Bitung | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Kota Bitung mengambil langkah konkret dalam mentransformasi kualitas pelayanan publik dengan membekali Aparatur Sipil Negara (ASN) keterampilan teknologi masa kini.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui agenda pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna memangkas birokrasi yang kaku menjadi lebih responsif.
Inisiatif tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi dan Asistensi Pendaftaran Pelatihan Penguasaan Literasi dan Implementasi AI pada Rabu, (9/09/26).
Pertemuan penting yang melibatkan kolaborasi lintas lembaga ini bertempat di Ruang Sidang Lantai IV Kantor Wali Kota Bitung.
Kepala BKPSDMD Kota Bitung, Give Renaldow Mose, AP, M.Si., hadir mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E, di dampingi Kadis Kominfo Bitung, Altin Abraham Tumengkol, S.IP., M.SI., untuk membuka acara secara resmi.
Dalam arahannya, Give membacakan amanat tertulis dari Wali Kota di hadapan para peserta, narasumber, dan fasilitator yang hadir.
Pemerintah Kota Bitung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Manado serta ASEAN Foundation.
Kemitraan strategis ini dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pemahaman digital para aparatur di daerah.
Dalam sambutan tersebut, Pemkot Bitung menyoroti pesatnya laju alih teknologi AI yang kini telah merambah berbagai lini kehidupan dan sektor kerja.
ASN dituntut adaptif agar mampu mengoptimalkan teknologi ini sebagai sarana efisiensi kerja dan alat bantu pengambilan keputusan yang akurat.
Meski demikian, pemanfaatan kecerdasan buatan tetap memiliki batasan ketat yang wajib dipatuhi oleh seluruh aparatur.
Para ASN diingatkan untuk senantiasa menjunjung tinggi etika, menjaga keamanan data publik, serta melakukan verifikasi ulang terhadap setiap data yang dihasilkan oleh sistem AI.
Pelatihan ini dirancang bukan sekadar untuk memberikan pemahaman teoritis di atas kertas, melainkan untuk membekali pegawai dengan keterampilan praktis.
Pemkot Bitung menargetkan para peserta dapat langsung mengimplementasikan keahlian baru ini ke dalam tugas-tugas administratif harian.
Melalui integrasi teknologi yang tepat guna, Pemerintah Kota Bitung optimistis dapat menghadirkan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih mudah, cepat, dan transparan.
Sasaran utamanya adalah memastikan bahwa dampak positif transformasi digital ini benar-benar dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Bitung. (kiti)




















