Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung kembali memperkuat komitmen preventif terhadap pelanggaran hukum di kalangan remaja, Kamis (29/01/26).
Melalui program unggulan “Jaksa Masuk Sekolah” (JMS), korps Adhyaksa menyambangi SMA Negeri 3 Kota Bitun.
Langkah ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini agar para siswa tidak terjerumus ke dalam lingkaran tindak pidana yang dapat merugikan masa depan mereka.
Perwakilan Kejari Bitung, Julio Yosua Wangkil, S.H., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme pihak sekolah dan para siswa.
Menurutnya, edukasi hukum di lingkungan pendidikan merupakan instrumen krusial dalam membentuk karakter generasi muda yang taat aturan.
Partisipasi aktif peserta selama kegiatan mencerminkan adanya keingintahuan yang besar terhadap batasan-batasan hukum yang berlaku di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Julio menekankan bahwa pemahaman hukum bukan sekadar materi tambahan, melainkan bekal perlindungan diri.
“Semoga kegiatan ini memberi dampak positif dan menjadi bekal agar adik-adik dapat menghindari persoalan hukum di masa depan yang bisa berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga,”
Ujarnya di hadapan ratusan siswa yang hadir dengan penuh perhatian.
Suasana sosialisasi berlangsung hidup saat Calon Jaksa Sukmajati Fajar, S.H., memaparkan materi secara interaktif.
Alih-alih menggunakan gaya penyampaian kaku, Sukmajati melibatkan siswa dalam diskusi dua arah mengenai kasus-kasus hukum yang kerap bersentuhan dengan dunia remaja.
Metode ini terbukti efektif membuat poin-poin hukum yang kompleks menjadi lebih mudah dicerna dan dipahami oleh para pelajar.
Kegiatan JMS ini juga turut dikawal oleh sejumlah pejabat dan jajaran dari Kejaksaan Negeri Bitung, termasuk Jessica Brigitta Bullu, S.H., M.H.
Kehadiran tim lengkap ini menegaskan keseriusan institusi kejaksaan dalam melakukan pendampingan edukatif di wilayah Kota Bitung.
Program ini diharapkan mampu meminimalisir angka kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan sadar hukum. (Kiti)













