Dituntut 2 Tahun Penjara, Nina Wati Terbukti Tipu Rp1,35 Miliar Lewat Modus Masuk TNI-Polri

- Editor

Kamis, 22 Mei 2025 - 17:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan I Tribuneindonesia.com

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cabjari Deli Serdang di Labuhan Deli menuntut terdakwa Nina Wati dengan pidana penjara selama dua tahun dalam kasus penipuan bermodus penerimaan Calon Siswa (Casis) TNI dan Polri, yang merugikan korban hingga Rp1,35 miliar.

“Memohon kepada Majelis Hakim agar menjatuhkan pidana penjara dua tahun kepada terdakwa Nina Wati, dikurangi masa tahanan, dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan,” ujar JPU Surya Siregar saat membacakan tuntutan di PN Lubuk Pakam, Kamis (22/05/2025).

Jaksa menyatakan perbuatan terdakwa secara sah dan meyakinkan memenuhi unsur tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Korban, Afnir alias Menir, mengalami kerugian hingga miliaran rupiah setelah menyerahkan uang secara bertahap kepada terdakwa, dengan iming-iming anaknya bisa lolos seleksi Bintara Polri melalui jalur khusus.

Janji Jalur Sisipan dan Akpol

Kasus ini bermula pada Maret 2023 ketika anak korban, Dimas Tigo Prabowo, gagal dalam seleksi Bintara Polri. Pada Juli 2023, Ipda Supriadi—anggota Polri aktif—menawarkan “jalan pintas” melalui jalur sisipan. Korban pun menyerahkan dana awal sebesar Rp500 juta dalam pertemuan yang turut dihadiri Nina Wati di kediamannya.

Baca Juga:  Kepala Kejaksaan Negeri Beltim Bagikan Sembako, Takjil dan Bingkisan ke Masyarakat

Tak hanya itu, terdakwa kembali meminta dana tambahan antara September hingga November 2023, mengklaim ada kursi kosong di Akademi Kepolisian (Akpol) karena calon siswa lain gugur akibat kecelakaan. Korban akhirnya merugi total Rp1,35 miliar.

Fakta Meringankan dan Memberatkan

JPU mengungkapkan, hal yang memberatkan adalah kerugian besar yang dialami korban, ketidakberhasilan terdakwa berdamai, serta keresahan yang timbul di masyarakat. Namun, terdakwa dinilai kooperatif, sopan selama sidang, mengakui perbuatannya, mengembalikan sebagian kerugian sebesar Rp500 juta, serta merupakan tulang punggung keluarga dengan 12 anak dan tengah mengidap penyakit serius.

Keterlibatan Oknum Polisi

Supriadi, yang menjadi penghubung antara korban dan terdakwa, telah lebih dulu dituntut 3 tahun 6 bulan penjara dalam berkas terpisah. Saat ini, Supriadi tengah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan banding yang menaikkan hukumannya dari 1 tahun menjadi 3 tahun penjara.

“Sebagai anggota Polri aktif, seharusnya Supriadi menjadi pelindung masyarakat, bukan malah menipu dan mencoreng institusi,” tegas JPU Surya.

Sidang lanjutan akan digelar pada Kamis, 29 Mei 2025 dengan agenda pembacaan pledoi dari terdakwa dan kuasa hukumnya

Ilham Tribuneindonesia.com

Berita Terkait

Kepala SMA Negeri 2 Lawe Sigala-Gala Membangkang Sidang KIA, Terancam Sanksi Administratif hingga Pidana UU KIP
Korupsi Proyek Waterfront City Danau Toba Meledak, GM BUMN Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp13 Miliar
Pelajaran Hukum dari Aceh Tengah: Saat “Mengamankan” Pelaku Kejahatan Berujung Tersangka
Sekolah Rakyat Berdiri di Tanah Sengketa, Pemko Medan Diduga Abaikan Proses Hukum
Kejari Aceh Tenggara Lantik Tiga Pejabat Eselon IV, Kajari Tegaskan Komitmen Kejaksaan Modern dan Profesional
Tahanan kabur di Pengadilan Negri Lubuk Pakam, Cipayung Plus desak pencopotan pejabat
Dua Kali Jadi Korban Pencurian, Mansyur Tarigan Malah Duduk di Kursi Terdakwa
Kebakaran Tewaskan Dua Pegawai Lapas Labuhan Bilik, Keluarga Soroti Dugaan Kekerasan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:35

Jasa Raharja DKI Jakarta Hadiri Apel Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Polda Metro Jaya

Senin, 2 Februari 2026 - 23:52

Apel Akbar Operasi Keselamatan Toba 2026, Deli Serdang Siaga Jaga Nyawa di Jalan

Kamis, 29 Januari 2026 - 01:56

Densus 88 Masuk Sekolah, Bentengi Pelajar dari Radikalisme dan Terorisme Sejak Dini

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:37

Arizal Mahdi Apresiasi Permohonan Maaf Aparat Penegak Hukum atas Kekeliruan Penerapan Pasal

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:04

Kodim Aceh Tengah Tegaskan Pengabdian TNI Tanpa Pamrih untuk Rakyat Terdampak Bencana

Rabu, 28 Januari 2026 - 05:30

Drone Tempur HDI Diperkenalkan kepada Sekjen dan Ka Batekhan Kemhan

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:17

PMKS PT Palmaris Raya Diduga Cemari Lingkungan, SATMA AMPI Madina Harap Kapolres Baru Bertindak Tegas

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:11

Korps Marinir TNI AL IkUTI Penandatanganan Kontrak Pengadaan Barang Dan Jasa 

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Peduli akses warga, PT Bintang Sawit cemerlang cor jalan rusak di Galang

Selasa, 3 Feb 2026 - 15:06

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x