Bentrok Mencekam di DPRD Sumut Gas Air Mata, Ban Terbakar, Massa dan Polisi Saling Hantam

- Editor

Rabu, 27 Agustus 2025 - 13:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MEDAN | TribuneIndonesia.com
Kantor DPRD Provinsi Sumatera Utara di Jalan Imam Bonjol, Medan, berubah menjadi arena bentrokan mencekam pada Rabu (27/8/2025). Ratusan massa dari Koalisi Cipayung Plus Sumut yang terdiri dari berbagai organisasi mahasiswa GMNI, PMII, HMI, GMKI, PMKRI, IMM hingga KAMMI berhadap-hadapan dengan aparat kepolisian dalam situasi yang semakin tak terkendali.

Sejak siang, bendera-bendera organisasi dikibarkan, orasi bergemuruh, dan ban-ban dibakar di depan kantor DPRD. Massa mendesak para anggota dewan keluar menemui mereka. “Bubarkan DPR RI! Kami ingin rapat rakyat di dalam gedung!” teriak seorang orator dengan nada penuh kemarahan.

Namun, teriakan itu tak berujung pada dialog. Justru situasi berubah brutal ketika dorongan massa berujung kontak fisik dengan polisi. Teriakan, saling pukul, dan lemparan botol membuat suasana berubah jadi medan pertempuran. Aparat yang mengenakan tameng dan perlengkapan lengkap memukul mundur mahasiswa dengan kekerasan. Gas air mata ditembakkan. Suasana ricuh semakin menjadi-jadi.

Baca Juga:  Akhirnya, DPRK Langsa Gelar Rapat Paripurna Pembentukan AKD

Pantauan jurnalis di lokasi, mobil komando aksi tak luput dari sasaran. Kaca depannya pecah dihantam aparat, koordinator aksi ditarik secara paksa dari atas mobil. Namun, kendaraan itu berhasil melarikan diri diiringi kepanikan massa yang berhamburan di jalan raya.

Jalan Imam Bonjol dipenuhi asap ban terbakar, teriakan kesakitan, dan kepanikan massa yang mencoba menyelamatkan diri. Beberapa demonstran berhasil diamankan aparat, namun jumlah pasti penangkapan belum diketahui.

Hingga berita ini diturunkan, Kantor DPRD Sumut sudah dipasangi barikade aparat dan dinyatakan steril. Namun jejak kericuhan masih jelas terlihat: sisa ban terbakar, botol pecah berserakan, dan amarah massa yang terpaksa dipukul mundur dengan kekerasan.

Bentrok siang itu menjadi potret suram hubungan antara mahasiswa dan wakil rakyat. Aspirasi yang seharusnya didengar, justru berujung pada pukulan, gas air mata, dan ketakutan.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Prof. Dr. H. M. Bahrudin Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Pasca-Unjuk Rasa di Jakarta
Kinerja Kapolri Buruk, DPD IMM Aceh Desak Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Polri
Air Mata Persaudaraan untuk Affan Kurniawan
Presiden Prabowo Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pasca Insiden Ricuh di Jakarta
Aliansi Anti Korupsi Indonesia Desak Evaluasi Total Proyek Revitalisasi SLB Negeri Silih Nara Angkup
Warga Banda Aceh Diminta Tidak Terprovokasi Isu Adu Domba
Warga Mengamuk, Tuntut Kades Tandem Hilir I Dipecat
Terkait Buruknya Pengelolaan Lingkungan PT Medco, Penggiat Sosial Desak DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 01:27

Kinerja Kapolri Buruk, DPD IMM Aceh Desak Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Polri

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:44

Air Mata Persaudaraan untuk Affan Kurniawan

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:50

Presiden Prabowo Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pasca Insiden Ricuh di Jakarta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 06:43

Aliansi Anti Korupsi Indonesia Desak Evaluasi Total Proyek Revitalisasi SLB Negeri Silih Nara Angkup

Kamis, 28 Agustus 2025 - 23:37

Warga Banda Aceh Diminta Tidak Terprovokasi Isu Adu Domba

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:07

Warga Mengamuk, Tuntut Kades Tandem Hilir I Dipecat

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:05

Terkait Buruknya Pengelolaan Lingkungan PT Medco, Penggiat Sosial Desak DPRK Aceh Timur Bentuk Pansus

Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:29

Jalan Mulus dan Terang, Warga Tiga Desa di Batang Kuis Sambut Perhatian Pemerintah dengan Syukur

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x