Kantin Kantor Camat Batang Kuis Disorot, Wartawan Mengaku Dibentak, GRPK Desak Pengelola Diganti

- Editor

Kamis, 10 September 2026 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TribuneIndonesia.com–Kantin yang berada di lingkungan Kantor Kecamatan Batang Kuis menjadi sorotan. Seorang wartawan mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat memesan makanan pada Rabu (9/9/2026).

Persoalan ini mencuat setelah tiga wartawan berada di kantin tersebut dan sempat ditemui Camat Batang Kuis Beni Hariyanto Tambunan. Saat itu, camat disebut sedang terburu-buru hendak berangkat ke Hamparan Perak.

Kepada para wartawan, camat meminta mereka tetap makan meski dirinya tidak dapat menemani.

“Makan aja abang-abang, nanti saya yang bayar. Saya tidak bisa menemani abang-abang,” ujar camat sebagaimana ditirukan wartawan yang berada di lokasi.

Camat kemudian disebut menyampaikan kepada pemilik kantin, Yani, agar makanan yang dipesan para wartawan dibayarnya.

Setelah camat meninggalkan lokasi, salah seorang wartawan, Hoko, memesan mi goreng menggunakan telur.

“Kak, pesan mi goreng pakai telur,” kata Hoko.

Pesanan berikutnya disampaikan Putra.

“Kak, aku juga pesan ya,” ujarnya.

Keterangan wartawan di lokasi menyebutkan, suasana berubah ketika Muller Doloksaribu kemudian menyampaikan pesanan mi goreng.

Pemilik kantin yang disebut bernama Yani diduga menunjukkan sikap marah. Ia disebut memukul wajan yang sedang digunakan untuk memasak sembari melontarkan perkataan dengan nada tinggi.

“Bukannya dari tadi abang pesan,” ujar Yani sebagaimana disampaikan wartawan yang berada di lokasi.

Peristiwa tersebut membuat suasana kantin yang semula berlangsung santai berubah tegang. Para wartawan mempertanyakan cara pelayanan tersebut, terutama karena kantin berada di lingkungan Kantor Kecamatan Batang Kuis.

Persoalannya kemudian berkembang menjadi pertanyaan yang lebih besar: seperti apa standar pelayanan sebuah kantin yang beroperasi di lingkungan kantor pemerintahan.

Baca Juga:  Perkuat Konsolidasi Pers Siber, DPP PJS Gelar Seminar Nasional di Palu - Sulteng

Kantin memang bukan unit pelayanan publik pemerintah. Namun keberadaannya di lingkungan kantor kecamatan membuat perilaku pengelolanya ikut menjadi perhatian, terutama ketika masyarakat, aparatur maupun wartawan berada di lokasi.

Jika benar terjadi bentakan dan tindakan memukul wajan ketika pelanggan menyampaikan pesanan, persoalannya tidak lagi berhenti pada urusan makanan. Etika pelayanan dan kenyamanan orang yang datang ke lingkungan kantor pemerintahan patut dipertanyakan.

GRPK Desak Camat Bertindak

Gerakan Rakyat Pejuang Keadilan (GRPK) meminta Camat Batang Kuis mengevaluasi pengelolaan kantin tersebut.

GRPK menilai keberadaan kantin di lingkungan kantor kecamatan harus disertai standar perilaku yang dapat menjaga kenyamanan pengunjung.

“Kalau benar pelanggan dibentak dan wajan dipukul ketika orang sedang memesan makanan, ini harus menjadi perhatian Camat Batang Kuis. Lingkungan kantor pemerintah semestinya memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, termasuk wartawan yang datang,” tegas GRPK.

GRPK juga meminta pihak Kecamatan Batang Kuis tidak menganggap persoalan tersebut sebagai perkara kecil.

Organisasi itu mendesak dilakukan evaluasi terhadap pemilik maupun pengelola kantin. apabila hasil evaluasi membuktikan adanya pelayanan yang tidak pantas dan tindakan serupa berulang, GRPK meminta pengelola kantin diganti.

Desakan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi Camat Batang Kuis. apakah persoalan pelayanan di lingkungan kantornya akan diselesaikan melalui evaluasi terbuka, atau justru dibiarkan menjadi keluhan yang berulang.

Bagi GRPK, lingkungan kantor pemerintah semestinya tidak menjadi tempat tumbuhnya sikap arogan terhadap masyarakat. Pelayanan yang baik tidak berhenti di meja birokrasi, tetapi juga tercermin dari bagaimana setiap orang diperlakukan ketika berada di lingkungan pemerintahan.(Ilham Gondrong)

 

Berita Terkait

Dorong Pemerataan PAUD, Asisten I Setda Bitung Beberkan Strategi dan Indikator Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
ALHAMDULILLAH, IKHTIAR KESEMBUHAN SITI MUNAWAROH BERLANJUT, DARI DESA LUMAHAN MENUJU RSUD KH. DAUD ARIF KUALA TUNGKAL
PKB Langsa Bidik “Pecah Telur” di DPRK, Perempuan Bangsa Perkuat Barisan
KETUA TP-PKK TANJAB BARAT DORONG INOVASI DAN PENGUATAN 10 PROGRAM POKOK PKK, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU 2027
RESES MASA SIDANG I 2026–2027, JAMAL DARMAWAN SIE SERAP ASPIRASI WARGA TUNGKAL I, SINERGI LEGISLATIF DAN PEMERINTAH JADI SOROTAN
Indra BN didaulat Pimpin SMSI Kabupaten Simeulue Periode 2026 – 2029.
Diduga Catut Nama Anak Sebagai Anak Didik TK Swasta Telege Cerek di Aceh Tengah Disorot
RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 05:18

Penerangan Hukum Kejari Bireuen di Kota Juang: Ingatkan Keuchik Kelola Anggaran Desa Secara Transparan dan Akuntabel

Kamis, 5 November 2026 - 05:10

Kapolsek Jangka Ajak Warga Bersinergi Jaga Kamtibmas dan Cegah Judi Online

Kamis, 5 November 2026 - 03:07

Tragedi Penembakan di Tiro, Mantan Tokoh GAM Eropa Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Selamatkan Perdamaian Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 01:18

Kopi Kamtibmas: Cara Polsek Jangka Rangkul Para Keuchik Jaga Kondusifitas Gampong

Rabu, 4 November 2026 - 14:53

Evaluasi Eselon II, Pemkab Aceh Tenggara Gelar Uji Kompetensi 19 Jabatan JPT Pratama di Medan

Rabu, 4 November 2026 - 13:37

Revolusi Garam Bireuen: KKP Pasok 50 Dapur Modern, Produksi Melejit hingga 300 Persen!

Rabu, 4 November 2026 - 12:06

PT Jasa Raharja (Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta bersama Satlantas Jakarta Utara Perkuat Kampanye Keselamatan di Dua Titik Rawan Kecelakaan

Rabu, 4 November 2026 - 12:04

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Menuju Rumah Sakit Rujukan Aceh, RSUCM Langsa Benahi Fasilitas Medis dan Pelayanan Spiritual

Kamis, 5 Nov 2026 - 04:49