Peringati 40 Hari Wafatnya Pendiri Komunitas Tasumaro, Keluarga Besar Manuel Gelar Doa Bersama di Wangurer Bitung

- Editor

Sabtu, 7 November 2026 - 12:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sartika Manuel saat bersama Mario Mamuntu di acara 40 hari Alm. Arja bin zakaria Manuel. (ft. talia)

Sartika Manuel saat bersama Mario Mamuntu di acara 40 hari Alm. Arja bin zakaria Manuel. (ft. talia)

Bitung | Tribuneindonesia.com – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman keluarga besar Manuel di kawasan Wangurer Panti Dodik, Kota Bitung, saat dilaksanakannya peringatan 40 hari wafatnya almarhum Arja Bin Zakaria Manuel. Sabtu (07/11/26).

​Acara peringatan yang dipusatkan di Wangurer tersebut dimulai tepat pukul 15.00 WITA, bertepatan dengan waktu selepas salat Asar. Sejumlah kerabat, handai taulan, serta masyarakat setempat hadir memenuhi lokasi acara untuk mengikuti rangkaian doa bersama.

​Kepergian almarhum Arja Bin Zakaria Manuel yang dikenal sebagai pendiri Komunitas Tasumaro meninggalkan kesan mendalam bagi sanak saudara dan warga sekitar.


Berbagai keluarga besar turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara penghiburan ini, di antaranya Kel. Manuel-Olen, Kel. Francisco-Manuel, Kel. Manuel-Rasubala, Kel. Abram-Makaganda, Kel. Manuel-Panggilawan, hingga Kel. Manuel-Mokoagow.


​Koordinasi acara silaturahim dan penghiburan tersebut dikoordinasikan langsung oleh Sartika Manuel selaku Koordinator Lapangan Penanganan WNI Keturunan Filipina. Sartika mengambil peran aktif dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan tertib.

​Selain aktif dalam kegiatan sosial, Sartika Manuel juga dikenal sebagai seorang wartawati yang bertugas di salah satu media online nasional.

Di sela-sela kesibukannya, ia menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada rekan-rekan seprofesi dari media massa yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan meliput acara doa bersama ini.


​”Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan-rekan media yang telah hadir meluangkan waktu untuk meliput dan bersama-sama melantunkan doa dalam acara peringatan 40 hari kepulangan Kakak kami tercinta,”


ujar Sartika Manuel dalam keterangannya.

​Sartika juga menambahkan bahwa kehadiran para insan pers dan kerabat dekat sangat berarti dalam memberikan penguatan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.


“Dukungan moril dan kehadiran rekan-rekan sekalian menjadi pelipur lara bagi kami sekeluarga di tengah suasana duka ini,”


tambah Sartika Manuel menutup penyataannya.

​Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan keluarga yang disampaikan oleh mantan Camat Lembeh Utara, Yekonia Nanangkong, S.Pd. Dalam sambutannya, Yekonia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

​Yekonia Nanangkong, S.Pd. juga memaparkan sejarah awal mula kedatangan almarhum Arja Bin Zakaria Manuel ke wilayah Pantai Dodik, Wangurer.

Dalam pemaparannya, ia mengenang kembali perjuangan almarhum ketika pertama kali menginjakkan kaki dan merintis kehidupan di kawasan tersebut.


​”Almarhum merupakan seorang tokoh adat yang memiliki peran besar dalam perjalanan kehidupan masyarakat di wilayah ini, di mana beliau datang dari Pulau Bangka dan menetap di kawasan Pantai Dodik, Kota Bitung, hingga turut membawa perubahan positif dalam pola kehidupan masyarakat serta menjadi pejuang berdirinya kampung ini,”


tutur Yekonia Nanangkong.

Baca Juga:  Kawal Hak Sipil Warga Keturunan Filipina, Korlap Sartika Manuel Apresiasi Langkah Kemenkumham dan Pemkot Bitung

Acara inti kemudian diisi dengan penyampaian tauziah keagamaan oleh ustad penceramah yang hadir memenuhi undangan keluarga.

Dalam ceramahnya, sang ustad menegaskan pentingnya memperkuat keimanan serta mengingatkan kembali tentang hakikat tugas manusia selama hidup di muka bumi.


​”Manusia diciptakan di muka bumi ini memiliki tugas utama untuk mencari bekal ketaqwaan yang nantinya akan dibawa ketika kembali menghadap ke hadirat Allah SWT,”


ungkap ustad penceramah dalam tauziahnya di hadapan para jamaah.

​Ustad penceramah juga menambahkan bahwasannya kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah gerbang menuju fase kehidupan baru di alam barzakh.

Tanpa persiapan dan amal ibadah yang cukup, seseorang akan menghadapi berbagai kesulitan di alam kubur tersebut.


​”Kematian bukanlah akhir dari kehidupan, karena setelah manusia meninggal maka dia akan memasuki kehidupan baru di alam barzakh, dan tanpa bekal amal shaleh, manusia tersebut tentu akan menghadapi berbagai problem di alam barzakh,”


tegas ustad penceramah kepada para tamu undangan.

​Selain masalah akhirat, ustad penceramah turut menyinggung pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama manusia atau yang dikenal dengan istilah hablumminannas.

Hubungan sosial yang harmonis dinilai sebagai kunci utama terciptanya kehidupan bermasyarakat yang damai dan rukun.


​”Kita harus senantiasa menjaga hubungan sesama manusia atau hablumminannas dengan sebaik-baiknya, sehingga dengan demikian kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih baik, harmonis, serta penuh dengan rasa kekeluargaan,”


pesan ustad penceramah mengakhiri sesi tausiahnya.

​Menjelang akhir kegiatan, sebelum ditutup dengan doa bersama dan santap kasih, pihak Pemerintah Kelurahan yang diwakili oleh Kepala Lingkungan setempat menyampaikan sejumlah pesan penting.

Pesan tersebut berfokus pada imbauan untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pentingnya merawat kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Turut hadir dalam acara keagamaan  tersebut Dewan Presidium Kerukunan Esa Keter, Richaed Mamuntu bersama Mario Mamuntu serta tamu undangan. (kiti)

Berita Terkait

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026
PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI
LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.
SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK
Terima Penghargaan dari KPU Bitung, PWI Komit Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis
Gerbong Narkotika Jenis Ganja Terungkap Polres Subulussalam Sita 7,27 Kg Ganja dan 11,84 Gram Sabu, 8 Tersangka Dibekuk
Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Kunker Danrem 131/Santiago di Makodim 1310
Wadirut PLN dan EVP Umum ‘Kompak’ Resmikan Kantor PLN UP3 Sukoharjo, Tahukah Dirut?
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:20

Hengky Honandar Sabet Penghargaan Kepala Daerah Terbaik Penggerak Ekspor di PWI Sulut Awards 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 01:09

PENCURIAN PERANGKAT BTS XL SMART KEMBALI TERULANG! JARINGAN ACEH TAMIANG TERGANGGU, WARGA TERANCAM TERISOLASI KOMUNIKASI

Sabtu, 7 November 2026 - 01:03

LMND SIMEULUE MINTA COPOT KOMANDAN, ADILI OKNUM.

Jumat, 6 November 2026 - 16:00

SERUAN KEMANUSIAAN SITI MUNAWAROH MEMBUTUHKAN 2 KANTONG DARAH O POSITIF, KELUARGA BERHARAP PEMERINTAH, BUMN, BUMS, TNI, POLRI DAN RELAWAN BERGERAK

Jumat, 6 November 2026 - 12:29

Terima Penghargaan dari KPU Bitung, PWI Komit Tingkatkan Profesionalisme Jurnalis

Jumat, 6 November 2026 - 12:17

Gerbong Narkotika Jenis Ganja Terungkap Polres Subulussalam Sita 7,27 Kg Ganja dan 11,84 Gram Sabu, 8 Tersangka Dibekuk

Jumat, 6 November 2026 - 07:43

Walikota Bitung Hengky Honandar Hadiri Kunker Danrem 131/Santiago di Makodim 1310

Jumat, 6 November 2026 - 06:36

Wadirut PLN dan EVP Umum ‘Kompak’ Resmikan Kantor PLN UP3 Sukoharjo, Tahukah Dirut?

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bitung Altin Abraham Tumengkol SIP, M.Si  saat memberikan Materi Pinter Bermedsos kepada Anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 1 Bitung. (ft. Dinas Kominfo Bitung)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Kadis Kominfo Altin Tumengkol Bekali PMR SMPN 1 Bitung Ilmu Bermedsos Sehat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:57