Bio Solar Raib dalam Hitungan Hari, Ada Apa di Balik Proyek PT HK di Gayo Lues???

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYOLUES|TRIMBUNEINDONESIA – Aroma solar menyengat bukan hanya dari tangki alat berat, tetapi juga dari pertanyaan publik. Stok Bio Solar di sejumlah SPBU Kabupaten Gayo Lues disebut hanya bertahan beberapa hari setiap kali pasokan masuk. Setelah itu? Kosong. Antrean mengular. Warga pulang dengan kecewa.Di saat yang sama, proyek yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya (HK) terus berjalan. Alat berat tetap beroperasi. Mesin tetap meraung. Publik pun bertanya,solar apa yang sebenarnya digunakan?

 

Isu yang beredar menyebutkan kemungkinan penggunaan Bio Solar subsidi untuk operasional proyek. Jika benar, ini bukan sekadar soal logistik. Ini soal hukum dan keadilan distribusi.Regulasi sudah jelas. Pengawasan distribusi BBM subsidi berada di bawah Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Ketentuan dasarnya merujuk pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diperbarui melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. BBM subsidi diperuntukkan bagi konsumen tertentu,bukan untuk industri, bukan untuk proyek skala besar.

Baca Juga:  Penanganan Bencana Harus Dijaga dari Politisasi, Relawan Tekankan Pendekatan Kemanusiaan dan Kesepakatan Warga

 

Jika proyek negara menggunakan BBM industri, itu sah selama sesuai aturan. Tapi bila yang dipakai adalah solar subsidi, maka ada garis hukum yang dilangkahi.Warga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) tidak menutup mata. Audit distribusi, periksa dokumen pembelian, telusuri rantai pasok. Transparansi adalah kunci agar tidak muncul kecurigaan liar di tengah masyarakat.Kalau untuk rakyat, kenapa rakyat yang selalu kehabisan? keluh seorang warga.

 

Persoalan ini bukan sekadar tentang solar yang cepat habis. Ini tentang kepercayaan publik. Tentang hak masyarakat kecil yang menggantungkan hidup pada BBM bersubsidi. Tentang ketegasan aparat dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu.Publik kini menunggu, apakah ini hanya soal distribusi yang tersendat, atau ada praktik yang harus dibongkar? Di tengah mesin proyek yang terus bekerja, hukum tak boleh ikut mati mesin. ***

Berita Terkait

​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat
Dankodaeral VIII Hadiri Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Yulius: Pendidikan Harus Adaptif
​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung
Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja
Semangat Hardiknas 2026, Pengurus PGRI Bireuen Ajak Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia
Wujudkan Pendidikan Bermutu, Jajaran Polres Bitung dan Bhayangkari Beri Ucapan Spesial
Hardiknas 2026: Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif Demi Cetak Generasi Berkarakter
​Akhiri Perseteruan, Pemuda Pateten Satu dan Kampung Unyil Sepakat Berikrar Damai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:00

​Kabag Ops Polres Bitung Pantau Pengamanan Voli Pelajar di Sagerat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:24

​Miris, Dua Pelajar di Bitung Terjaring Tim Tarsius Saat Hendak Tawuran Antar Kampung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:59

Rayakan Hari Buruh Internasional, Pelindo Regional 4 Bitung Komitmen Melangkah Maju Bersama Pekerja

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:59

Semangat Hardiknas 2026, Pengurus PGRI Bireuen Ajak Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 04:16

Wujudkan Pendidikan Bermutu, Jajaran Polres Bitung dan Bhayangkari Beri Ucapan Spesial

Sabtu, 2 Mei 2026 - 03:39

Hardiknas 2026: Pemkot Bitung Perkuat Komitmen Pendidikan Inklusif Demi Cetak Generasi Berkarakter

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:43

​Akhiri Perseteruan, Pemuda Pateten Satu dan Kampung Unyil Sepakat Berikrar Damai

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:12

Sinergi Pemkot dan Polres Bitung Kawal Keberangkatan Calon Tamu Allah Menuju Asrama Haji

Berita Terbaru