Buntut Tayangan Provokatif Trans7, NU Bitung Desak Stasiun TV Ini Minta Maaf Publik

- Editor

Rabu, 15 Oktober 2025 - 01:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut|Tribuneindonesia.com

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bitung, H. Narto Pakaya, M.Pd., secara resmi menyuarakan protes keras terhadap sebuah tayangan di Trans7. Rabu (15/10/25)

Tayangan tersebut dinilai telah mencederai martabat Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, dengan konten yang tidak mendidik dan provokatif.

Diketahui, beredarnya potongan video dari tayangan itu memicu gelombang kekecewaan dari kalangan Nahdliyin.

Lebih lanjut, Pakaya menegaskan bahwa muatan dalam tayangan itu tidak sekadar memicu kesalahpahaman di tingkat publik.

Menurutnya, konten semacam itu merupakan bentuk pelemahan terhadap nama baik lembaga keagamaan yang memiliki rekam jejak panjang dalam membangun fondasi moral dan spiritual bangsa.

Dampaknya dinilai sangat merugikan dan merusak kepercayaan masyarakat.

Dalam pernyataannya yang dirilis pada Selasa (14/10), Pakaya dengan tegas menyatakan,

“Kami mengecam keras tindakan Trans7 yang telah menayangkan narasi tidak pantas terhadap Kiai dan Pesantren Lirboyo.”

Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap simbol keilmuan, moral, dan tradisi keagamaan yang dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama dan masyarakat pesantren secara luas.

Baca Juga:  Lestarikan Tarian Klasik, Jaranan Turonggo Sekar Budoyo Blitar Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi

Selain itu, Pakaya juga mengingatkan peran strategis media massa yang seharusnya mengedepankan etika pemberitaan.

Alih-alih membangun narasi yang edukatif, tayangan yang digugat justru dinilai menciptakan kegaduhan dan berpotensi memecah belah.

Kekhawatirannya adalah dampak sosial yang lebih luas, mengingat pesantren menempati posisi sentral dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, PCNU Kota Bitung mendesak pihak manajemen Trans7 untuk segera melakukan introspeksi mendalam.

Tuntutan konkret diajukan agar stasiun televisi tersebut meminta maaf secara terbuka kepada seluruh komunitas pesantren, dengan sasaran utama adalah para kiai, santri, dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Lirboyo yang merasa direndahkan martabatnya. (Kiti)

Berita Terkait

Dorong BNK Diperkuat, DPRK Aceh Tenggara Soroti Fasilitas dan Program Pemberantasan Narkoba
Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026, Wali Kota Bitung Tegaskan Pentingnya Persatuan Bangsa
Bantuan Korban Kebakaran dari Pemerintah Aceh di Duga di Sunat Oknum Pejabat Dinas Sosial Agara
Lapas Lhoksukon Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat
Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Bireuen Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya Ikan Kecil Lewat Sosialisasi CBIB
“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta
Sambut Hari Jadi Ke-24 Propam Polri, Propam Polres Bireuen Gelar Bakti Sosial di Masjid Baitul Izzah Peusangan
RESPON ADUAN MASYARAKAT LEWAT LAYANAN 110, POLRES BIREUEN AMANKAN PELAJAR BOLOS SEKOLAH
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:03

Kapolres dan Wakapolres Bitung Hadiri Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Dua Lokasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:58

Suhartini Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pesan Persatuan Jadi Penekanan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:25

EMPAT QANUN PRIORITAS DISETUJUI, BUPATI MONAS: PERKUAT LANDASAN PEMBANGUNAN DAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:03

“22 Tahun DPD RI, Hartono Tancapkan Komitmen: Suara Papua Tak Boleh Padam dari Jakarta

Rabu, 30 September 2026 - 15:36

PPD 2026 Perencanaan Diuji, Asri Ludin Tambunan di Peringkat Kedua

Rabu, 30 September 2026 - 11:54

“Kasatpol PP Raja Ampat Dilaporkan ke Polda, Wartawan Serahkan Bukti Dugaan Ancaman”

Selasa, 29 September 2026 - 23:41

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Berita Terbaru