Caesar Perdana RSUD Bangun Purba, Bukti Layanan Kesehatan Makin Maju

- Editor

Rabu, 1 April 2026 - 23:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang | TribuneIndonesia.comSebuah tonggak penting dalam pelayanan kesehatan daerah resmi tercatat. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangun Purba untuk pertama kalinya berhasil melaksanakan operasi Sectio Caesare (operasi sesar), Rabu (1/4/2026). Keberhasilan ini menjadi sebuah kemajuan layanan kesehatan sekaligus bukti yang nyata,kehadiran negara dalam menjamin keselamatan ibu dan anak hingga ke pelosok daerah.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, turun langsung meninjau pasien pasca operasi. Kehadiran mereka bukan seremonial belaka, melainkan bentuk kepedulian dan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan terbaik.

Pasien pertama yang menjalani operasi tersebut adalah Mustika (23), warga Kecamatan Galang. Ia melahirkan anak keduanya melalui prosedur caesar setelah kehamilan memasuki usia 41 minggu, dengan kondisi bayi sungsang serta air ketuban yang mulai berkurang.

Rasa haru dan syukur terpancar dari keluarga pasien. Sang suami, Andika, mengungkapkan kelegaan setelah proses operasi berjalan lancar.

Alhamdulillah semuanya berjalan baik. Rencananya anak kami akan diberi nama Sakinah,” ujarnya penuh haru.

Operasi bersejarah ini ditangani oleh dr Alfian Zunaidi Siregar, Sp.OG. Keberhasilan tersebut bukan hanya tentang tindakan medis semata, tetapi juga menjadi awal dari transformasi layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah tersebut.

Bupati Asri Ludin Tambunan menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang merata, cepat, dan berkualitas. Ia menekankan bahwa rumah sakit milik pemerintah harus menjadi yang terdepan dalam melayani masyarakat tanpa diskriminasi dengan operasi pertama ini menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan di daerah kita terus berkembang. Negara harus hadir, dan masyarakat tidak boleh lagi kesulitan mendapatkan layanan medis,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga berdialog langsung dengan tenaga kesehatan, termasuk bidan desa, guna memastikan sistem pelayanan berjalan responsif dan humanis. Ia menginstruksikan agar tidak ada lagi pasien yang dipersulit, bahkan jika perlu, tenaga kesehatan harus proaktif menjemput pasien yang membutuhkan penanganan darurat.

Baca Juga:  Ziarah Sunyi di Pulau Sebuku, Bupati Egi Ungkap Rencana Pemindahan Makam Bersejarah

Lebih jauh, ia menekankan bahwa setiap tindakan medis, khususnya operasi caesar, harus didasarkan pada indikasi medis yang jelas, bukan karena faktor lain. Profesionalisme dan etika pelayanan, menurutnya, adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Pelayanan kesehatan bukan soal keuntungan, tetapi soal kemanusiaan. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya dengan nada penuh semangat.

Semangat patriotisme dalam pelayanan kesehatan juga tercermin dari visi besar yang dibangun. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menargetkan RSUD Bangun Purba naik status menjadi rumah sakit tipe C pada tahun 2028–2029. Berbagai penguatan layanan pun mulai dirancang, mulai dari fisioterapi, penanganan anak berkebutuhan khusus, hingga penyediaan fasilitas hemodialisa (cuci darah).

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat untuk berobat ke luar daerah, sekaligus memperkuat kemandirian layanan kesehatan lokal.

Tak hanya itu, Bupati juga menekankan pentingnya penguatan layanan promotif dan preventif melalui puskesmas sebagai ujung tombak kesehatan masyarakat. Fokus utama diarahkan pada penurunan angka stunting, pencegahan tuberkulosis (TBC), serta menekan angka kematian ibu dan anak.

Ketika masyarakat bisa berobat dengan mudah di daerahnya sendiri, itu adalah kemenangan kita bersama. Ini tentang keadilan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Keberhasilan operasi caesar perdana di RSUD Bangun Purba bukan sekadar capaian medis, tetapi juga menjadi simbol harapan baru. Harapan bahwa pelayanan kesehatan yang layak bukan lagi milik kota besar semata, melainkan hak seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.

Dengan semangat pengabdian dan komitmen yang terus diperkuat, Deli Serdang menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan bukan hanya program, melainkan panggilan moral untuk menjaga kehidupan. Sebuah langkah kecil yang berdampak besar, demi masa depan generasi bangsa yang lebih sehat dan sejahtera.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama
TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan
Bedah Rumah dan Saringan Zakat
Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan
UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang
Jati Merah dan Tobat Ekologis
Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM
Beras Bantuan dan Data Penerima
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:47

Ketua Asrama Raja Ampat di Manado Desak Dinas Pendidikan Segera Bayar Kontrak Asrama

Senin, 7 September 2026 - 08:35

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Minggu, 6 September 2026 - 15:28

Amputasi Andri dan Masa Depan yang Dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 10:26

UMKM Center dan Hitungan Omzet Pedagang

Minggu, 6 September 2026 - 07:15

Jati Merah dan Tobat Ekologis

Minggu, 6 September 2026 - 04:03

Johan Jalla Desak Depo Pertamina dan Pemda Simeulue Responsif Atasi Kelangkaan BBM

Minggu, 6 September 2026 - 02:27

Beras Bantuan dan Data Penerima

Sabtu, 5 September 2026 - 03:13

​Wujudkan Bitung Bebas Sampah, Tim Rompi Hijau Sterilkan Area Depan SPBU Giper

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

TPP ASN Rp104,5 Miliar Tak Kunjung Cair, Ketua DPRK Raja Ampat Desak Pemda Buka-bukaan

Senin, 7 Sep 2026 - 08:35