GAS Laporkan Kadis dan Sekdis PMD Paluta ke Kejati Sumut, Dugaan Korupsi Rp12 Miliar dalam Proyek Pupuk dan CCTV

- Editor

Kamis, 5 Juni 2025 - 08:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I Tribuneindonesia.com

Gerakan Aktivis Sumatera Utara (GAS) secara resmi melaporkan Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan pupuk dan CCTV di tahun 2023. Laporan tersebut disampaikan langsung melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Sumut pada Selasa, 3 Juni 2025.

Ketua GAS, Tegar Sianipar, menyebut bahwa dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan penggunaan Dana Desa yang mencapai puluhan miliar rupiah di seluruh desa se-Kabupaten Padang Lawas Utara.

“Dalam laporan yang kami serahkan, terdapat dua item besar yang kami curigai kuat mengandung praktik korupsi, yakni pengadaan pupuk senilai Rp10,42 miliar dan pengadaan CCTV senilai Rp6,56 miliar,” ungkap Tegar, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Presiden Mahasiswa UINSU.

Menurut Tegar, berdasarkan informasi yang mereka terima dari lapangan, terdapat indikasi mark-up harga yang sangat signifikan. Setiap desa disebut diwajibkan membeli 30 goni pupuk dengan harga Rp27 juta, padahal harga pasarannya hanya sekitar Rp9 juta. Hal ini mengindikasikan adanya potensi kerugian negara sebesar Rp18 juta per desa.

Baca Juga:  Anggota Satgas TMMD Ke-123 Kodim 0111/Bireuen Laksanakan Komsos Dengan Penyuluh Pertanian.

“Jika dikalikan dengan total 386 desa yang ada di Paluta, maka kerugian negara dari pengadaan pupuk ini saja diperkirakan mencapai Rp6,9 miliar,” jelas Tegar.

Lebih lanjut, pengadaan CCTV juga diduga mengalami hal serupa. Setiap desa disebut menganggarkan Rp17 juta untuk satu paket CCTV, padahal harga pasar hanya sekitar Rp3 juta. “Dengan total anggaran mencapai Rp6,56 miliar, kerugian negara diperkirakan mencapai Rp5,4 miliar hanya dari proyek CCTV ini,” tegasnya.

Secara total, GAS memperkirakan potensi kerugian negara dari dua proyek tersebut mencapai Rp12 miliar.

“Atas dasar itu, kami secara resmi melaporkan kasus ini ke Kejati Sumut dan meminta Bapak Kepala Kejati Sumut untuk segera mengatensi dugaan korupsi di lingkungan Dinas PMD Paluta,” pungkas Tegar.

Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:32

Latih Jiwa Wirausaha Sejak Dini, SDN 19 Pegasing Gelar Market Day

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:20

Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:55

Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:25

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:16

SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:10

37 Tahun Bersua, Alumni SMANSA 91 Tebing Tinggi Rayakan Reuni Penuh Kehangatan

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16

Upacara Awal Tahun SDN 1 Banding Agung Teguhkan Semangat Jalan Lurus

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:13

Mabit Ke Tiga Mumtaz Mahal Academy Hadirkan Malam Penuh Makna Bangun Iman Takwa dan Karakter Peserta Didik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x