Membawa Ilmu, Menebar Manfaat Mahasiswa UNUSU Dilepas untuk Mengabdi ke Desa

- Editor

Senin, 28 Juli 2025 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com
Kuliah Kerja Nyata (KKN) bukan sekadar program akademik, melainkan sebuah panggilan pengabdian. Di sinilah mahasiswa diuji bukan hanya dalam kemampuan berpikir, tetapi juga dalam menyelami kehidupan masyarakat, menghadirkan manfaat nyata lewat ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah.

Hal itu ditekankan Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, saat melepas 170 mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara (UNUSU) yang akan melaksanakan KKN di Kecamatan Bangun Purba. Kegiatan pelepasan berlangsung hangat dan penuh harapan di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Senin, 28 Juli 2025. Turut hadir Wakil Bupati Lomlom Suwondo, SS, sejumlah kepala dinas, civitas akademika UNUSU, serta tokoh-tokoh daerah.

Dalam pesannya, Bupati meminta agar para mahasiswa menjadikan KKN sebagai momen pembuktian. “Tunjukkan bahwa meskipun UNUSU baru berusia 11 tahun, kampus ini telah mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara mental dan memiliki wawasan luas,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan bahwa KKN bukan sekadar formalitas atau rutinitas kampus, melainkan sebuah pengalaman penting yang membentuk karakter. Mahasiswa diminta meninggalkan zona nyaman dan belajar dari pola hidup serta kebiasaan masyarakat desa yang menjadi tempat pengabdian mereka. “Di situlah letak pembelajaran sejati tentang kehidupan,” kata Bupati.

Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan dari pihak rektorat dan dekanat terhadap pelaksanaan KKN, agar para mahasiswa benar-benar tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan bermanfaat.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNUSU, Dr. Ibnu Affan, SH., M.Hum, menyampaikan bahwa mahasiswa yang mengikuti KKN berasal dari lima fakultas. Sebanyak 87 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Pendidikan, 21 dari Fakultas Ekonomi, 19 dari Fakultas Pertanian, 15 dari Fakultas Kesehatan, dan 21 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komputer.

Mereka akan mengabdi selama 40 hari di delapan desa yang ada di Kecamatan Bangun Purba, yakni Desa Sialang, Mabar, Bangun Purba, Ujung Rambe, Urung Ganjang, Sukaluwei, Tanjung Purba, dan Cimahe. Selama masa pengabdian ini, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara aktif dan membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Aceh Tenggara Terapkan WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

“Mudah-mudahan kehadiran mahasiswa di desa-desa ini bisa memberi manfaat dan energi positif, sesuai dengan semangat Kampus Merdeka. Kini kita tingkatkan menjadi Kampus Berdampak,” jelas Rektor.

Ia juga menambahkan bahwa KKN bukan hanya sarana transfer ilmu, tapi juga proses pembentukan karakter. Di tengah masyarakat, mahasiswa akan mengasah soft skills, membangun empati sosial, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dan adaptasi.

UNUSU sendiri memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Oleh karena itu, mahasiswa juga dibekali nilai-nilai Aswaja seperti tawasuth (moderasi), tasamuh (toleransi), tawazun (keseimbangan), dan i’tidal (keadilan), yang menjadi pondasi mereka dalam menjalani pengabdian di tengah masyarakat.

“Kami tidak hanya menyiapkan mahasiswa yang siap pakai dalam bidang keilmuannya, tetapi juga membentuk mereka menjadi insan yang bijak, berkarakter, dan mampu membangun masyarakat dari akar rumput,” tegas Rektor.

Pelepasan mahasiswa KKN UNUSU ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Yudy Hilmawan, SE., MM, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Drs. H. Misran Sihaloho, M.Si, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Drs. Adi Winarto, serta jajaran civitas akademika UNUSU lainnya.

Mereka semua menyampaikan harapan besar agar program KKN ini tak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi tonggak penting bagi mahasiswa dalam menapaki peran sebagai agen perubahan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat, menghadirkan solusi, harapan, dan semangat baru bagi desa desa tempat mereka mengabdi.

Ilham TribuneIndonesia.com

Berita Terkait

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji
FORPROVSU dan Janji Olahraga Rakyat
Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera
Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada
Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan
BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL
​Penuh Semangat, Kontingen SD Cendekia Girian Bawah Tempuh Rute Gerak Jalan Hingga Garis Finish
Langkah Cilik Semarakkan HUT RI, Bunda PAUD Lepas Lomba Gerak Jalan TK di Bitung
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:45

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:43

Jejak India di Balik Promosi Wisata Sumatera

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:58

Lau Simeme Mulai Digenangi, Warga Hilir Diminta Waspada

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:09

Coiling Perdana, Ujian Baru RSUD Amri Tambunan

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06

BUPATI SIMEULUE SAMPAIKAN PESAN KEPADA MAHASISWA BARU UTU KAMPUS PAHLAWAN NASIONAL

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:48

​Penuh Semangat, Kontingen SD Cendekia Girian Bawah Tempuh Rute Gerak Jalan Hingga Garis Finish

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:37

Langkah Cilik Semarakkan HUT RI, Bunda PAUD Lepas Lomba Gerak Jalan TK di Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:16

​Kawal Pembangunan Desa, Wali Kota Bitung Hengky Honandar Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa Sulut

Berita Terbaru

Internasional dan Nasional

Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Amankan Puluhan WNA Nakal

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:33

Pemerintahan dan Berita Daerah

Di Balik Cerita Zafira, Bakat Anak yang Mulai Diuji

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:45

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x