Bitung | TribuneIndonesia.com –
Kobaran api melahap satu unit kapal penangkap ikan jenis jaring di perairan depan Batu Lubang, Pulau Lembeh, Bitung, pada Senin subuh sekitar pukul 03.30 WITA.
Insiden ini mendadak viral setelah rekaman amatir yang memperlihatkan kepulan asap hitam membubung tinggi diunggah oleh akun media sosial milik Nona Telly.
Dalam hitungan jam, unggahan tersebut memicu kekhawatiran netizen terkait keselamatan kru yang berada di atas kapal.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa armada yang terbakar adalah KM Lautan Berlian, kapal milik pengusaha perikanan yang dikenal dengan sapaan Bos Mendi.
Saat api mulai menjalar dan menguasai badan kapal, situasi dilaporkan sempat mencekam.
Kapal yang tengah berlabuh di titik koordinat tersebut tak pelak menjadi tontonan warga dari kejauhan sebelum tim pemadam dan otoritas pelabuhan bergerak melakukan penanganan.
Beruntung, musibah ini dilaporkan tidak memakan korban jiwa. Berdasarkan keterangan tertulis dari pengunggah video di kolom komentar.
Terdapat tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) yang tengah bertugas menjaga KM Lautan Berlian saat kebakaran terjadi.
Ketiganya berhasil menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut sesaat setelah menyadari api tidak lagi dapat dikendalikan, sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal-kapal di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api pada kapal jaring tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
Meski kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang signifikan, fokus utama evakuasi telah rampung seiring dengan dipastikannya keselamatan seluruh kru.
Otoritas terkait mengimbau para pemilik kapal untuk tetap waspada terhadap potensi arus pendek maupun faktor pemicu kebakaran lainnya di tengah cuaca yang tak menentu. (Kiti)


















