com-Puluhan massa dari Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (PERMAK) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Senin (29/09/2025). Mereka menuntut agar mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimi (FH), segera ditetapkan sebagai tersangka dan ditangkap.

Ketua Umum PERMAK, Asril Hasibuan, yang memimpin aksi menegaskan bahwa FH diduga menerima fee lebih dari Rp10 miliar dari dua proyek besar di Dinas Pendidikan Langkat tahun 2024, yakni Proyek Smartboard senilai Rp50 miliar dan Proyek Moubiler senilai Rp50 miliar.

“Kasus ini sangat jelas. Kami menilai Kejaksaan Negeri Langkat lamban sekali mengusutnya. Pekan lalu kami sudah minta agar kasus ini diambil alih Kejati Sumut. Jangan biarkan pelaku korupsi berkeliaran, segera tetapkan tersangka dan tangkap Faisal Hasrimi,” tegas Asril.

Menurut PERMAK, praktik serupa juga terjadi di Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi ketika Penjabat Wali Kotanya dijabat oleh adik FH berinisial MH. Dugaan korupsi juga menyeret Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai, tempat FH saat itu menjabat Sekda, serta Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:  Judi Online Sulit Diberantas, Komdigi: “Karena Ada Demand di Masyarakat”

Dua perusahaan yang menggarap proyek Smartboard dan Moubiler di Langkat adalah PT Global Harapan Nawasena (beralamat di Kudus) dan PT Gunung Emas Ekaputra (beralamat di Jakarta Barat).

Aksi massa diterima perwakilan Bidang Intelijen Kejati Sumut, Heriansyah, yang menegaskan bahwa perkara tersebut memang tengah ditangani Kejari Langkat dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Jika dua alat bukti sudah terpenuhi, pasti segera ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan. Apabila progres penyelidikan dinilai lambat, Kejati Sumut siap mengambil alih,” jelas Heriansyah di hadapan pengunjuk rasa.

Tidak puas hanya di Kejati, massa PERMAK melanjutkan aksi ke Kantor Gubernur Sumatera Utara. Mereka mendesak Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution untuk segera mencopot FH dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.

“Seorang pejabat yang diduga terlibat korupsi tidak pantas dipertahankan. Gubernur harus berani bersikap tegas, jangan lindungi pejabat bermasalah,” teriak Asril di depan Kantor Gubernur.

Aksi massa kemudian diterima oleh staf perwakilan Gubernur, Iwan, yang berjanji menyampaikan langsung tuntutan tersebut kepada Bobby Nasution.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan
Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak
Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus
Pengukuhan DPW NCW Bali Jadi Momentum Baru Gerakan Anti-Korupsi di Daerah
Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar
Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga
Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik
MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 03:58

Kolaborasi BANK BRI Kantor Cabang Pondok Gede dengan PNM Wilayah Bekasi Selatan

Senin, 16 Februari 2026 - 03:54

Peredaran Rokok Ilegal Marak di Takengon, Negara Berpotensi Rugi Besar dari Kebocoran Pajak

Senin, 16 Februari 2026 - 03:12

Rampcheck di Terminal Pulo Gebang, Jasa Raharja Jaktim Cek Kelayakan Bus

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:52

Puskesmas Baru Terjepit Bangunan Liar

Minggu, 15 Februari 2026 - 02:44

Bau Busuk Gudang Kemiri Teror Warga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:49

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan Lebih dari 100 Ribu Pemudik

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:47

MTsN 5 Bireuen Gelar Program “MTsN 5 Bireuen Berbagi”, Salurkan Paket Sembako untuk Siswa Kurang Mampu Jelang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:22

Pemilihan Datok Penghulu di Manyak Payed Digelar 14–15 Februari 2026, Warga Diimbau Fokus pada Kapasitas Calon

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x