Bitung | Tribuneindonesia.com – Upaya nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum dan religius terus digalakkan oleh aparat kepolisian.
Langkah ini dibuktikan oleh Kepolisian Resor (Polres) Bitung saat menyambangi Madrasah Aliyah (MA) Al Khairaat Kota Bitung untuk memberikan pembekalan moral dan hukum kepada para siswa baru.
Langkah edukatif tersebut dikemas dalam agenda Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) yang berlangsung pada Senin (13/7/26).
Kehadiran personel kepolisian di lembaga pendidikan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran hukum sejak dini sekaligus membentengi para pelajar dari pengaruh negatif lingkungan.
Bertempat di lingkungan madrasah, kegiatan yang dimulai tepat pukul 12.30 WITA ini menghadirkan Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, sebagai pembicara utama.
Ia memaparkan berbagai materi krusial di hadapan sekitar 50 santri yang menjadi peserta didik baru di sekolah tersebut.
Dalam kesempatan itu, AKP Abdul Natip Anggai mengupas tuntas isu-isu sensitif yang kerap mengancam remaja, mulai dari bahaya ekstremisme, paham radikalisme, sikap intoleransi, hingga tindakan perundungan atau bullying.
Materi ini sengaja dipilih mengingat kompleksnya tantangan sosial yang dihadapi generasi muda di era modern.
Tidak hanya itu, para siswa juga dibekali dengan pemahaman tentang pentingnya literasi digital, terutama dalam hal menyikapi media sosial secara bijak.
Kasi Humas menekankan bahwa di era keterbukaan informasi saat ini, menjaga etika berkomunikasi dan mematuhi hukum yang berlaku di dunia maya adalah hal yang mutlak.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras terkait berbagai kenakalan remaja yang kerap merusak masa depan. Beberapa di antaranya yang disoroti adalah maraknya aksi tawuran antarpelajar, balapan liar di jalan raya, fenomena menghirup lem ehabond, hingga jeratan gelap narkoba.
Sebagai fondasi hidup, AKP Abdul Natip Anggai pun menitipkan lima pesan moral sederhana yang wajib dipegang teguh oleh seluruh peserta.
Pesan tersebut meliputi kewajiban menghormati orang tua dan guru, menyayangi sesama teman, bijak bersosial media, serta dorongan untuk terus belajar demi menggapai impian.
“Ingat, masa depan bangsa tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang memiliki ilmu, akhlak, integritas, dan kepedulian terhadap sesama,”
tegas Kasi Humas Polres Bitung saat memotivasi para siswa agar mampu menjadi pelopor kamtibmas di tengah masyarakat.
Guna mencairkan suasana agar tidak monoton, sesi penyuluhan juga diselingi dengan diskusi interaktif serta kuis berhadiah.
Kehadiran ruang tanya jawab ini berhasil memantik antusiasme para siswa, di mana tiga peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat langsung mendapatkan apresiasi berupa hadiah dari narasumber.
Merespons kegiatan positif ini, Kepala MA Al Khairaat, Nirmala Sarib, S.H., M.Si., yang hadir mendampingi dewan guru dan pengurus Komisariat Al Khairaat, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Polres Bitung.
Ia berharap sinergi ini dapat terus berlanjut demi melahirkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga berkarakter kebangsaan kuat. (kiti)















