Kepala Desa Mesjid Herman Felani Salurkan 250 Paket Bantuan untuk Korban Banjir

- Editor

Minggu, 30 November 2025 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

 

Batang Kuis I TribuneIndonesia.com-Sebagai wujud kepedulian terhadap warganya yang terdampak musibah banjir, Kepala Desa Mesjid, Herman Felani, menyalurkan sebanyak 250 paket bantuan kepada masyarakat Desa Mesjid, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (30/11/2025).

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga yang rumahnya terdampak genangan banjir akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh pemerintah desa guna memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Desa Mesjid, Herman Felani, SH, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk empati sekaligus tanggung jawab pemerintah desa terhadap warganya yang sedang mengalami kesulitan.

“Bantuan ini memang tidak dapat sepenuhnya menggantikan kerugian yang dialami warga. Namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban dan membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Langkah cepat pemerintah desa tersebut mendapat respons positif dari warga. Mereka mengapresiasi kehadiran langsung Kepala Desa Mesjid yang dinilai sigap, peduli, dan responsif terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat.

Selain menyalurkan bantuan, Pemerintah Desa Mesjid juga terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terdampak banjir, khususnya di kawasan permukiman Griya Harapan Indah. Saat ini, kondisi banjir di wilayah tersebut mulai menunjukkan tanda-tanda surut, meskipun pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan dampak secara menyeluruh.

Herman Felani menjelaskan bahwa hingga saat ini dampak banjir paling parah terpantau terjadi pada satu titik. di kawasan perumahan Griya Harapan Indah.

Baca Juga:  PDI Perjuangan: Banteng yang Tak Pernah Jinak dan Pertaruhan Demokrasi 2029

“Untuk sementara, di Griya Harapan Indah yang terdampak paling parah hanya satu busur. Namun kami tetap melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kondisi seluruh lingkungan aman,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Sebagai bagian dari langkah awal penanganan pascabanjir, pemerintah desa juga telah membuka posko kesehatan guna memantau kondisi kesehatan warga. Posko tersebut beroperasi di kantor desa serta melakukan pelayanan langsung ke lokasi permukiman warga.

“Kami membuka posko kesehatan di Desa Mesjid untuk melayani pemeriksaan kesehatan warga terdampak, baik di kantor desa maupun langsung ke lapangan,” ungkap Herman Felani.

Meski belum mendirikan dapur umum, pemerintah desa memastikan pelayanan dan bantuan tetap tersedia bagi warga yang memiliki kebutuhan mendesak.

“Jika ada warga yang membutuhkan bantuan atau pelayanan terkait dampak banjir, silakan datang ke kantor desa. Kami membuka posko layanan dan kesehatan untuk membantu masyarakat,” tambahnya.

Penanganan banjir ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pemerintah Desa Mesjid, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tenaga kesehatan desa.

Terkait kondisi terkini, Kepala Desa Mesjid menyebutkan bahwa debit air terus mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Debit air sudah mulai turun. Harapan kami yang paling utama, semoga air segera surut sepenuhnya agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Kami juga berharap seluruh warga tetap sehat dan kondisi segera pulih,” pungkasnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara
Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan
Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang
BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:41

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Senin, 23 Februari 2026 - 08:00

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:01

Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:41

Jalan Galang Berubah Kuburan hidup

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:19

Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:47

Warga Terutung Payung Hilir Geruduk Kejari Aceh Tenggara, Soroti Dugaan Kejanggalan Dana Desa dan Minta Audit Ulang

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:41

BPBD Aceh Tamiang Bekali 180 Enumerator, Percepat Validasi Data Kerusakan Rumah Pasca-Bencana

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:53

Rangkap Jabatan Pejabat Publik Picu Krisis Kepercayaan dan Etika Negara

Berita Terbaru

Sosial

​Kapal Jaring Terbakar di Perairan Lembeh

Senin, 23 Feb 2026 - 07:49