AKS Langkah Krusial Percepat Penurunan Angka Stunting

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia. Com-Audit Kasus Stunting atau AKS merupakan langkah strategis dan krusial dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Deli Serdang.

Melalui audit tersebut, bukan hanya mengetahui besaran kasus stunting, tetapi juga akar masalah dan faktor risiko yang paling dominan. Temuan tersebut menjadi dasar penting dalam menentukan intervensi yang tepat.

“Seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, camat, serta kepala desa/lurah harus mempelajari secara menyeluruh rekomendasi tim pakar dan menerjemahkannya menjadi rencana aksi nyata,” tegas Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS membuka Diseminasi AKS Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 di Aula Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Deli Serdang, Selasa (9/12/2025).

Integrasi program dan anggaran, pendampingan keluarga terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), validasi data sasaran seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, anak di bawah dua tahun (baduta), dan anak di bawah lima tahu (balita), juga hal penting.

Wabup juga menyoroti adanya persoalan keluarga yang ditemukan di luar data formal pemerintah, seperti keluarga yang mengalami kekurangan pangan, lingkungan kerja dan sosial yang berdampak pada gizi keluarga, dampak situasi bencana, seperti banjir, terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kondisi tersebut harus menjadi perhatian seluruh struktur pemerintahan hingga level desa, serta mendorong penanganan yang lebih responsif dan komprehensif.

“Masa depan Kabupaten Deli Serdang berada pada generasi yang tumbuh saat ini. Mari bekerja dengan empati, tanggung jawab, dan kolaborasi. Penurunan stunting adalah kerja bersama. Kita harus memastikan anak-anak Deli Serdang tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi emas,” tegas Wabup.

Baca Juga:  Pemkab Deli Serdang Apresiasi CSR Kurban PT Angkasa Pura Aviasi

Sebelumnya, pada Diseminasi AKS yang berbagai unsur OPD, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, organisasi profesi, kecamatan lokus stunting, dan pemangku kepentingan lainnya itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Deli Serdang, Adela Sari Lubis STr Keb menyampaikan, percepatan penurunan stunting harus dilakukan melalui kegiatan prioritas Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI).

Strategi tersebut dilaksanakan melalui intervensi spesifik, yakni fokus pada penyebab langsung stunting, seperti peningkatan gizi, layanan kesehatan ibu dan anak, dan intervensi sensitif meliputi penyediaan air bersih, akses sanitasi, lingkungan sehat.

AKS dilaksanakan melalui analisis lapangan dan penilaian kondisi kelompok sasaran untuk mengetahui risiko penyebab stunting serta memberikan rekomendasi tatalaksana bagi pemerintah daerah.

Sejumlah kelompok sasaran AKS sebanyak 96 orang, terdiri dari 15 calon pengantin, 19 ibu hamil, 18 ibu pascasalin, 21 Baduta, dan 23 Balita.

Tahapan AKS telah dilakukan sejak Oktober hingga November 2025, melalui Rapat Koordinasi Tim Teknis dan Pakar (29 Oktober 2025), Bimtek Pengisian Formulir AKS (3 November 2025), Skrining dan Kunjungan Lapangan (6–7 November 2025), Diskusi Hasil Assessment Tim Pakar dan Satgas Stunting, dilanjutkan dengan Diseminasi Hasil AKS, 9 Desember 2025.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Di Balik Tepuk Tangan Paskibraka
Di Balik Upacara Merah Putih di Lubuk Pakam
​Walikota Hengky Honandar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Srikandi Polres Bitung Jadi Komandan
DARI PEKARANGAN KE LUMBUNG: TAMBULAPOT ANGGUR JUPITER BUKTI KOLABORASI KETAHAN PANGAN SIMEULUE
​Hormati Jasa Pejuang, Kejaksaan Negeri Bitung Khusyuk Ikuti Renungan Suci di TMP
Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Renungan Suci di TMP Pakadoodan
Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan
P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:07

Di Balik Tepuk Tangan Paskibraka

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:52

​Walikota Hengky Honandar Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Srikandi Polres Bitung Jadi Komandan

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:09

DARI PEKARANGAN KE LUMBUNG: TAMBULAPOT ANGGUR JUPITER BUKTI KOLABORASI KETAHAN PANGAN SIMEULUE

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15

​Hormati Jasa Pejuang, Kejaksaan Negeri Bitung Khusyuk Ikuti Renungan Suci di TMP

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:48

Sambut HUT ke-81 RI, Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Renungan Suci di TMP Pakadoodan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:55

Proyek P3-TGAI Desa Kuning I Disorot, Plang Tak Terlihat dan TPM Diduga Membiarkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:09

P3-TGAI Desa Kuning I Disorot Tajam, TPM Diduga Tutup Mata: “Kalau Melihat, Kenapa Diam?”

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:36

Tes Urine ASN dan Agenda Perang Narkoba

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Di Balik Tepuk Tangan Paskibraka

Senin, 17 Agu 2026 - 14:07