
ACEH TENGGARA — Proyek rehabilitasi dan revitalisasi fasilitas pendidikan di daerah kembali menuai perhatian publik. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpampang di lokasi, SD Negeri Maha Singkil yang terletak di Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh, tercatat mendapatkan alokasi dana fantastis senilai Rp987.982.728.
Proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 melalui program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Bencana Satuan Pendidikan Dasar Tahun 2026.
Rincian Proyek Revitalisasi SD Negeri Maha Singkil:
* Nama Kegiatan: Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Bencana Satuan Pendidikan Dasar Tahun 2026.
* Pekerjaan: Revitalisasi Bencana Satuan Pendidikan SD Negeri Maha Singkil.
* Jumlah Dana Bantuan: Rp. 987.982.728.
* Sumber Dana: APBN Tahun Anggaran 2026.
* Pelaksana: Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri Maha Singkil.
* Waktu Pelaksanaan: 150 Hari Kalender.
Kritik Penggunaan Anggaran dan Mekanisme P2SP
Dengan digontorkannya dana mendekati angka Rp1 miliar untuk satu satuan pendidikan, berbagai elemen masyarakat dan pegiat pemantau pembangunan mendesak adanya pengawasan ketat. Penggunaan skema swakelola melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dinilai kerap menjadi celah yang minim pengawasan independen jika tidak dikawal secara transparan oleh pihak berwenang.
Sejumlah pertanyaan kritis mengemuka di tengah masyarakat Bukit Tusam:
* Kesesuaian Spesifikasi: Apakah pengerjaan fisik revitalisasi senilai hampir Rp988 juta ini benar-benar diserap secara optimal sesuai tingkat kerusakan pasca-bencana di SD Negeri Maha Singkil?
* Kualitas Bangunan: Mengingat waktu pelaksanaan dipatok selama 150 hari kalender, publik mendesak agar bangunan sekolah yang dihasilkan memenuhi standar keamanan konstruksi dan bukan sekadar renovasi asal-asalan.
* Keterbukaan Informasi: Minimnya pelibatan pengawasan luar dikhawatirkan dapat menimbulkan potensi penyelewengan anggaran yang bersumber dari uang negara (APBN).
Desakan Investigasi dan Pengawasan Publik
Tim media TRIMBUNEINDONESIA.COM akan terus memantau progres fisik pembangunan di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara dan instansi pengawas, guna meminta keterbukaan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek ini.
Masyarakat dan para orang tua murid di Kecamatan Bukit Tusam diharapkan turut aktif mengawal jalannya proyek revitalisasi ini agar fasilitas belajar mengajar bisa segera digunakan dengan aman, nyaman, serta tepat sasaran.
Tim Redaksi TRIMBUNEINDONESIA.COM akan terus menghadirkan pembaruan berita investigasi terkait perkembangan proyek revitalisasi ini.










