DBD Tunggu Viral, Puskesmas Batang Kuis Baru Bergerak

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


BATANG KUIS | TribuneIndonesia.com — Kinerja Puskesmas Batang Kuis kembali menuai sorotan keras. Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menimpa seorang balita justru baru ditangani setelah ramai diberitakan media, menimbulkan pertanyaan serius tentang kepekaan dan tanggung jawab pelayanan kesehatan dasar di wilayah tersebut.

Korban adalah Syafana Ayra Syaquila, balita asal Dusun II, Desa Batang Kuis, anak dari Ika. Syafana harus dilarikan ke Rumah Sakit Pramelisia, Desa Baru, Kecamatan Batang Kuis, setelah mengalami kondisi mengkhawatirkan. Hasil pemeriksaan medis menyatakan Syafana positif DBD dan harus menjalani perawatan intensif sejak 29 Desember 2025.

Ironisnya, sebelum dirujuk ke rumah sakit, keluarga korban sempat melaporkan kondisi tersebut ke Puskesmas Batang Kuis. Namun laporan itu tak mendapat perhatian serius. Tidak ada pemeriksaan lanjutan, tidak ada langkah antisipasi, bahkan tindakan pencegahan di lingkungan tempat tinggal korban pun nihil.

Barulah setelah kasus ini mencuat ke sejumlah media cetak dan online, Puskesmas Batang Kuis terlihat “tersadar”. Fogging mendadak dilakukan di sekitar lokasi rumah korban. Rabu 7 Januari 2026 Langkah tersebut dinilai publik bukan sebagai bentuk kepedulian, melainkan reaksi tergesa untuk meredam sorotan.

Baca Juga:  Putra Pariwisata Nusantara Asal Aceh Tenggara, Reza Tafta Prawira, Siap Tampil di Panggung Boxing Internasional

Lebih memprihatinkan, aktivitas fogging itu kemudian dipublikasikan secara masif di media sosial internal puskesmas, seolah menjadi ajang pembuktian bahwa pihaknya telah bekerja. Padahal, tindakan tersebut baru muncul setelah tekanan opini publik menguat.

Tak hanya itu, dari internal puskesmas bahkan sempat muncul pernyataan yang menyebut pemberitaan sebelumnya sebagai hoaks. Klaim ini berbanding terbalik dengan fakta medis: seorang balita positif DBD, dirawat di rumah sakit, dan menjadi korban nyata dari keterlambatan respons.

Sikap tertutup juga ditunjukkan Kepala Puskesmas Batang Kuis, dr. Leny. Upaya konfirmasi dari wartawan tak membuahkan hasil. Yang bersangkutan menolak ditemui dan tidak bersedia memberikan keterangan apa pun terkait kasus tersebut.

Rentetan fakta ini memotret wajah buram pelayanan kesehatan di Batang Kuis. Puskesmas yang seharusnya menjadi garda terdepan pencegahan dan penanganan penyakit justru terkesan pasif, baru bergerak setelah ditekan pemberitaan.

Di tengah ancaman penyakit mematikan seperti DBD, masyarakat kini bertanya dengan nada getir: haruskah warga jatuh sakit dan kasusnya viral terlebih dahulu, baru negara benar-benar hadir melindungi warganya.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Capping Day STIKes Sehati Medan Disorot Publik, Mahasiswa Diikat Janji Moral di Hadapan Orang Tua
Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh Ihya Ulumuddin Silaturrahmi dan Reses Bersama PWI Simeulue
Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat
Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Pasang Spanduk Edukasi di Jakarta Utara
Jalan Rusak Dua Tahun Dikeluhkan Warga, Wakil DPRD Deli Serdang meminta Gubernur Sumut Segera Turun Tangan
Pembangunan Huntara di Pidie Jaya Disorot, Kontraktor dan Buruh Asal Luar Daerah. Diduga Abaikan Pekerja Lokal
Jalan Galang Berubah Kuburan hidup
Diduga Main Mata BBM Subsidi di SPBU 14 203-1103 Batang Kuis
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:33

Tembus Rp3,040 Triliun! Investasi Lampung Selatan 2025 Over Target 115 Persen, Bukti Komitmen Bupati Radityo Egi Permudah Perizinan

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:01

Kinerja ASN Jangan Asal Tulis

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:04

Bangunan Liar Kepung Jalan Umum di Pagar Merbau, DPRD Deli Serdang Disurati

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:33

Pansus TRAP DPRD Bali di Ujung Masa Kerja, Nasib Proyek Marina Kura-Kura Bali Disegel atau Lanjut?

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:32

Safari Ramadan Perkuat Harmoni Religius di Labuhan Deli

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:19

Safari Ramadan Deli Serdang Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Senin, 23 Februari 2026 - 21:47

Safari Ramadan Perdana Pemkab Deli Serdang Tegaskan Kepemimpinan Hadir di Tengah Umat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:41

Arief Martha Rahadyan: Presiden Prabowo Menunjukkan Dedikasi Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab terhadap Rakyat

Berita Terbaru