​Gandeng Dunia Pendidikan, Polres Bitung Benteng Pelajar dari Kenakalan Remaja Lewat Pembekalan Hukum

- Editor

Senin, 13 Juli 2026 - 14:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comUpaya nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum dan religius terus digalakkan oleh aparat kepolisian.

Langkah ini dibuktikan oleh Kepolisian Resor (Polres) Bitung saat menyambangi Madrasah Aliyah (MA) Al Khairaat Kota Bitung untuk memberikan pembekalan moral dan hukum kepada para siswa baru.

​Langkah edukatif tersebut dikemas dalam agenda Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) yang berlangsung pada Senin (13/7/26).

Kehadiran personel kepolisian di lembaga pendidikan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini sekaligus membentengi para pelajar dari pengaruh negatif lingkungan.

Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan yang dimulai tepat pukul 12.30 WITA ini menghadirkan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, sebagai pembicara utama.

Ia memaparkan berbagai materi krusial di hadapan sekitar 50 santri yang menjadi peserta didik baru di sekolah tersebut.


Dalam kesempatan itu, AKP Abdul Natip Anggai mengupas tuntas isu-isu sensitif yang kerap mengancam remaja, mulai dari bahaya ekstremisme, paham radikalisme, sikap intoleransi, hingga tindakan perundungan atau bullying.


Materi ini sengaja dipilih mengingat kompleksnya tantangan sosial yang dihadapi generasi muda di era modern.

​Tidak hanya itu, para siswa juga dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya literasi digital, terutama dalam hal menyikapi media sosial secara bijak.

Kasi Humas menekankan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, menjaga etika berkomunikasi dan mematuhi hukum yang berlaku di dunia maya adalah hal yang mutlak.

Baca Juga:  Bitung Capai UHC Prioritas Madya, BPJS Kesehatan Paparkan Syarat Mudah Akses JKN Gratis di Forum Reses

Di sisi lain, pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras terkait berbagai kenakalan remaja yang kerap merusak masa depan. Beberapa di antaranya yang disoroti adalah maraknya aksi tawuran antarpelajar, balapan liar di jalan raya, fenomena menghirup lem ehabond, hingga jeratan gelap narkoba.


​Sebagai fondasi hidup, AKP Abdul Natip Anggai pun menitipkan lima pesan moral sederhana yang wajib dipegang teguh oleh seluruh peserta.

Pesan tersebut meliputi kewajiban menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama teman, bijak bersosial media, serta dorongan untuk terus belajar demi menggapai impian.​

“Ingat, masa depan bangsa tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang memiliki ilmu, akhlak, integritas, dan kepedulian terhadap sesama,”

tegas Kasi Humas Polres Bitung saat memotivasi para siswa agar mampu menjadi pelopor kamtibmas di tengah masyarakat.

Guna mencairkan suasana agar tidak monoton, sesi penyuluhan juga diselingi dengan diskusi interaktif serta kuis berhadiah.

Kehadiran ruang tanya jawab ini berhasil memantik antusiasme para siswa, di mana tiga peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat langsung mendapatkan apresiasi berupa hadiah dari narasumber.

​Merespons kegiatan positif ini, Kepala MA Al Khairaat, Nirmala Sarib, S.H., M.Si., yang hadir mendampingi dewan guru dan pengurus Komisariat Al Khairaat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polres Bitung.

Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga berkarakter kebangsaan kuat. (kiti)

Berita Terkait

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa
Google dan Sistem Kecerdasan: Membangun Peradaban Bangsa Melalui Pengetahuan
Hilangnya Semangat Gotong Royong dan Pentingnya Membangun Kecerdasan Bangsa
Babinsa Posramil Peulimbang Latih PBB Siswa SMAN 1 Peulimbang
Solidaritas Mengalir, K3S Tanah Jambo Aye Gelar Rapat Sosial Bantu Dua Siswa Korban Musibah
Pengecoran Tiang Tandon Air TMMD ke-129 di Blang Cot Dikerjakan Satgas dan Warga
Ketua Fraksi Silayakh Soroti Pengawasan SPBU Lawe Kihing, Minta APH Cegah Pengisian BBM Subsidi Berulang
Sungguh Ironis: Anggaran Pendidikan Dipangkas, Kesejahteraan Guru Terabaikan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:41

Patroli Babinsa Koramil 03/Jeunieb, Pastikan Kondisi Jembatan Bailey Aman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:33

Babinsa Koramil 09/Makmur Bersama Warga Gotong Royong Timbun Halaman Meunasa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:30

Babinsa Koramil 05/Juli Dampingi Warga Olah Limbah Tempurung Kelapa Jadi Arang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:57

Kodam IX/Udayana Bersama Kogabwilhan II Mantapkan Kesiapsiagaan Bencana di Bali

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:36

Polsek Jangka Imbau Masyarakat Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan Keamanan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:17

Polantas Karib, Satlantas Polres Bireuen Edukasi Masyarakat Tentang Ketertiban Berlalu Lintas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:42

​Bermula dari Laporan Warga, Polisi Bitung Bongkar Bisnis Ilegal Obat Keras di Matuari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21

​Sambut HUT RI ke-81, Sat Lantas Polres Bitung Bagikan Bendera Merah Putih dan Helm Gratis ke Pengendara

Berita Terbaru

Sosial

Guru: Satu-satunya Tonggak Sejati Masa Depan Bangsa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:39

Hukum dan HAM

Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:41