TribuneIndonesia.com I Batang Kuis-Band Night Angel asal Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, terus merambah kancah musik underground Kota Medan dengan mengusung aliran Gothic Metal yang memiliki karakter vokal garang, perpaduan gitar progresif, dentuman bass yang kuat, serta permainan drum bernuansa gelap dan gemuruh
Berdiri sejak 1999, Night Angel telah melewati perjalanan panjang dengan tiga generasi pergantian personel. di tengah perubahan tersebut, Ilham Gondrong selaku gitaris pertama sekaligus pendiri band tetap konsisten mempertahankan eksistensi Night Angel di tengah dinamika musik underground yang terus berkembang
Kini, Night Angel diperkuat oleh Nia sebagai vokalis, Ilham Gondrong sebagai gitaris pertama, Nico pada gitar kedua, Dedek pada bass, serta Siswo sebagai drummer. Formasi ini menghadirkan perpaduan karakter musikal yang menjadi identitas Night Angel dalam mengarungi panggung demi panggung
Nia membawa warna tersendiri melalui karakter vokal yang garang dan penuh tenaga. Kehadirannya mempertegas nuansa Gothic Metal Night Angel, sekaligus memberikan identitas vokal yang kuat dalam setiap penampilan
di sektor gitar, Ilham Gondrong menjadi sosok penting dalam perjalanan band. Petikan gitarnya memadukan unsur Metal Progresif dengan karakter musik gelap yang menjadi ciri khas Night Angel. Sebagai pendiri sekaligus personel yang bertahan sejak awal, Ilham memiliki peran besar dalam menjaga arah musikal dan keberlangsungan band
Sementara itu, Nico mengisi posisi gitar kedua dengan permainan yang memperkaya lapisan melodi dan karakter aransemen. Dedek melalui permainan bass menghadirkan fondasi ritme yang kuat, sedangkan Siswo mengendalikan permainan drum dengan pukulan dinamis yang mempertegas gemuruh kelam dalam komposisi musik Night Angel
Perjalanan Night Angel turut ditandai dengan sejumlah lagu yang masih melekat di ingatan para penggemarnya. Dua di antaranya adalah Takdir dan Menangis di Kesunyian, yang dikenal sebagai karya andalan band tersebut dan tetap memiliki tempat di kalangan pendengar setianya
Bagi Night Angel, pergantian personel dalam tiga generasi menjadi bagian dari perjalanan panjang mempertahankan sebuah band di tengah perkembangan musik underground. Konsistensi Ilham Gondrong menjaga Night Angel sejak kelahirannya pada 1999 menjadi salah satu faktor penting yang membuat nama band ini tetap bertahan hingga sekarang
dengan dukungan Nia, Dedek, Siswo, serta personel lainnya, Night Angel terus memelihara semangat bermusik dan menyiapkan karya-karya baru yang diharapkan dapat memperkuat identitas mereka di kancah Gothic Metal, khususnya di Kota Medan dan sekitarnya
Bagi para personelnya, musik menjadi wadah untuk mengekspresikan karakter, kreativitas, dan semangat berkarya. Night Angel pun bertekad terus melahirkan lagu-lagu yang memiliki ciri khas kuat serta mampu meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemarnya dan antara generasi.(Ilham Gondrong)














