Resmi Definitif, PSSI Aceh Tamiang Siap Bangkit dan Berprestasi

- Editor

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tamiang – Tribuneindonesia.com

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Aceh Tamiang resmi memiliki kepengurusan definitif setelah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) PSSI Aceh Nomor SKEP/03/PSSI-ACEH/VII/2026 tanggal 29 Juli 2026. SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PSSI Aceh, Nazir Adam, S.E., M.M.

Pengesahan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus membangun masa depan sepak bola Aceh Tamiang yang lebih maju dan berprestasi.

 

Syahriel Nasir, S.Kom., dipercaya sebagai Ketua PSSI Aceh Tamiang. Dengan kepengurusan definitif tersebut, organisasi diharapkan mampu bergerak lebih terarah dalam menjalankan program kerja, memperkuat pembinaan, dan meningkatkan prestasi sepak bola daerah.

Berdasarkan susunan Dewan Pengurus Harian dalam SK, Syahriel Nasir, S.Kom., menjabat Ketua; Zulkifli sebagai Wakil Ketua; Sayed Mahdi, M.Si., M.MA., sebagai Sekretaris; Umar Syahdan, S.E., sebagai Bendahara; serta Alfat, S.Sos.I., sebagai Wakil Bendahara.

Pengesahan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membenahi tata kelola organisasi dan mengembangkan potensi sepak bola di Kabupaten Aceh Tamiang.

Ketua definitif PSSI Aceh Tamiang, Syahriel Nasir, diharapkan mampu membawa organisasi menjadi lebih solid, profesional, dan berorientasi pada prestasi.

“Alhamdulillah, dengan terbitnya SK pengesahan ini, PSSI Aceh Tamiang kini memiliki kepengurusan definitif. Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat organisasi dan menjalankan roda pembinaan sepak bola secara lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” demikian ujar Syahriel.

Menurutnya, amanah tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan hanya aktivitas organisasi. PSSI diharapkan hadir sebagai wadah yang mampu menyatukan klub, pemain, pelatih, wasit, dan seluruh insan sepak bola.

Pembinaan pemain usia dini dan kelompok umur menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperkuat. Potensi pesepak bola lokal harus mendapat kesempatan berkembang melalui latihan yang konsisten, kompetisi berjenjang, serta dukungan pelatih yang berkualitas.

“Aceh Tamiang memiliki potensi pesepak bola yang perlu dibina secara serius. Kami ingin memperkuat peran klub dan sekolah sepak bola (SSB), sekaligus mendorong kompetisi yang berkesinambungan agar lahir pemain-pemain berkualitas dari daerah ini,” demikian draf pernyataan Syahriel.

Baca Juga:  RSUD Aulia Pandeglang Diduga Alihkan Pasien BPJS ke Umum, GWI Pandeglang: “Human Error Tidak Bisa Jadi Alasan”

Selain pembinaan, konsolidasi internal dan kebersamaan antarklub menjadi kunci untuk membangun organisasi yang sehat. Perbedaan pandangan perlu diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah demi kepentingan sepak bola Aceh Tamiang.

 

“Kami mengajak seluruh klub, SSB, dan insan sepak bola untuk bersama-sama membangun sepak bola daerah. Tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan. Saatnya kita mengutamakan kepentingan sepak bola di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” demikian pernyataan yang disiapkan untuk ketua definitif tersebut.

 

PSSI Aceh Tamiang juga diharapkan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, dunia usaha, serta masyarakat. Dukungan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembinaan, penyelenggaraan kompetisi, dan ketersediaan fasilitas olahraga.

 

Kepengurusan definitif ini turut membawa harapan agar kompetisi sepak bola di Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih teratur dan berkesinambungan. Dengan demikian, klub-klub lokal memiliki ruang yang lebih baik untuk mengembangkan pemain dan mengukur hasil pembinaan.

 

Tantangan berikutnya adalah menyusun program kerja yang realistis, transparan, dan terukur. Pendataan klub dan pemain, pembinaan usia muda, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola organisasi perlu menjadi bagian dari agenda kerja.

 

“Kami tidak ingin PSSI hanya hadir sebagai organisasi administratif. PSSI harus mampu menghadirkan pembinaan nyata, kompetisi yang teratur, dan prestasi yang membanggakan masyarakat. Fokus kami adalah bekerja dan membangun fondasi sepak bola Aceh Tamiang agar semakin diperhitungkan,” demikian draf pernyataan Syahriel Nasir.

Dengan kepengurusan definitif yang telah disahkan melalui SK PSSI Aceh, PSSI Aceh Tamiang kini memiliki momentum untuk bergerak bersama. Keberhasilan kepengurusan ini pada akhirnya akan dinilai dari program yang terlaksana, kualitas pembinaan, persatuan insan sepak bola, serta prestasi yang mampu diraih.

(Redaksi)

Berita Terkait

Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus
Nilai 91,728, Pelayanan Investasi Deli Serdang Diuji
Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Dana BOS SMKN 3 Medan Rp973 Juta Dipertanyakan, Dugaan Upaya Suap Wartawan Mencuat
Taufik Sarasa Dukung Turnamen Biliar Lokal Raja Ampat, Total Hadiah Rp10 Juta
Taufik Sarasa Dukung Turnamen Biliar Lokal Raja Ampat, Total Hadiah Rp10 Juta
13 Tahun Kasus Dugaan Penyerobotan Tanah Tak Jelas, Ketua Peradi Sorong Pertanyakan Nasib Laporan terhadap Labora Sitorus
Banjir Aceh Tenggara, Dinsos Siapkan Dapur Umum, M. Jenen: Seluruh OPD Harus Turun Tangan!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 05:12

Berkas Penyidikan Disebut Belum Ditemukan, Yasin Desak Kepastian Hukum Kasus Labora Sitorus

Selasa, 13 Oktober 2026 - 04:30

Eks GAM Denmark, Eropa Soroti Lambannya Penyerapan TKD, Minta Pengawasan Diperketat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:47

Kualitas Udara Sorong Memburuk, PM2.5 Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:47

Kapolres Bireuen Tandatangani Kerja Sama dengan Universitas Almuslim

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:30

Gema Selawat di Masjid Sultan Jeumpa: Harapan Baru Bireuen Bangkit Pascabencana

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:31

PEMALSUAN DOKUMEN & PEREBUTAN KENDALI: Sengketa Dalam Tubuh Federasi Karate Tradisional Indonesia  

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:02

Keterbukaan Informasi Minim, Proyek Irigasi Dipertanyakan — Standar Keselamatan Kerja Juga Diabaikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:00

Keterbukaan Informasi Minim, Proyek Irigasi Dipertanyakan — Standar Keselamatan Kerja Juga Diabaikan

Berita Terbaru

Headline news

Resmi Definitif, PSSI Aceh Tamiang Siap Bangkit dan Berprestasi

Selasa, 13 Okt 2026 - 04:44

Headline news

Nilai 91,728, Pelayanan Investasi Deli Serdang Diuji

Selasa, 13 Okt 2026 - 03:42