​Pererat Silaturahmi Lintas Umat, Walikota Bitung Hadiri Tradisi Ketupatan di Markas BSM

- Editor

Senin, 6 April 2026 - 10:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comSuasana hangat menyelimuti Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, saat keluarga besar Barisan Solidaritas Muslim (BSM) menggelar tradisi Ketupatan, Senin (06/04/26).

Acara yang dikemas dalam bingkai Halal bi Halal ini menjadi magnet bagi warga dan pejabat daerah untuk berkumpul dalam satu meja persaudaraan.

​Hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat, Walikota Bitung Hengky Honandar, S.E., memberikan warna tersendiri pada perhelatan tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di Bitung ini disambut antusias oleh pengurus BSM dan warga sekitar yang sudah memadati lokasi Markas Komando (Mako) organisasi tersebut.

​Momen ini jauh dari kesan formalitas birokrasi yang kaku. Walikota terpantau melebur bersama warga, berjabat tangan tanpa jarak protokoler, serta menikmati perbincangan santai yang mengalir natural.

Pemandangan ini menciptakan atmosfer perjumpaan yang cair antara pemimpin dan rakyatnya.

Dalam sambutannya, Hengky Honandar menyatakan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam atas inisiatif BSM.

Baginya, undangan tersebut adalah sebuah kehormatan karena ia dapat memosisikan diri bukan sekadar sebagai pemangku jabatan, melainkan sebagai bagian utuh dari keluarga besar masyarakat Bitung.

​”Kegiatan seperti ini adalah ruang krusial untuk mempererat silaturahmi. Kita membangun kebersamaan lintas umat yang menjadi fondasi utama kekuatan Kota Bitung. Harmoni inilah yang harus kita rawat bersama demi masa depan kota,”

ujar Hengky dengan nada optimistis.

​Fenomena menarik terlihat saat persiapan acara, di mana warga non-Muslim di sekitar lokasi turut bahu-membahu menyukseskan kegiatan.

Mulai dari urusan dapur hingga penyambutan tamu, kolaborasi lintas keyakinan ini menjadi potret nyata dari semboyan toleransi yang bukan sekadar slogan di Kota Bitung.

Baca Juga:  Dua Tahun Mengabdi, Ade Rizky Noviani Br Bintang: DPRK Termuda Terus Berjuang untuk Rakyat

​Sekretaris Jenderal BSM Kota Bitung, Ustad Rio Efendy, menegaskan bahwa esensi utama dari agenda ini melampaui rutinitas tahunan.

Menurutnya, BSM ingin menyediakan wadah di mana setiap perbedaan identitas dapat dirangkul untuk membangun kekuatan kolektif di tengah kemajemukan sosial.

​”Ini adalah tentang bagaimana kita saling merangkul tanpa melihat sekat perbedaan. Kekuatan kita sebagai masyarakat yang heterogen justru terpancar saat kita mampu duduk bersama seperti ini,”

ungkap Ustad Rio saat memberikan keterangan kepada media.

​Interaksi yang terjalin selama acara berlangsung sangat humanis, diwarnai dengan tawa ringan dan obrolan mengenai dinamika sehari-hari.

Kehadiran jajaran pejabat pemerintah di meja makan yang sama dengan warga menjadi bukti bahwa komunikasi publik yang efektif dapat dimulai dari meja makan.

​Bagi BSM sendiri, ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua untuk agenda serupa.

Organisasi ini berkomitmen untuk menjadikan momentum tersebut sebagai agenda tetap yang berfungsi sebagai jembatan penghubung bagi seluruh elemen masyarakat di masa-masa mendatang.

​Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa, dihadiri pula oleh sejumlah pejabat penting seperti

​Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama dan doa, dihadiri pula oleh sejumlah pejabat penting seperti Plt Kaban Kesbangpol Agus Momijo, Plt Dirut Perumda Pasar Ramlan Mangkialo, Camat Maesa Fatmawati, S.STP serta para Lurah dan tokoh masyarakat setempat yang larut dalam kedamaian tradisi Ketupatan. (Kiti)

Berita Terkait

Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
PENGUKUHAN: PROF. DR. JOKO ISMUHADI Mendapatkan  GELAR PROFESOR KEHORMATAN DI MALAYSIA
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 15:30

Reses di Bintang Meriah, Dewi Fitriana Paparkan Pemberdayaan Masyarakat dan Evaluasi MBG

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru