Dua Jaksa di Bacok, Ketua Pemuda Pancasila Deli Serdang Angkat Suara

- Editor

Senin, 26 Mei 2025 - 03:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com

Aksi brutal terjadi di sebuah ladang sawit di Desa Perbaungan, Kecamatan Kotarih, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu pagi (24/5/2025). Dua pria bersenjata tajam menyerang Jaksa Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Jhon Wesli Sinaga (53), dan staf Tata Usaha Kejari, Acensio Hutabarat (25), saat keduanya tengah memanen sawit. Dalam hitungan menit, ladang yang biasanya sunyi itu berubah menjadi lokasi tragedi berdarah.

‎Kedua korban tiba di lokasi sekitar pukul 09.35 WIB. Namun pada pukul 13.15 WIB, dua pria tak dikenal datang dengan sepeda motor Honda Vario abu-abu. Tanpa banyak bicara, mereka langsung menyerang korban menggunakan parang yang disembunyikan dalam tas pancing. Serangan itu membuat kedua korban terkapar bersimbah darah.

‎Tujuh menit kemudian, dua rekan korban, Safari dan Mean Purba, tiba untuk menimbang hasil panen. Mereka kaget melihat kondisi korban dan langsung melarikan keduanya ke RSUD Lubuk Pakam untuk mendapatkan pertolongan.

‎Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut berhasil meringkus dua pelaku yakni Alpa Patria Lubis (43) dan Surya Darma alias Gallo. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Pancing Medan dan wilayah Binjai.

‎Munculnya nama Alpa Patria Lubis dalam kasus ini sempat mengejutkan publik. Ia diketahui terdaftar sebagai anggota baru Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deliserdang. Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Deliserdang, Junaidi, buka suara.

‎“Pelaku memang baru bergabung, tapi tidak pernah aktif. Ini murni tindakan pribadi, bukan mencerminkan organisasi kami,” tegas Junaidi saat konferensi pers di Sekretariat MPC PP Deliserdang, Minggu (25/5/2025), didampingi Sekretaris DL Tobing dan Bendahara Apin.

‎Junaidi, yang juga anggota DPRD Deliserdang, menegaskan bahwa tidak ada kaitan antara organisasi Pemuda Pancasila dengan aksi kekerasan tersebut. Ia menyerukan agar aparat penegak hukum mengusut kasus ini hingga tuntas dan transparan.

‎“Kami mendukung penuh langkah kepolisian. Jangan ada yang ditutupi. Ini menyangkut nyawa dan martabat institusi penegak hukum,” tambahnya.

‎Selain itu, ia juga mengimbau seluruh kader PP Deliserdang untuk aktif membantu aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

‎“Jangan sampai nama organisasi tercoreng karena ulah segelintir oknum. Kami harus jadi garda terdepan dalam menjaga kedamaian,” ujar Junaidi.

‎Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik serangan keji tersebut. Apakah berkaitan dengan pekerjaan korban sebagai jaksa, atau ada motif personal lain yang mendasarinya? Publik menanti penjelasan resmi dan hasil penyelidikan lengkap. (Red)

Baca Juga:  Bersama Membangun Desa Sinergi Pemerintah dan Babinsa Bahas Normalisasi Saluran di Desa Tengah

Berita Terkait

Sinergi Seni dan Pemerintahan, Papa-kini Apresiasi Kinerja Wakil Bupati Pidie
Pemkab Aceh Tenggara Tuntaskan Expose JITUPASANA, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Aceh
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Desa Seuneubok Saboh Verifikasi Pengalihan Data (KPM) Miskin dan Kurang Diduga Pada Oktober & Desember 2025 di Lakukan Oknum Tanpa Musyawarah
AMAN Aceh Desak KPK Supervisi Pengelolaan Dana Bencana
Tim Optimalisasi PAD Deli Serdang Ditolak Masuk Perusahaan, PT Ganda Saribu Jadi Catatan Khusus
Jalan Damai Tumpatan Nibung Mulus, Warga Apresiasi Gerak Cepat Dinas SDMBK
Masyarakat Desa Lantik Surati Bupati Simeulue Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tahun 2023, 2024 dan 2025.
Ada Apa Ni ? CV. Niscala Prima : di duga Kebal hukum Beberapa Kali Temuan BPK Slalu Dapat Pekerjaan .
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20

Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x