Bakar Semangat Ratusan Siswa SPPI, Pangdam Udayana: Berdayakan Ekonomi Rakyat, Itulah Bela Negara Modern

- Editor

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabanan |Tribuneindoneaia.com Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto memberikan pengarahan strategis kepada 745 Siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kegiatan pembekalan yang berlangsung penuh semangat tersebut digelar di Kelas Lapangan Candradimuka, Rindam IX/Udayana, Jalan Kapten Piere Tendean No. 1, Kediri, Tabanan, Bali, pada Jumat (3 Juli 2026)

Kehadiran Pangdam IX/Udayana beserta rombongan disambut langsung dengan gemuruh yel-yel dari ratusan peserta siswa SPPI yang disuarakan secara serempak dan kompak. Nuansa nasionalisme yang kental menyelimuti Lapangan Candradimuka, menandai dimulainya pembekalan intensif yang mengusung tema “Bela Negara Melalui Kemandirian Ekonomi Rakyat dan Pengamalan 4 Pilar Kebangsaan Sebagai Garda Terdepan NKRI”.

Pangdam IX/Udayana dalam pengarahannya menegaskan bahwa esensi bela negara di era modern telah bertransformasi secara dinamis. Pertahanan negara tidak lagi terbatas pada aspek angkat senjata atau perjuangan fisik militer semata, melainkan erat kaitannya dengan ketahanan pangan, kedaulatan maritim, dan kemandirian ekonomi di tingkat akar rumput.

“Bela negara mencakup upaya nyata kita dalam membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kawasan pesisir. Kehadiran KDKMP dan KNMP adalah implementasi langsung dari amanat konstitusi untuk mengelola ekonomi secara bersama demi kemaslahatan anggota, agar bangsa kita memiliki daya tahan kuat dan tidak bergantung pada pihak luar yang merugikan,” tegas Pangdam di hadapan ratusan siswa.

Mayjen Piek Budyakto juga menguraikan secara mendalam mengenai integrasi nilai kebangsaan, nasionalisme, dan penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah binaan Kodam IX/Udayana yang mencakup Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Landasan yuridis pergerakan ekonomi rakyat ini berakar kuat pada UUD NRI 1945 (khususnya Pasal 27 ayat 3, Pasal 30 ayat 1, dan Pasal 33), UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pengembangan Koperasi Merah Putih.

Baca Juga:  Kapolda Sumut Pimpin Sertijab PJU dan Kapolres, Tekankan Loyalitas Tanpa Sekat

Lebih lanjut, Pangdam meminta seluruh siswa untuk mengaktualisasikan makna nasionalisme berdasarkan Empat Pilar Kebangsaan dalam kerja nyata pengelolaan koperasi sehari-hari. Pengamalan tersebut diwujudkan melalui pengutamaan asas persatuan dan keadilan sesuai Pancasila, kepatuhan konstitusional pada Pasal 33 UUD 1945, menjaga kedaulatan wilayah NKRI agar tidak ada daerah yang tertinggal, serta merawat toleransi di tengah keberagaman sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Di hadapan para siswa, Pangdam juga mengingatkan ancaman non-militer (kontemporer) yang kini gencar menyasar generasi muda, seperti arus negatif penyalahgunaan media sosial, budaya individualisme, sikap anti-pemerintah, paham radikalisme, hingga intoleransi. Pangdam berpesan agar para kader KDKMP dan KNMP mampu menjadi benteng moral, agen perubahan yang meluruskan distorsi informasi, serta proaktif menjaga stabilitas wilayah masing-masing.

Sebagai wujud komitmen TNI dalam menyukseskan program strategis nasional ini, Kodam IX/Udayana memberikan dukungan totalitas, baik berupa pendampingan teknis di lapangan, pengamanan aset, pengembangan jaringan pemasaran, hingga sinergi intensif bersama Pemerintah Daerah dan unsur Forkopimda di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Terbukti hingga Mei 2026, pembentukan unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah jajaran Kodam IX/Udayana telah berhasil mencapai target 100 persen, dengan rincian 38 unit di Provinsi Bali, 55 unit di NTB, dan 73 unit di NTT.

Khusus untuk program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Pangdam menginstruksikan agar fokus dukungan diarahkan pada pencapaian kedaulatan hasil laut, penetapan harga jual yang adil dan wajar bagi para nelayan tradisional, serta pemenuhan pasokan pangan berbasis bahari secara nasional.

Turut hadir mendampingi Pangdam IX/Udayana dalam agenda tersebut antara lain Danrindam IX/Udayana, Liaison Officer (LO) Kemhan RI, Asintel Kasdam IX/Udayana, Wadan Rindam, Kabagum, Kabag Jianbang, Dansecaba, Dandodik Bela Negara, Dandodik Kejuruan Rindam IX/Udayana, serta para pendamping siswa SPPI. (Red)

Berita Terkait

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut
Pangdam IX/Udayana Kerahkan Jajaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Bali
Polemik Dokter Spesialis Anak di Raja Ampat Berujung Baik, Direktur RSUD Tekankan Profesionalitas dan Kepentingan Masyarakat
Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang
Nelayan Meosmanggra Temukan Dugaan Bom Ikan di Waigeo Barat, Ketua HMNI Desak Aparat Bertindak
Surat Pembatalan Tugas dr. Laura Belum Dijawab Bupati, Dokter Tetap Layani Pasien Anak
Surat Pembatalan Penugasan dr. Laura Belum Jelas, Pemkab Raja Ampat Belum Beri Kepastian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:54

Jelang 7 November 2026 Pilkades Serentak Warga Agara Sangat Antusias

Rabu, 4 November 2026 - 06:51

H. Ali Amran Komit Tak Main Uang Di Pilkades Kota Kutacane

Rabu, 4 November 2026 - 05:55

Sabu Diblender dan Ganja Dibakar, Kejari Bireuen Musnahkan Barang Bukti 28 Perkara

Rabu, 4 November 2026 - 04:48

Kapolres Bireuen Ajak Masyarakat Kecamatan Juli Bersatu Berantas Narkotika

Rabu, 4 November 2026 - 03:40

Satlantas Polres Bireuen Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1 Peusangan

Rabu, 4 November 2026 - 00:43

RSUD Raja Ampat Jadi Lokasi Studi Tiru RSUD Oksibil, Dari Papua Pegunungan Belajar ke Papua Laut

Selasa, 3 November 2026 - 19:03

Selasa, 3 November 2026 - 14:17

Gebrakan Ceulangiek: Kembali Pimpin Yayasan Almuslim, Sukses Hadirkan Fakultas Kedokteran dan Gedung Miliaran Rupiah

Berita Terbaru