
TRIBUNINDONESIA.COM | BLANGKEJEREN – Sabtu (27/6/2026) – Setelah hampir bertahun-tahun menanti, ratusan warga Kabupaten Gayo Lues yang terdampak banjir akhirnya menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) yang disalurkan pemerintah melalui Kantor Pos Cabang Blangkejeren.
Sejak pagi, warga dari berbagai desa dan kecamatan mulai berdatangan ke lokasi penyaluran. Halaman Kantor Pos Blangkejeren dipenuhi masyarakat yang antre dengan tertib. Sebagian warga tampak duduk di rerumputan sambil menunggu giliran, sementara deretan sepeda motor terparkir di sepanjang jalan menuju kantor pos.
Bagi masyarakat, bantuan Jadup ini bukan sekadar bantuan tunai, melainkan secercah harapan setelah sekian lama menunggu perhatian pemerintah atas dampak bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gayo Lues beberapa tahun lalu.
“Alhamdulillah, akhirnya bantuan ini kami terima. Uang ini sangat membantu untuk kebutuhan keluarga,” ujar salah seorang penerima bantuan di lokasi.

Bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tersebut merupakan program pemerintah melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia yang disalurkan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues sebagai upaya membantu pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.
Pantauan TribunIndonesia.com, antusiasme warga terlihat begitu tinggi. Meski jumlah penerima cukup banyak, proses pencairan berjalan lancar dan tertib dengan pengawasan petugas dari Dinas Sosial dan Kantor Pos Blangkejeren.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Penyaluran Jadup ini juga menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi pascabencana.
Meski banjir telah berlalu beberapa tahun, dampaknya masih dirasakan sebagian warga hingga kini. Karena itu, pencairan bantuan Jadup disambut dengan rasa syukur dan harapan baru oleh para penerima manfaat.***















