Buktikan Zero Ponsel Bukan Sekadar Slogan, Rutan Kelas I Medan Gagalkan Enam Penyelundupan HP

- Editor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban dengan menggagalkan enam upaya penyelundupan telepon genggam (HP) ke dalam rutan sepanjang tiga bulan terakhir. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan Zero Ponsel tidak hanya sebatas slogan, melainkan dijalankan secara konsisten dan tegas.

Upaya pencegahan ini terlaksana berkat ketelitian serta kewaspadaan petugas dalam menjalankan pemeriksaan badan dan barang bawaan pengunjung sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan yang berlaku.

Beragam modus digunakan oleh oknum pengunjung untuk menyelundupkan barang terlarang tersebut, mulai dari mengikat handphone di bagian kaki, menyembunyikannya di dalam bungkus nasi dan tisu, hingga cara ekstrem dengan menyembunyikan HP di area sensitif tubuh. Meski demikian, seluruh upaya tersebut berhasil digagalkan berkat profesionalisme dan kejelian petugas layanan kunjungan.

Salah satu kasus terungkap pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Seorang pengunjung berinisial SR yang hendak melakukan kunjungan awalnya mengikuti seluruh prosedur, mulai dari pengambilan nomor antrean, pengisian formulir di loket, hingga pemeriksaan barang bawaan dan penggeledahan badan. Namun, petugas menemukan satu unit handphone merek Vivo berwarna putih yang disembunyikan di dalam kantung kecil tas milik yang bersangkutan. Barang bukti tersebut langsung diamankan, dan pengunjung dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga:  Wartawan Bukan Sekedar ID Card

Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, mengapresiasi kinerja seluruh petugas layanan kunjungan yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kewaspadaan tinggi.

Ia menegaskan bahwa komitmen Zero Ponsel akan terus diperkuat sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan rutan, sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas.

“Secara keseluruhan, sebanyak enam unit handphone berhasil kami gagalkan dari upaya penyelundupan dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Ini menjadi bukti kesigapan petugas sekaligus peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak mencoba melakukan pelanggaran hukum saat melakukan kunjungan,” ujar Andi Surya kepada wartawan, Sabtu (24/1/2026).

Rutan Kelas I Medan menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan guna memastikan lingkungan pemasyarakatan bersih dari barang-barang terlarang serta mendukung terciptanya rutan yang aman dan tertib.

Berita Terkait

Rutan Kelas I Medan Luncurkan LAKOSTE, Layanan Kunjungan Naik Kelas
Ketua DPW P2BMI Tantang Camat Pagar Merbau Buka-Bukaan di Polresta, Dugaan Tanda Tangan di SK Tanah Eks PTPN Menguat
Aksi Mogok Nakes RSUD Datu Beru Disorot GMNI: Etika Profesi, Pelayanan Publik, dan Potensi Pelanggaran Hukum
Kepala Ruangan Rawat Inap RSUD Datu Beru Khawatir Pelayanan Pasien Tak Maksimal Akibat Mogok Nakes
Nakes Masih Mogok Kerja, Sejumlah Ruang Rawat Inap RSUD Datu Beru Tak Difungsikan
HMI dan GMNI Aceh Tengah Desak Bupati Evaluasi Manajemen RSUD Datu Beru
Belum Genap Setahun, Tiga Pekerja Tewas di PLTU Kelolaan PLN NPS
SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:49

Putusnya Jembatan Gantung Akibat Banjir, Warga Dusun Alue U Balee Panah Masih Terbatas Akses

Senin, 26 Januari 2026 - 03:54

Kualitas APAR Bermasalah, Insiden Panel Listrik di Kawasan Sari Malalugis Nyaris Berujung Petaka

Minggu, 25 Januari 2026 - 17:15

Nakes Mogok Kerja, Pasien Anak Terpaksa Dirawat di Selasar RSUD Datu Beru

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:37

​Personel Polsek KPS Bitung Pererat Sinergi dengan Pekerja Pelabuhan

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:26

Arizal Mahdi: Para Pengkritik Kebijakan Pemkab Bireuen Perlu Memahami Mekanisme Pemerintah

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:24

Dari Lembaran Kitab Menuju Hadirat Kekasi

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:16

​Respon Cepat TNI AL, Tim Medis Kodaeral VIII Selamatkan Warga Melonguane Lewat Jalur Laut

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:20

Hukuman Mati Terdakwa Pembunuhan  Tewaskan 5 Orang di Aceh Tenggara

Berita Terbaru

Kriminal

Spesialis Pencuri Sparepart Motor Diringkus Dini Hari

Senin, 26 Jan 2026 - 09:25